MG S6 EV Sudah Bisa Dipesan, Estimasi Harga Rp 500 Jutaan
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Kemenperin meminta SAIC Group yang menaungi Wuling, MG dan Maxus menjadikan Indonesia sebagai basis produksi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) baru saja menggelar pertemuan dengan Shanghai Automotive Industry Corporation (SAIC) Motor Corp di Shanghai, Cina pada Kamis (09/10).
Dalam kesempatan tersebut, mereka melontarkan beberapa harapan kepada perusahaan otomotif asal Tiongkok itu.
"Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dengan memperbanyak lini produk kendaraan ramah lingkungan yang sesuai dengan karakteristik konsumen Indonesia," ungkap Eko S.A Cahyanto, Sekretaris Jenderal Kemenperin di laman resmi mereka, Jumat (10/10).
Sebagai informasi, SAIC Motor Corp menaungi beberapa merek. Seperti brand Wuling, MG sampai Maxus.
Pemerintah pun berharap dengan kehadiran mereka di Tanah Air, bisa membawa banyak dampak positif.
"Bersama industri global, Indonesia siap menjadi pusat produksi dan ekspor Electric Vehicle (EV) di kawasan," lanjut Eko.
Dalam pertemuan itu juga dibahas mengenai kontribusi Wuling di Tanah Air. Seperti memproduksi kendaraan listrik komersial dengan TKDN lebih dari 40 persen.
Lalu turut mengembangkan Magic Battery Wuling, sebagai bagian dari ekosistem EV nasional.
Berangkat dari fakta di atas, Kemenperin kembali mendorong Wuling, MG maupun Maxus dapat memperluas lini elektrifikasi mereka.
Tak berhenti sampai di situ, produk-produk EV tersebut diharapkan dapat disesuaikan dengan karakteristik konsumen di Indonesia.
"Pemerintah mengajak SAIC memperkuat kapasitas ekspor EV guna menjadikan Indonesia pusat produksi dan ekspor kendaraan listrik di ASEAN," tegas Eko.
Di sisi lain Kemenperin turut meminta pembaruan informasi terkait rencana invetasi produk mobil listrik asal Cina itu.
Kemudian memberikan kisi-kisi pengembangan platform elektrifikasi berikutnya di Indonesia. Sekadar mengingatkan, Wuling telah memasarkan sejumlah produk buat konsumen di Tanah Air.
Seperti contoh Wuling Air ev, BinguoEV, Cloud EV sampai Mitra EV. Jadi konsumen memiliki banyak opsi kendaraan roda empat setrum.
Sedangkan MG tidak mau kalah agresif dalam memasarkan mobil listrik. Mereka sudah meniagakan MG 4 EV, MG ZS EV sampai Cyberster.
Sementara untuk Maxus baru menawarkan dua mobil listrik di Indonesia. Masing-masing adalah Mifa 7 maupun 9.
Perlu diketahui SAIC telah mendirikan lebih dari 170 gerai penjualan serta servis di Indnonesia.
Berkat berbagai trobosan tersebut, pasar mobil listrik Indonesia semakin ramai. Masyarakat memiliki banyak pilihan EV.
Mampu mendorong masyarakat beralih dari kendaraan roda empat konvensional. Kemudian mengandalkan mobil listrik buat kegiatan sehari-hari.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
29 September 2026, 14:39 WIB
25 September 2026, 19:00 WIB
24 September 2026, 21:22 WIB
19 September 2026, 09:00 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen