Penjualan Wuling Air ev Tahun 2025 Tembus 3 Ribu Unit, Terlaris
23 Januari 2026, 13:14 WIB
Kemenperin meminta SAIC Group yang menaungi Wuling, MG dan Maxus menjadikan Indonesia sebagai basis produksi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) baru saja menggelar pertemuan dengan Shanghai Automotive Industry Corporation (SAIC) Motor Corp di Shanghai, Cina pada Kamis (09/10).
Dalam kesempatan tersebut, mereka melontarkan beberapa harapan kepada perusahaan otomotif asal Tiongkok itu.
"Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dengan memperbanyak lini produk kendaraan ramah lingkungan yang sesuai dengan karakteristik konsumen Indonesia," ungkap Eko S.A Cahyanto, Sekretaris Jenderal Kemenperin di laman resmi mereka, Jumat (10/10).
Sebagai informasi, SAIC Motor Corp menaungi beberapa merek. Seperti brand Wuling, MG sampai Maxus.
Pemerintah pun berharap dengan kehadiran mereka di Tanah Air, bisa membawa banyak dampak positif.
"Bersama industri global, Indonesia siap menjadi pusat produksi dan ekspor Electric Vehicle (EV) di kawasan," lanjut Eko.
Dalam pertemuan itu juga dibahas mengenai kontribusi Wuling di Tanah Air. Seperti memproduksi kendaraan listrik komersial dengan TKDN lebih dari 40 persen.
Lalu turut mengembangkan Magic Battery Wuling, sebagai bagian dari ekosistem EV nasional.
Berangkat dari fakta di atas, Kemenperin kembali mendorong Wuling, MG maupun Maxus dapat memperluas lini elektrifikasi mereka.
Tak berhenti sampai di situ, produk-produk EV tersebut diharapkan dapat disesuaikan dengan karakteristik konsumen di Indonesia.
"Pemerintah mengajak SAIC memperkuat kapasitas ekspor EV guna menjadikan Indonesia pusat produksi dan ekspor kendaraan listrik di ASEAN," tegas Eko.
Di sisi lain Kemenperin turut meminta pembaruan informasi terkait rencana invetasi produk mobil listrik asal Cina itu.
Kemudian memberikan kisi-kisi pengembangan platform elektrifikasi berikutnya di Indonesia. Sekadar mengingatkan, Wuling telah memasarkan sejumlah produk buat konsumen di Tanah Air.
Seperti contoh Wuling Air ev, BinguoEV, Cloud EV sampai Mitra EV. Jadi konsumen memiliki banyak opsi kendaraan roda empat setrum.
Sedangkan MG tidak mau kalah agresif dalam memasarkan mobil listrik. Mereka sudah meniagakan MG 4 EV, MG ZS EV sampai Cyberster.
Sementara untuk Maxus baru menawarkan dua mobil listrik di Indonesia. Masing-masing adalah Mifa 7 maupun 9.
Perlu diketahui SAIC telah mendirikan lebih dari 170 gerai penjualan serta servis di Indnonesia.
Berkat berbagai trobosan tersebut, pasar mobil listrik Indonesia semakin ramai. Masyarakat memiliki banyak pilihan EV.
Mampu mendorong masyarakat beralih dari kendaraan roda empat konvensional. Kemudian mengandalkan mobil listrik buat kegiatan sehari-hari.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Januari 2026, 13:14 WIB
19 Januari 2026, 18:00 WIB
18 Januari 2026, 07:00 WIB
17 Januari 2026, 09:00 WIB
15 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
24 Januari 2026, 17:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
24 Januari 2026, 15:00 WIB
Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026
24 Januari 2026, 11:17 WIB
Yamaha Fazzio Hybrid tampil lebih segar di awal 2026 dengan diberikan warna maupun grafis baru di seluruh tipe
24 Januari 2026, 09:00 WIB
Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai
24 Januari 2026, 07:00 WIB
Pemesanan Honda Prelude sudah mulai dibuka pada 23 Januari, namun hanya tersedia di diler-diler tertentu
23 Januari 2026, 21:06 WIB
Demi memberikan wadah kepada para pencinta modifikasi di Indonesia, kick off IMX 2026 baru saja dimulai
23 Januari 2026, 19:00 WIB
Material bangunan BMW mengedepankan keberlanjutan, masih tetap dibalut konsep global yaitu Retail.Next