Jokowi Temui Presiden Vietnam Bahas Pengembangan Kendaraan Listrik

Jokowi bahas pengembangan kendaraan listrik dengan Vietnam yang sudah memiliki perusahaan mobil elektrifikasi

Jokowi Temui Presiden Vietnam Bahas Pengembangan Kendaraan Listrik
  • Oleh Adi Hidayat

  • Selasa, 05 September 2023 | 21:06 WIB

TRENOTO – Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi bahas pengembangan kendaraan listrik dengan Pham Minh Chinh, Perdana Menteri Vietnam. Pertemuan mereka dilakukan di Istana Merdeka, Senin (04/09).

Dilansir dari presideri.go.id Indonesia memiliki potensi pasar kendaraan listrik sangat besar di masa depan. Sementara Vietnam kini sudah mulai memiliki merek mobil elektrifikasi sehingga kerjasama antara kedua negara menjadi sangat penting.

“Kedua pemimpin menyambut baik pengembangan ekosistem kendaraan listrik oleh sektor swasta serta mendorong kerja sama antara BUMN kedua negara,” kata Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri RI yang mendampingi Jokowi dalam pertemuan.

mobil listrik Vietnam VinFast di CES 2022
Photo : Carscoops

Indonesia sendiri saat ini memang cukup ambisius dalam mengembangkan pasar kendaraan listrik. Salah satunya adalah dengan mempermudah kepemilikan mobil atau motor listrik sehingga menarik minat konsumen.

Untuk mobil, masyarakat bisa menikmati potongan pajak sehingga harganya menjadi jauh lebih murah dibanding normal. Langkah serupa juga diberikan pada sepeda motor listrik, bahkan sejumlah aturan dihilangkan guna menggoda.

Kemudian pemerintah pun memberikan bantuan bagi masyarakat yang hendak melakukan konversi sepeda motor konvensional menjadi listrik. Seluruh kebijakan tersebut juga sudah mulai terasa manfaatnya, terlihat dari tingginya pemintaan.

Sementara itu Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan mengungkap bahwa pengembangan ekosistem kendaraan listrik memang menjadi salah satu pembatasan dalam KTT ASEAN. Dilansir Katadata, pemerintah memang sedang membicarakan kerja sama dengan negara-negara anggota.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah tengah berupaya agar Indonesia bisa menjadi pusat ekosistem kendaraan listrik di Asia Tenggara. Namun cita-cita tersebut harus didukung oleh banyak pihak termasuk swasta dan dari luar negeri.

"Kalau di mulai dari hilirnya, kami membahas apakah sumber milik Indonesia. Bisa bersama-sama menjadi bagian yang diarahkan untuk pembuatan baterai di kawasan ASEAN," kata Moeldoko (05/09).

Produksi Kendaraan Listrik Belum Dibarengi Pengembangan Ekosistem
Photo : Antaranews

Apa yang disampaikan sebenarnya sangat masuk akal karena saat ini perusahaan asal Korea Selatan yaitu LG sedang mendirikan pabrik baterai EV. Fasilitas produksi tersebut mengambil lokasi di kawasan industri Karawang, Jawa Barat.

Pembangunan tersebut diharapkan bisa rampung tahun dan langsung melakukan produksi dalam jumlah besar.


Terkini

otosport
MotoGP 2026

Dua Rookie Lengkapi Formasi Pembalap MotoGP 2026

Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026

otosport
Julian johan

Julian Johan Bawa Misi Penting pada Rally Dakar 2026

Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko

mobil
Taksi Listrik

Pengamat Tanggapi Kecelakaan Taksi Listrik yang Kembali Terulang

Taksi listrik Green SM kembali alami kecelakaan, pengamat sorot pentingnya pelatihan softskill pengemudi

mobil
Penjualan BYD

Penjualan BYD sejak Debut di RI, Sudah Pasarkan 50 Ribu Unit

Penjualan BYD di Indonesia selama periode 2024-2025 tembus 50 ribu unit dan wajib dirakit lokal tahun ini

mobil
BYD

BYD Gerah Desain Mobil Mereka Selalu Ditiru Kompetitor

BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri

mobil
Leapmotor

Leapmotor B10 Makin Dekat ke Indonesia, Calon Pesaing Geely EX5

Leapmotor merupakan salah satu merek asal Tiongkok yang bakal masuk Indonesia melalui Indomobil Group

mobil
Mobil Cina

3 Merek Mobil Cina Ini Mulai Geser Popularitas Jepang di Inggris

Tiga merek mobil Cina catat penjualan positif di Inggris, angka penjualannya diproyeksikan 200 ribu di 2025

motor
Motor listrik

Subsidi Motor Listrik Sudah Tidak Diharapkan Lagi pada 2026

Aismoli mengungkapkan ada cara lain untuk kembali menggairahkan pasar motor listrik pada periode 2026