Bing Bang Auto Festival 2026 Usung Konsep Baru, Banyak Promo
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
Pemerintah targetkan kandungan lokal kendaraan listrik capai 80 persen di 2030 lewat skema dari Kemenperin
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Pemerintah Indonesia berharap kandungan lokal kendaraan listrik bisa mencapai 80 persen di 2030. Untuk mencapainya, Kementerian Perindustrian telah membuatkan rencana matang.
Hal ini disampaikan Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian Republik Indonesia. Melalui Peta Jalan Pengembangan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai diharapkan perkembangannya di Tanah Air bisa lebih terarah.
“Peta jalan ini menguraikan langkah-langkah kunci dalam pengembangan komponen vital seperti baterai, motor listrik dan converter dalam upaya mewujudkan kendaraan listrik yang lebih efisien,” ujar Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian.
Dalam peta jalan tersebut, Pemerintah menjalankan dua kebijakan utama. Pertama, dengan mengeluarkan bantuan pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) roda dua yang memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen.
Kedua, memberikan potongan PPN DTP sebesar 5-10 persen untuk KBLBB roda empat dan bus elektrik tergantung pada kandungan lokalnya.
Dalam keterangan resmi, Kemenperin juga telah bekerjasama dengan produsen baterai termasuk Indonesia Battery Corporation (IBC). Peran mereka diyakini akan menjadi sangat vital guna perkembangan EV di Indonesia.
Semua langkah yang telah dilakukan diyakini cukup untuk menjadikan Indonesia salah satu pemain kunci dalam perkembangan EV dunia. Sehingga risiko hanya dijadikan pasar bisa berkurang.
Menperin menyebut permintaan global mobil listrik diperkirakan mencapai 55 juta unit pada tahun 2024. Penggunaan EV sebagai alat transportasi sehari-hari di Indonesia juga menunjukkan tren peningkatan terlihat dari bertambahnya permintaan atas baterai berbahan lithium.
Saat ini terdapat sekitar 50 perusahaan telah mengembangkan EV di Indonesia, dengan total investasi mencapai lebih dari USD200 juta atau sekitar Rp3 triliun.
Pemerintah pun menetapkan target satu juta mobil yang beroperasi di tahun 2035 berteknologi listrik. Jumlah itu setara dengan penghematan sekitar 12.5 juta barel BBM dan mengurangi CO2 sebesar 4.6 juta ton.
Selain itu, ditargetkan 12 juta unit kendaraan listrik roda dua maupun tiga beroperasi di tahun 2025. Penghematan BBM mencapai 18.86 juta BBM dan pengurangan emisi CO2 sebesar 6.9 juta ton.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
21 Oktober 2026, 13:00 WIB
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
Terkini
23 Oktober 2026, 09:00 WIB
Asia CAN 2026 diikuti oleh peserta dari sembilan negara berbeda, mereka saling adu kemampuan meracik audio
22 Oktober 2026, 21:16 WIB
Track My Chery Q memberikan akses kepada konsumen untuk memantau perkembangan unit sejak tahap produksi
22 Oktober 2026, 15:44 WIB
Debut di Chery Brand Night, Tiggo X7 dan all new Tiggo 7 jadi amunisi baru untuk penjualan di pasar global
22 Oktober 2026, 13:08 WIB
Toyota Innova Zenix Hybrid kini dilengkapi T Intouch terbaru, berbagai fungsi kendaraan dapat diakses dari HP
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
Bing Bang Auto Festival 2026 akan menyuguhkan kejutan dan menjadi panggung untuk mobil serta motor listrik
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
Usulan insentif mobil hybrid dinilai kurang tepat, seharusnya pemerintah lebih fokus pada bantuan untuk EV
22 Oktober 2026, 07:00 WIB
iCar Mod Fest menjadi tempat menampilkan karya kreatif konsumen dalam melakukan modifikasi pada kendaraan
21 Oktober 2026, 22:50 WIB
Leapmotor berusaha mematuhi mandatori TKDN 60 persen di 2027 yang telah ditetapkan oleh pemerintah Indonesia