MG ZS Hybrid+ Masuk Indonesia, Ramaikan Segmen SUV Kompak
16 Juli 2026, 22:00 WIB
Kemenperin meminta SAIC Group yang menaungi Wuling, MG dan Maxus menjadikan Indonesia sebagai basis produksi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) baru saja menggelar pertemuan dengan Shanghai Automotive Industry Corporation (SAIC) Motor Corp di Shanghai, Cina pada Kamis (09/10).
Dalam kesempatan tersebut, mereka melontarkan beberapa harapan kepada perusahaan otomotif asal Tiongkok itu.
"Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dengan memperbanyak lini produk kendaraan ramah lingkungan yang sesuai dengan karakteristik konsumen Indonesia," ungkap Eko S.A Cahyanto, Sekretaris Jenderal Kemenperin di laman resmi mereka, Jumat (10/10).
Sebagai informasi, SAIC Motor Corp menaungi beberapa merek. Seperti brand Wuling, MG sampai Maxus.
Pemerintah pun berharap dengan kehadiran mereka di Tanah Air, bisa membawa banyak dampak positif.
"Bersama industri global, Indonesia siap menjadi pusat produksi dan ekspor Electric Vehicle (EV) di kawasan," lanjut Eko.
Dalam pertemuan itu juga dibahas mengenai kontribusi Wuling di Tanah Air. Seperti memproduksi kendaraan listrik komersial dengan TKDN lebih dari 40 persen.
Lalu turut mengembangkan Magic Battery Wuling, sebagai bagian dari ekosistem EV nasional.
Berangkat dari fakta di atas, Kemenperin kembali mendorong Wuling, MG maupun Maxus dapat memperluas lini elektrifikasi mereka.
Tak berhenti sampai di situ, produk-produk EV tersebut diharapkan dapat disesuaikan dengan karakteristik konsumen di Indonesia.
"Pemerintah mengajak SAIC memperkuat kapasitas ekspor EV guna menjadikan Indonesia pusat produksi dan ekspor kendaraan listrik di ASEAN," tegas Eko.
Di sisi lain Kemenperin turut meminta pembaruan informasi terkait rencana invetasi produk mobil listrik asal Cina itu.
Kemudian memberikan kisi-kisi pengembangan platform elektrifikasi berikutnya di Indonesia. Sekadar mengingatkan, Wuling telah memasarkan sejumlah produk buat konsumen di Tanah Air.
Seperti contoh Wuling Air ev, BinguoEV, Cloud EV sampai Mitra EV. Jadi konsumen memiliki banyak opsi kendaraan roda empat setrum.
Sedangkan MG tidak mau kalah agresif dalam memasarkan mobil listrik. Mereka sudah meniagakan MG 4 EV, MG ZS EV sampai Cyberster.
Sementara untuk Maxus baru menawarkan dua mobil listrik di Indonesia. Masing-masing adalah Mifa 7 maupun 9.
Perlu diketahui SAIC telah mendirikan lebih dari 170 gerai penjualan serta servis di Indnonesia.
Berkat berbagai trobosan tersebut, pasar mobil listrik Indonesia semakin ramai. Masyarakat memiliki banyak pilihan EV.
Mampu mendorong masyarakat beralih dari kendaraan roda empat konvensional. Kemudian mengandalkan mobil listrik buat kegiatan sehari-hari.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Juli 2026, 22:00 WIB
13 Juli 2026, 13:00 WIB
13 Juli 2026, 07:00 WIB
05 Juli 2026, 19:42 WIB
20 Juni 2026, 11:00 WIB
Terkini
18 Juli 2026, 21:09 WIB
Stasiun pengisian kendaraan listrik Voltron Hub Puri Indah menawarkan opsi ultra fast charging ke konsumen
18 Juli 2026, 21:06 WIB
Pangsa pasar Daihatsu di Juni 2026 berhasil tembus 17,1 persen, naik dari capaian di tahun sebelumnya
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya