100 Unit MG ZS Hybrid+ Diserahkan ke Konsumen
19 Oktober 2026, 10:11 WIB
MG ZS EV dibekali sejumlah fitur keselamatan lengkap yang memberikan kenyamanan namun terdapat kelemahan
Oleh Denny Basudewa
Kemudian head unit yang berada di tengah dasbor berukuran 10.1 inci sebagai pusat pengaturan mobil.
Mulai dari seting AC (Air Conditioner), navigasi, audio dan lain-lain. Namun tersedia pula tombol fisik di bawah monitor sebagai shortcut bermacam fitur di dalam.
Masih adalagi tiga tombol untuk menentukan mode berkendara hingga pilihan regenerative braking. Sehingga konsumen tidak perlu adaptasi terlalu lama terhadap mobil ini.
Luas bagasi mobil ini mencapai 475 liter sehingga memudahkan dalam membawa barang bawaan.
Bicara sumber daya, MG ZS EV dipersenjatai motor listrik yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 177 hp dan torsi 350 Nm.
Sedangkan baterai berteknologi Rubik Cube berkapasitas 50.3 kWh, dipercaya bisa membuat kendaraan dipacu hingga jarak 403 km.
Lebih jauh teknologi yang dijejalkan memungkinkan baterai bisa diisi ulang secara cepat. Dari 30 persen hingga 80 persen diklaim hanya membutuhkan waktu 30 menit saja.
Rubik Cube sendiri diyakini mempunyai tingkat keamanan, daya tahan dan bentuk kompak.
Urusan fitur keamanan sudah ada ADAS yang meliputi Adaptive Cruise Control, Traffic Jam Assist, Emergency Lane Keep Assist, Lane Departure Warning, Lane Change Assist, Blind Spot Detection hingga Rear Cross Traffic Alert.
Tidak lupa fitur kamera 360 derajat guna membantu aktivitas parkir di lokasi terbatas.
Harga MG ZS EV Rp 453 juta on the road Jakarta. Cukup menarik bagi SUV yang berlimpah fitur.
Salah satu kelebihan MG ZS EV adalah fitur keselamatan berlimpah. Bermodalkan hal tersebut, mengendarai mobil listrik ini semakin merasa aman di jalanan.
Kelebihan lain adalah fitur transmisi model kenop putar yang unik dan pengoperasian Adaptive Cruise Control di tuas balik setir.
Sehingga pada setir bisa disematkan tombol dari fitur lainnya.
Sebagai mobil listrik berukuran kompak, tentu terdapat rasa kurang nyaman bagi pengguna berukuran besar. Kursi depan terasa kurang lebar dan posisi duduk menjadi kurang sempurna.
Lalu kaca yang besar pada atap memang memberikan kesan lapang pada kabin. Namun saat di perjalanan dengan suhu terik akan menimbulkan masalah baru.
Kabin menjadi terasa hangat meskipun hembusan sudah diterpa hembusan angin dingin dari AC.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Oktober 2026, 10:11 WIB
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
07 Agustus 2026, 08:59 WIB
02 Agustus 2026, 18:00 WIB
30 Juli 2026, 12:00 WIB
Terkini
20 Oktober 2026, 13:00 WIB
Freelander, submerek SUV premium dari Chery Group akan hadir sebagai merek independen di Indonesia pada 2027
20 Oktober 2026, 11:00 WIB
Polda Metro Jaya menggelar rekayasa lalu lintas agar perjalanan warga tidak terganggu selama demo hari ini
20 Oktober 2026, 09:00 WIB
Kiandra Ramadhipa berhasil mengharumkan Indonesia di putaran final FIM Moto3 Junior World Championship 2026,
20 Oktober 2026, 06:06 WIB
Wuling Eksion sebagai SUV 7 seater sudah dibekali fitur-fitur yang bisa menyesuaikan kebiasaan para pengemudi
19 Oktober 2026, 21:00 WIB
Persaingan Marquez dan Martin dalam perebutan gelar juara dunia kembali tersaji di MotoGP Australia 2026
19 Oktober 2026, 20:56 WIB
AiMOGA bertekad untuk menggabungkan teknologi otomotif dengan robotika agar bisa semakin dikenal orang banyak
19 Oktober 2026, 13:00 WIB
Jelang satu tahun Changan berbisnis di Indonesia, merek asal Cina satu ini berfokus pada lini produk dan jumlah diler
19 Oktober 2026, 10:11 WIB
Tuai respons positif, pemesanan MG ZS Hybrid+ 400 unit dan sudah mulai terkirim ke konsumen sebanyak 100 unit