Wuling Daftarkan Mobil Listrik Baru, Air ev Versi Empat Pintu
25 Mei 2026, 20:00 WIB
Kemenperin meminta SAIC Group yang menaungi Wuling, MG dan Maxus menjadikan Indonesia sebagai basis produksi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) baru saja menggelar pertemuan dengan Shanghai Automotive Industry Corporation (SAIC) Motor Corp di Shanghai, Cina pada Kamis (09/10).
Dalam kesempatan tersebut, mereka melontarkan beberapa harapan kepada perusahaan otomotif asal Tiongkok itu.
"Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dengan memperbanyak lini produk kendaraan ramah lingkungan yang sesuai dengan karakteristik konsumen Indonesia," ungkap Eko S.A Cahyanto, Sekretaris Jenderal Kemenperin di laman resmi mereka, Jumat (10/10).
Sebagai informasi, SAIC Motor Corp menaungi beberapa merek. Seperti brand Wuling, MG sampai Maxus.
Pemerintah pun berharap dengan kehadiran mereka di Tanah Air, bisa membawa banyak dampak positif.
"Bersama industri global, Indonesia siap menjadi pusat produksi dan ekspor Electric Vehicle (EV) di kawasan," lanjut Eko.
Dalam pertemuan itu juga dibahas mengenai kontribusi Wuling di Tanah Air. Seperti memproduksi kendaraan listrik komersial dengan TKDN lebih dari 40 persen.
Lalu turut mengembangkan Magic Battery Wuling, sebagai bagian dari ekosistem EV nasional.
Berangkat dari fakta di atas, Kemenperin kembali mendorong Wuling, MG maupun Maxus dapat memperluas lini elektrifikasi mereka.
Tak berhenti sampai di situ, produk-produk EV tersebut diharapkan dapat disesuaikan dengan karakteristik konsumen di Indonesia.
"Pemerintah mengajak SAIC memperkuat kapasitas ekspor EV guna menjadikan Indonesia pusat produksi dan ekspor kendaraan listrik di ASEAN," tegas Eko.
Di sisi lain Kemenperin turut meminta pembaruan informasi terkait rencana invetasi produk mobil listrik asal Cina itu.
Kemudian memberikan kisi-kisi pengembangan platform elektrifikasi berikutnya di Indonesia. Sekadar mengingatkan, Wuling telah memasarkan sejumlah produk buat konsumen di Tanah Air.
Seperti contoh Wuling Air ev, BinguoEV, Cloud EV sampai Mitra EV. Jadi konsumen memiliki banyak opsi kendaraan roda empat setrum.
Sedangkan MG tidak mau kalah agresif dalam memasarkan mobil listrik. Mereka sudah meniagakan MG 4 EV, MG ZS EV sampai Cyberster.
Sementara untuk Maxus baru menawarkan dua mobil listrik di Indonesia. Masing-masing adalah Mifa 7 maupun 9.
Perlu diketahui SAIC telah mendirikan lebih dari 170 gerai penjualan serta servis di Indnonesia.
Berkat berbagai trobosan tersebut, pasar mobil listrik Indonesia semakin ramai. Masyarakat memiliki banyak pilihan EV.
Mampu mendorong masyarakat beralih dari kendaraan roda empat konvensional. Kemudian mengandalkan mobil listrik buat kegiatan sehari-hari.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Mei 2026, 20:00 WIB
18 Mei 2026, 19:19 WIB
10 Mei 2026, 18:48 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
07 Mei 2026, 21:00 WIB
Terkini
02 Juni 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez memiliki peluang meraih podium pada MotoGP Hungaria 2026 jika mampu tampil konsisten dan maksimal
02 Juni 2026, 09:00 WIB
Saat penjualan masih tertinggal dari merek Jepang lain, Nissan berencana menambah portfolio produknya di RI
02 Juni 2026, 07:00 WIB
BYD Seal PHEV berpotensi jadi produk hybrid berikutnya setelah M6 DM-i, sudah terdaftar di Indonesia
02 Juni 2026, 06:10 WIB
Ganjil genap Jakarta terkini tidak hanya mengandalkan petugas namun juga dibantu oleh teknologi ETLE
02 Juni 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan di SIM keliling Jakarta hari ini, simak daftar persyaratan yang harus dipenuhi
02 Juni 2026, 06:00 WIB
Pengendara motor dan mobil bisa memanfaatkan keberadaan SIM keliling Bandung hari ini di dua tempat berbeda
01 Juni 2026, 19:22 WIB
SPBU Shell maupun BP AKR terpantau melakukan penyesuian harga BBM jenis diesel mulai hari ini, Senin (01/06)
01 Juni 2026, 13:20 WIB
Pada Juni 2026 Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM pada beberapa produk mereka, seperti di Solar