MG ZS Hybrid+ Hadir di GIIAS 2026, Tawarkan Efisiensi Tanpa Isi Daya
07 Agustus 2026, 08:59 WIB
MG ZS EV dibekali sejumlah fitur keselamatan lengkap yang memberikan kenyamanan namun terdapat kelemahan
Oleh Denny Basudewa
Kemudian head unit yang berada di tengah dasbor berukuran 10.1 inci sebagai pusat pengaturan mobil.
Mulai dari seting AC (Air Conditioner), navigasi, audio dan lain-lain. Namun tersedia pula tombol fisik di bawah monitor sebagai shortcut bermacam fitur di dalam.
Masih adalagi tiga tombol untuk menentukan mode berkendara hingga pilihan regenerative braking. Sehingga konsumen tidak perlu adaptasi terlalu lama terhadap mobil ini.
Luas bagasi mobil ini mencapai 475 liter sehingga memudahkan dalam membawa barang bawaan.
Bicara sumber daya, MG ZS EV dipersenjatai motor listrik yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 177 hp dan torsi 350 Nm.
Sedangkan baterai berteknologi Rubik Cube berkapasitas 50.3 kWh, dipercaya bisa membuat kendaraan dipacu hingga jarak 403 km.
Lebih jauh teknologi yang dijejalkan memungkinkan baterai bisa diisi ulang secara cepat. Dari 30 persen hingga 80 persen diklaim hanya membutuhkan waktu 30 menit saja.
Rubik Cube sendiri diyakini mempunyai tingkat keamanan, daya tahan dan bentuk kompak.
Urusan fitur keamanan sudah ada ADAS yang meliputi Adaptive Cruise Control, Traffic Jam Assist, Emergency Lane Keep Assist, Lane Departure Warning, Lane Change Assist, Blind Spot Detection hingga Rear Cross Traffic Alert.
Tidak lupa fitur kamera 360 derajat guna membantu aktivitas parkir di lokasi terbatas.
Harga MG ZS EV Rp 453 juta on the road Jakarta. Cukup menarik bagi SUV yang berlimpah fitur.
Salah satu kelebihan MG ZS EV adalah fitur keselamatan berlimpah. Bermodalkan hal tersebut, mengendarai mobil listrik ini semakin merasa aman di jalanan.
Kelebihan lain adalah fitur transmisi model kenop putar yang unik dan pengoperasian Adaptive Cruise Control di tuas balik setir.
Sehingga pada setir bisa disematkan tombol dari fitur lainnya.
Sebagai mobil listrik berukuran kompak, tentu terdapat rasa kurang nyaman bagi pengguna berukuran besar. Kursi depan terasa kurang lebar dan posisi duduk menjadi kurang sempurna.
Lalu kaca yang besar pada atap memang memberikan kesan lapang pada kabin. Namun saat di perjalanan dengan suhu terik akan menimbulkan masalah baru.
Kabin menjadi terasa hangat meskipun hembusan sudah diterpa hembusan angin dingin dari AC.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
07 Agustus 2026, 08:59 WIB
02 Agustus 2026, 18:00 WIB
30 Juli 2026, 12:00 WIB
24 Juli 2026, 20:22 WIB
16 Juli 2026, 22:00 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk