MG Tunggu Aturan Teknis Insentif Mobil Listrik 2026
10 Mei 2026, 06:01 WIB
MG ZS EV dibekali sejumlah fitur keselamatan lengkap yang memberikan kenyamanan namun terdapat kelemahan
Oleh Denny Basudewa
Kemudian head unit yang berada di tengah dasbor berukuran 10.1 inci sebagai pusat pengaturan mobil.
Mulai dari seting AC (Air Conditioner), navigasi, audio dan lain-lain. Namun tersedia pula tombol fisik di bawah monitor sebagai shortcut bermacam fitur di dalam.
Masih adalagi tiga tombol untuk menentukan mode berkendara hingga pilihan regenerative braking. Sehingga konsumen tidak perlu adaptasi terlalu lama terhadap mobil ini.
Luas bagasi mobil ini mencapai 475 liter sehingga memudahkan dalam membawa barang bawaan.
Bicara sumber daya, MG ZS EV dipersenjatai motor listrik yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 177 hp dan torsi 350 Nm.
Sedangkan baterai berteknologi Rubik Cube berkapasitas 50.3 kWh, dipercaya bisa membuat kendaraan dipacu hingga jarak 403 km.
Lebih jauh teknologi yang dijejalkan memungkinkan baterai bisa diisi ulang secara cepat. Dari 30 persen hingga 80 persen diklaim hanya membutuhkan waktu 30 menit saja.
Rubik Cube sendiri diyakini mempunyai tingkat keamanan, daya tahan dan bentuk kompak.
Urusan fitur keamanan sudah ada ADAS yang meliputi Adaptive Cruise Control, Traffic Jam Assist, Emergency Lane Keep Assist, Lane Departure Warning, Lane Change Assist, Blind Spot Detection hingga Rear Cross Traffic Alert.
Tidak lupa fitur kamera 360 derajat guna membantu aktivitas parkir di lokasi terbatas.
Harga MG ZS EV Rp 453 juta on the road Jakarta. Cukup menarik bagi SUV yang berlimpah fitur.
Salah satu kelebihan MG ZS EV adalah fitur keselamatan berlimpah. Bermodalkan hal tersebut, mengendarai mobil listrik ini semakin merasa aman di jalanan.
Kelebihan lain adalah fitur transmisi model kenop putar yang unik dan pengoperasian Adaptive Cruise Control di tuas balik setir.
Sehingga pada setir bisa disematkan tombol dari fitur lainnya.
Sebagai mobil listrik berukuran kompak, tentu terdapat rasa kurang nyaman bagi pengguna berukuran besar. Kursi depan terasa kurang lebar dan posisi duduk menjadi kurang sempurna.
Lalu kaca yang besar pada atap memang memberikan kesan lapang pada kabin. Namun saat di perjalanan dengan suhu terik akan menimbulkan masalah baru.
Kabin menjadi terasa hangat meskipun hembusan sudah diterpa hembusan angin dingin dari AC.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Mei 2026, 06:01 WIB
07 Mei 2026, 21:00 WIB
06 Mei 2026, 09:50 WIB
12 Maret 2026, 17:00 WIB
06 Februari 2026, 13:00 WIB
Terkini
04 Juni 2026, 07:37 WIB
Asuransi Astra mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dan naiknya suku bunga berdampak pada bisnis asuransi
04 Juni 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan dengan mudah di fasilitas SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya
04 Juni 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian mengoperasikan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan
03 Juni 2026, 20:37 WIB
Forwot baru saja merayakan hari jadi yang ke-23 dengan menggelar kompetisi padel diikuti berbagai pihak
03 Juni 2026, 14:03 WIB
Demi memanjakan para konsumen di Indonesia, ada harga khusus untuk pembelian 500 Jetour T1 i-DM pertama
03 Juni 2026, 11:05 WIB
Seres berkolaborasi dengan Volcano Engine untuk menyiapkan mobil baru bermerek Chongqing Saidou Technology
03 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta terkini masih dipercaya untuk memecah kemacetan yang terjadi di Ibu Kota pada jam sibuk
03 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi berbeda hari ini, simak persyaratan yang harus dipenuhi