Praktisi Tanggapi Kecelakaan McLaren: Modal Nyetir Saja Tak Cukup
11 Juli 2026, 07:00 WIB
Kecelakaan Fortuner dan Elf di Tol MBZ berakhir damai setelah sang pemilik mobil bersedia membayar kerugian
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Terjadi sebuah kecelakaan Fortuner dan Elf di tol MBZ (Sheikh Mohammed Bin Zayed) pada Senin (07/05). Video kecelakaan pun telah tersebar di dunia maya.
Dalam video terlihat bahwa Toyota Fortuner melintas dengan kecepatan cukup tinggi di bahu jalan. Namun beberapa saat kemudian mobil tersebut menghantam bagian belakang minibus yang bergerak di jalur lambat.
Kejadian itu pun membuat minibus menabrak dinding pembatas jalan hingga akhirnya mengalami kerusakan cukup parah. Untungnya sampai berita ini dibuat tidak ada korban jiwa yang jatuh.
Diketahui bahwa Toyota Fortuner tersebut menggunakan pelat dinas Polri 7-VIII dan dikemudikaan oleh seorang anggota polisi. Namun pihak kepolisian hingga kini belum menyebut identitasnya.
Meski belum disampaikan secara resmi tetapi kemungkinan kecelakaan tersebut disebabkan karena pengemudi mengantuk.
Kecelakaan itu pun dikabarkan sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Pasalnya pemilik Toyota Fortuner menegaskan siap memberikan ganti rugi terhadap kerusakan yang terhadi pada Mitsubishi Elf.
Namun besaran kerugian masih belum bisa disampaikan. Pasalnya mobil baru akan dibawa ke bengkel hari ini (07/05).
Sementara itu kepolisian juga menegaskan bahwa sang pengemudi tidak ditahan dan bahkan sudah dipulangkan setelah dibuatkan laporan.
Mengantuk merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas. Pasalnya pengemudi bisa saja mengalami microsleep sehingga mobil lepas kendali.
Ironisnya, microsleep tidak hanya menyerang saat mengantuk, tapi juga terjadi ketika pengendara cukup beristirahat. Hal ini disampaikan Jusri Pulubuhu Instruktur JDDC (Jakarta Defensive Driving Consulting) pada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
"Untuk Microsleep biasanya karena otak kita tidak terstimulus. Lebih mudah dimengerti itu bukan mata yang tertidur, jadi otak berhenti bekerja sejenak seperti orang melamun,” ucap Jusri.
Hal yang perlu diwaspadai saat berkendara ialah microsleep bisa saja menyerang hanya dalam 30 detik. Oleh sebab itu disarankan sebelum berkendara pengendara sudah beristirahat cukup.
Insiden besar karena pengemudi mengantuk hingga menimbulkan korban jiwa terjadi pada saat musim mudik Lebaran 2024. Ketika itu sebuah mobil Gran Max berpindah jalur dan menabrak sebuah bus hingga terbakar sehingga menyebabkan sedikitnya 12 orang meninggal dunia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Juli 2026, 07:00 WIB
07 April 2026, 06:00 WIB
06 April 2026, 06:01 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
Terkini
22 Agustus 2026, 19:08 WIB
Program Cat Merdeka dari Penta Prima memberikan kesempatan pencinta otomotif memperbaharui tampilan kendaraan
22 Agustus 2026, 12:34 WIB
Pihak BYD sebut Denza hanya akan mengalami penyegaran identitas logo yang memang dilakukan secara global
21 Agustus 2026, 19:08 WIB
Robot Aimoga, hasil kolaborasi dengan Chery hadirkan inovasi di pameran robot di Beijing, 19-23 Agustus 2026
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
Yamaha sampai Honda terpantau tidak menaikan harga motor matic 150 cc, konsumen berkesempatan meminang unit.
21 Agustus 2026, 14:16 WIB
Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung