Toyota Ajak Generasi Muda Lestarikan Lingkungan
16 April 2026, 23:19 WIB
Pemullihan mulai terjadi, Toyota Indonesia menargetkan peningkatan penjualan ekspor mobil hingga 50 persen tahun ini
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Menjadi perhatian Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, optimalisasi kinerja ekspor manufaktur diharapkan mampu membangun kinerja ekonomi nasional.
Sejalan dengan hal ini, Presiden secara langsung meninjau kegiatan pengiriman kendaraan ekspor mobil termasuk milik Toyota Indonesia di Pelabuhan Patimban Subang, Jawa Barat.
Melanjutkan pencapaian ekspor 2 juta unit kendaraan Toyota Indonesia, tahun ini pabrikan mobil asal Jepang tersebut menargetkan pengiriman kendaraan mencapai 284 ribu unit. Angka tersebut meningkat 51 persen dibandingkan pencapaian 2021, yakni 188 ribu unit atau naik 96 ribu unit.
Dari angka kenaikan tersebut, 50 persen disumbang oleh model baru Toyota, yakni Veloz. Sementara itu, ekspor pabrikan di Indonesia telah mencapai 44 ribu unit.
Kinerja ini mengalami kenaikan 31 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hasil ini menjadi contoh pemulihan sektor otomotif sudah mulai terjadi.
“Awal tahun ini, kinerja ekspor Toyota Indonesia berhasil melalui tantangan. Performa ini terjadi karena dukungan Pemerintah Indonesia yang memberikan beragam kemudahan termasuk fasilitas pendukung ekspansi untuk memudahkan distribusi ke pasar internasional," ujar Bob Azam, Direktur Corporate Affairs PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).
Kunjungan Presiden Jokowi ke Patimban juga menjadi dukungan untuk memaksimalkan potensi kinerja ekspor otomotif nasional dengan memfasilitasi penuh beragam pilihan jalur pengiriman.
Pelabuhan Patimban memiliki kapasitas daya tampung hingga 160.000 unit pada 2022. Kapasitas ini terus dikembangkan dan ditingkatkan hingga 600.000 unit CBU (Completely Built Up).
Sepanjang 2021, total nilai ekspor Indonesia mencapai USD 231,5 miliar yang disumbangkan oleh
beberapa produk unggulan, salah satunya sektor otomotif beserta turunannya. Adapun sektor otomotif menduduki peringkat ke 8 dari 10 sektor ekspor unggulan.
Selain itu, sektor otomotif juga menjadi salah satu industri prioritas yang berkontribusi sebanyak 3,02 persen bagi GDP.
"Karenanya kami sangat berterimakasih atas keberadaan Pelabuhan Internasional Patimban yang
mendukung daya saing produk kami di Pasar Global,” tuturnya.
Data ini menunjukkan potensi industri otomotif Indonesia cukup besar sehingga mampu dikembangkan menjadi basis produksi global. Hilirasi industri otomotif pun memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat produksi.
Dalam peta persaingan industri otomotif global berdasarkan data Gaikindo, produksi Indonesia menempati peringkat ke 13. Setiap tahunnya, Indonesia diharapkan mampu mengekspor kendaraan hingga 300.000 unit.
Berikut mobil terlaris Toyota Indonesia di Negeri Orang:
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 April 2026, 23:19 WIB
11 April 2026, 07:00 WIB
26 Februari 2026, 13:00 WIB
03 Februari 2026, 09:00 WIB
23 Januari 2026, 12:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia