Toyota Kijang Innova Diesel Bekas 2023, Ada Paket TDP Rp 15 Juta
12 April 2026, 11:00 WIB
Kijang Innova Diesel bekas kini dijual dengan harga lebih mahal ketimbang Zenix hybrid, selisih belasan juta
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Harga dari Toyota Kijang Innova diesel bekas kini dijual lebih mahal bila dibandingkan dengan Zenix G Hybrid. Selisih harga antara keduanya pun terbilang cukup jauh, hingga belasan juta rupiah.
Berdasarkan salah satu situs jual beli, Toyota Kijang Innova diesel 2022 dijual Rp485 juta atau lebih mahal Rp16.4 juta dibandingkan Zenix G Hybrid. Berdasarkan situs resmi, mobil elektrifikasi tersebut dibanderol Rp468.6 juta.
Walau memiliki status sebagai mobil bekas, tetapi kondisi kendaraan tersebut memang terbilang antik. Pasalnya semua terlihat baik dan diklaim masih dari tangan pertama dengan jumlah perjalanan yang sudah ditempuh adalah 15.000 km.
Diler pun sudah menyediakan beberapa paket kredit yang bisa diambil yaitu TDP Rp123 jutaan serta cicilan hanya Rp12 jutaan selama 47 kali. Sementara paket kedua ditawarkan dengan TDP Rp60 juta dan cicilan Rp11.9 jutaan tenor 60 bulan.
Perlu diketahui bahwa Toyota Kijang Innova Venturer diesel dibekali oleh mesin berkapasitas 2.393 cc. Jantung pacu tersebut menghasilkan tenaga sebesar 147 hp dengan torsi 360 Nm dan transmisi enam percepatan otomatis.
Selain memiliki mesin tangguh, model ini juga menggunakan sistem penggerak roda belakang. Hingga banyak yang menilai kemampuan menanjaknya lebih mumpuhi ketimbang Zenix.
Selain memiliki mesin yang menggoda, mobil pun sudah dibekali beberapa fitur unggulan lain. Sebut saja Automatic Climate Control, Arm Rest, Power Outlet hingga Bottle Holder di beberapa lokasi.
Fitur keselamatan mobil juga terbilang cukup lengkap untuk melindungi pengendara dan penumpang. Sebut saja Anti Lock Braking System, Airbag, Kamera Belakang, Vehicle Stability Control System, Sensor Parkir hingga EBD (Electronic Brake Distribution).
Sebagai catatan, kelahiran Zenix tidak serta merta membuat Toyota Kijang Innova generasi keenam berhenti dijual. Produksinya masih dilakukan dan pemintaan pasar tetap tinggi.
Pabrikan asal Jepang tersebut mengklaim bahwa penjualan mobil mencapai 1.000 unit setiap bulan. Permintaan tidak terbatas pada pasar fleet karena masih banyak juga pelanggan retail menggunakannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 April 2026, 11:00 WIB
05 Februari 2024, 16:45 WIB
28 Januari 2024, 07:58 WIB
17 Desember 2023, 14:40 WIB
26 November 2023, 08:23 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026