Permintaan Mobil Bekas Diprediksi Meroket Jelang Lebaran 2026
07 Maret 2026, 11:00 WIB
Jual mobil bekas yang sudah dimodifikasi rupanya bisa menguntungkan selama semua dikerjakan dengan benar
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Menjual mobil yang sudah mendapat sentuhan modifikasi rupanya tidak selamanya merugikan. Pasalnya, jual mobil bekas yang sudah dimodifikasi justru bisa membuat harganya lebih tinggi ketimbang dalam kondisi standar.
Hal ini diungkapkan oleh Hendri Tadjuni, COO OLX Group Indonesia di GIIAS 2021 siang hari tadi. Menurutnya selama modifikasi yang dilakukan memang dikerjakan dengan baik dan tidak merusak mobil, justru bisa meningkatkan harga jual kembali. Hal ini menepis pandangan orang banyak yang menyebut bahwa memodifikasi mobil justru merusak harga jual kembali.
“Modifikasi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan harga jual adalah seperti mengubah pelapis jok menjadi kulit atau mengganti sistem audio kendaraan. Kedua modifikasi ini bisa meningkatkan harga jual kembali kendaraan,” ungkapnya.
Namun tidak sedikit juga pemilik kendaraan yang membuat mobilnya menjadi standar terlebih dahulu sebelum menjual kendaraan. Langkah tersebut biasanya dilakukan oleh mereka yang ingin memasang komponen modifikasi ke mobil barunya.
“Dan ini semua tergantung selera dari masing-masing pemilik kendaraan. Bila mereka cocok dengan hasil modifikasi yang ada pada mobil, maka tidak akan mengganggu harga. Tapi kalau tidak suka, mereka akan mencari yang lain,” tambahnya.
Ada banyak faktor yang membuat harga jual mobil bekas jatuh. Salah satu yang umum terjadi adalah karena surat-surat yang sudah kedaluarsa.
“Terlebih bila pajak kendaraan ternyata memang sudah habis, maka pelanggan akan urung membeli kendaraan. Hal ini karena pelanggan harus meluangkan waktu tambahan untuk melakukan pengurusan pajak kendaraan dan sebagainya,” ungkap Hendri.
Selain itu, Ia juga menyarankan kepada masyarakat yang hendak menjual kendaraan untuk melakukan persiapan terlebih dahulu. Salah satunya adalah dengan memastikan surat-surat sudah lengkap, kondisi kendaraan dalam keadaan bersih serta semua komponen berfungsi maksimal.
“Sekarang ini masyarakat sudah semakin teliti dalam membeli mobil bekas. Sering kali, mereka yang tidak bisa memberikan penilaian pada kendaraan akan membawa teknisi untuk melakukan inspeksi sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian. Kendaraan,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Maret 2026, 11:00 WIB
06 Maret 2026, 22:00 WIB
26 Januari 2026, 08:00 WIB
22 Januari 2026, 13:00 WIB
18 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
12 Maret 2026, 17:00 WIB
MG Motor Indonesia bakal menghadirkan beberapa produk terbarunya di pasar otomotif Indonesia pada tahun ini
12 Maret 2026, 16:00 WIB
GAC Indonesia menyiapkan sejumlah fasilitas gratis, seperti contoh bengkel siaga di beberapa lokasi strategis
12 Maret 2026, 11:00 WIB
VOID Chapter bogor menggelar aksi sosial di Ramadan, yakni buka bersama dan memberi santunan kepada anak yatim
12 Maret 2026, 08:43 WIB
Harga Denza B5 di Indonesia nanti diyakini tidak akan berbeda jauh dari estimasinya yakni Rp 1,2 miliar
12 Maret 2026, 06:00 WIB
Kepolisian sengaja menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memfasilitasi para pengendara di Kota Kembang
12 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta dilaksanakan secara ketat dengan pengawasan ketat dari berbagai titik termasuk kamera ETLE
12 Maret 2026, 06:00 WIB
Persyaratannya mirip perpanjangan di kantor Satpas, simak informasi lengkap seputar SIM keliling Jakarta hari ini
11 Maret 2026, 20:39 WIB
MPV ramah lingkungan Wuling Darion PHEV jadi opsi menarik buat masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik