Toyota Serahkan 3 Unit Innova Ambulans ke Aceh Tamiang
04 Juni 2026, 19:34 WIB
Produksi Zenix belum maksimal menjadi salah satu penyebab Toyota Kijang Innova Reborn masih laris di pasaran
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Toyota Kijang Innova Reborn hingga saat ini masih diproduksi di Indonesia. Meskipun generasi ketujuh telah hadir di Tanah Air namun versi sebelumnya masih diminati.
Seperti telah diwartakan sebelumnya bahwa penjualan Toyota Kijang Innova Reborn, masih menyentuh angka 1.000 unit perbulannya. Adapun kebanyakan unitnya didominasi konsumen fleet.
Permintaan Innova Reborn yang terbilang tinggi perbulannya, disebabkan oleh pasokan Zenix belum maksimal. Sehingga konsumen kembali melirik model terdahulunya.
“Fenomena ini terjadi karena Zenix hingga sekarang masih inden. Sekarang kita secara bertahap meningkatkan produksi untuk memangkas waktu inden,” kata Anton Jimmy, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) beberapa waktu lalu.
Selain terkendala stok unit, Toyota Kijang Innova Reborn juga memiliki reputasi positif di mata masyarakat. Kemampuan mesin yang bisa diandalkan disertai kabin luas menjadi nilai tambah tersendiri.
Mengusung nama Kijang nan legendaris membuat MPV medium tujuh penumpang ini dicintai konsumen setianya di Tanah Air.
TAM sendiri belum berniat untuk menghentikan produksi Innova Reborn. Disebutkan generasi keenamnya tetap diproduksi dengan syarat.
“Innova Reborn masih produksi hingga akhir 2024. Sebenarnya keputusannya tergantung demand,” jelasnya kemudian.
Berdasarkan laman resminya Toyota Kijang Innova Reborn berstatus spot order. Artinya unit belum tentu tersedia di diler, tergantung keadaan pabrik.
Adapun varian yang dipasarkan tipe G 2.4 AT dibanderol Rp424.9 juta. Mesin diesel 2.400 cc berkode 2 GD FTV empat silinder segaris dipercaya mampu menghasilkan daya 146 hp pada 3.400 rpm.
Sedangkan torsi puncaknya diyakini bisa mencapai 359 Nm pada 1.200 – 2.600 rpm.
Diniagakan menggunakan harga di atas Rp400 jutaan, calon konsumen bisa mendapatkannya lebih mudah dengan cara mencicil. Berikut TrenOto merangkum skema kreditnya menggunakan kalkulator salah satu kenamaan di Indonesia.
|
Tenor |
Total DP (TDP) |
Angsuran |
|
1 Tahun |
Rp130.181.000 |
Rp30.636.000 |
|
2 Tahun |
Rp118.523.000 |
Rp15.913.000 |
|
3 Tahun |
Rp117.810.000 |
Rp11.030.000 |
|
4 Tahun |
Rp119.726.000 |
Rp8.700.000 |
|
5 Tahun |
Rp121.908.000 |
Rp7.534.000 – Rp7.718.000 |
|
6 Tahun |
Rp123.477.000 |
Rp6.772.000 – Rp6.904.000 |
Hitungan cicilan di atas menggunakan DP (Down Payment) 20 persen, asuransi kombinasi (Comprehensive + TLO), dan area Jakarta, Jawa Barat hingga Banten.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Juni 2026, 19:34 WIB
18 Februari 2026, 10:00 WIB
17 Januari 2026, 11:00 WIB
23 Desember 2025, 18:00 WIB
02 Desember 2025, 12:00 WIB
Terkini
16 September 2026, 09:00 WIB
Shell harus menggelontorkan investasi cukup besar, hingga Rp 1,2 triliun untuk membuat pabrik gemuk di Marunda
16 September 2026, 06:00 WIB
Pengguna mobil pribadi dengan pelat ganjil hari ini wajib waspada karena ada aturan Ganjil Genap Jakarta
16 September 2026, 06:00 WIB
Berikut adalah daftar lokasi serta jadwal SIM keliling Jakarta yang beroperasi hari ini, simak syaratanya
16 September 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara hari ini bisa lebih mudah dengan mendatangi salah satu lokasi SIM keliling Bandung
15 September 2026, 17:00 WIB
Penjualan mobil diesel yang menjadi salah satu andalan GWM sempat terganggu karena kenaikan harga solar
15 September 2026, 15:00 WIB
Chery Group terus memperluas potensi pengembangan robot humanoid menggunakan berbagai skenario menarik
15 September 2026, 13:00 WIB
Mobil listrik menyumbangkan wholesales tertingginya tahun ini di Agustus, PHEV naik sementara hybrid turun
15 September 2026, 09:00 WIB
Menurut laporan terbaru, kapal-kapal anyar BYD akan mulai dikirim dari galangan mulai 2027 sampai 2029