Penjualan Mobil Mewah Kebal Harga Bensin, Tapi Keok Sama Kurs

Mobil mewah diyakini mengalami tantangan khususnya dari segi harga jual di tengah ketidakpastian kurs

Penjualan Mobil Mewah Kebal Harga Bensin, Tapi Keok Sama Kurs
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Mobil premium yang menyasar segmen konsumen menengah ke atas cenderung kebal terhadap tantangan ekonomi di dalam negeri.

Misalnya kenaikan harga bensin. Fenomena tersebut, setidaknya menurut salah satu brand premium yakni BMW, tidak membuat konsumen melakukan penundaan pembelian.

Meskipun begitu masih ada tantangan lain menanti yakni perubahan kurs yang tidak menentu.

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar sebenarnya bakal berdampak pada harga jual mobil mewah di Indonesia yang mayoritas masih diimpor utuh dari negara asalnya.

Penjualan Mobil Mewah, BMW
Photo: KatadataOTO

“Kalau kita lihat lebih dalam sebenarnya efek paling besar justru di mobil premium,” kata Agung Iskandar, Chief Commercial Officer OLX Indonesia di Jakarta, Jumat (26/06).

Lebih lanjut ia mengungkapkan data penjualan mobil premium rata-rata menunjukkan penurunan.

BMW dan Mini cenderung stabil, namun tetap tidak menunjukkan lonjakan signifikan.

“Saya mungkin tidak 100 persen akurat, tetapi banyak sampai sekarang (yang dijual) masih VIN code 2025 (NIK 2025). Jadi lagi banyak paket diskon, cuci gudang stok,” ungkap dia.

Dengan banyaknya diskon, harga mobil bekas BMW pun ikut terdampak. Konsumen akhirnya cenderung membeli unit baru karena banderol lebih murah.

“Ini cukup lumrah. Selama kita hitung mobil barunya ada diskon besar, ya (konsumen) mending beli baru,” kata Agung.

Ia menegaskan nilai tukar yang bergerak melemah atau memburuk, segmen mobil premium sebenarnya menjadi yang paling terdampak.

Pasar Mobil Bekas di Tengah Tantangan

OLX Indonesia mencatat ada pertumbuhan permintaan mobil bekas saat mobil baru justru mengalami perlambatan.

Lalu menariknya ada perbaikan dari sisi kredit. Menurut Agung, kualitas kredit di 2026 jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Mobil Bekas
Photo: Unsplash

“Jadi jumlah mobil tarikan konsumen bermasalah itu turun cukup jauh,” kata Agung.

Tenor atau lama cicilan mobil juga semakin lama. Menurut Agung, ini mengindikasikan pengguna mobil tidak banyak berganti-ganti kendaraan.

Hal tersebut pada akhirnya mempengaruhi jumlah suplai mobil bekas yang beredar di pasaran. Ketersediaan mobil bekas cenderung turun, namun peminatnya bertumbuh.


Terkini

mobil
Suzuki e Sky

Suzuki e Sky Debut, EV Mungil Amunisi Lawan BYD Racco

Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta

news
Pertamina Lubricants

Pertamina Lubricants Bantu Pengemudi Ojol, Beri Layanan Ganti Oli

Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan

otosport
MotoGP Aragon 2026

Jadwal MotoGP Aragon 2026: Aprilia Waspadai Marc Marquez

MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana

news
Eneos

Cara Eneos NXP Uji Kualitas Oli Mesin, Gelar Touring di Tiga Kota

Eneos NXP berkolaborasi dengan HiTEQ untuk menggelar touring bertemakan Ride Merah Putih pada Hari Kemerdekaan

modifikasi
FIFGroup

FIFGroup Bagikan Buku dan Alat Tulis ke 17 Sekolah Dasar

FIFGroup rayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara melakukan perjalanan panjang dan bermakna

mobil
Avatr 07L

Avatr 07L Terdaftar di Indonesia, Modal Saingi Lexus dan BMW

Avatr 07L siap menjadi rival setara buat Denza, tawarkan kendaraan premium ramah lingkungan di Indonesia

news
Kendaraan Hybrid Mulai Diminati di Sektor Pertambangan

Kendaraan Hybrid Mulai Diminati di Sektor Pertambangan

Pergeseran minat pelaku usaha menuju kendaraan elektrifikasi, khususnya hybrid, sudah mulai terlihat

news
Ganjil genap Jakarta

Titik-titik Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Senin 24 Agustus 2026

Untuk bisa nyaman menggunakan kendaraan pribadi di Ibu Kota, Ikuti aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini