Mobil Listrik Chery J6T CSH, SUV Boxy Beridentitas Adventure
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
BYD Zhengzhou baru saja merapat di Tanjung Priok, kapal tersebut dikabarkan mengangkut 7.000 mobil listrik
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – BYD kembali mencuri perhatian masyarakat luas. Kali ini mereka berhasil menyandarkan kapal raksasa bernama Zhengzhou di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
Berkat dimensinya yang besar, kapal raksasa tersebut dikabarkan mengangkut 7.000 mobil listrik BYD dari Tiongkok.
“Pengalaman pertama kapal BYD Zhengzhou berlabuh di Indonesia. Tonggak penting lainnya di Indonesia,” tulis Luther T. Panjaitan, Head of PR & Government Relations BYD Motor Indonesia di akun Instagram pribadinya beberapa waktu lalu.
Sementara itu mengutip Cnevpost, kapal kargo satu ini dibuat oleh Guangzhou Shipyard International Company Limited. BYD Zhengzhou juga merupakan saudara dari BYD Hefei.
Secara dimensi, BYD Zhengzhou memiliki panjang sampai 199,9 meter. Lalu mempunyai lebar hingga menyentuh 38 meter.
Kapal tersebut pertama kali diluncurkan pada Mei 2025. Sebulan setelahnya langsung diuji coba buat berlayar.
Belum lama meluncur, BYD Zhengzhou sudah berlayar membawa mobil listrik. Bahkan bersandar di Tanjung Priok, Jakarta.
“Seiring terus meluasnya ekspor otomotif Cina, permintaan untuk kapal pengangkut khusus otomotif juga meningkat,” tulis laporan Cnevpost.
Sebagai informasi, Zhengzhou diambil dari nama kota di Provinsi Henan, Cina. Kebetulan wilayah itu merupakan salah satu basis produksi terbesar BYD.
Memang jenama asal Negeri Tirai Bambu tersebut kerap menamakan kapal mereka sesuai dengan kota-kota tempat pabrik BYD beroperasi.
Ambil contoh untuk BYD Hefei, BYD Changzhou, BYD Shenzhen, BYD Changsha sampai BYD Xian. Hanya satu kapal saja yang dinamai BYD Explorer No. 1.
BYD Zhengzhou merupakan jenis kapal roll-on/roll-off (RoRo). Kelebihannya adalah proses bongkar muat kendaraan dapat dilakukan secara langsung.
Sehingga tidak memerlukan derek atau alat bantu lain. Jadi sangat efisien dalam proses pengiriman Electric Vehicle (EV).
Kelebihan selanjutnya adalah kapal tersebut ditenagai oleh mesin Liquefied Natural Gas (LNG). Lalu dilengkapi dengan permanen magnet shaft generator.
Jadi BYD Zhengzhou diklaim dirancang untuk efisiensi tinggi serta ramah lingkungan. Apalagi kapal tersebut merupakan green low carbon version 2.0.
Berkat kehadirannya maka proses distribusi mobil-mobil listrik BYD dari Cina ke sejumlah negara jadi makin cepat.
Dengan begitu mereka dapat menjawab kebutuhan para konsumen di berbagai tempat. Mulai dari Asia sampai ke daratan Eropa.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
22 Agustus 2026, 12:34 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
20 Agustus 2026, 13:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana
25 Agustus 2026, 08:57 WIB
Eneos NXP berkolaborasi dengan HiTEQ untuk menggelar touring bertemakan Ride Merah Putih pada Hari Kemerdekaan