Intip Spesifikasi Toyota Alphard yang Antar Jokowi Pulang ke Solo
19 Oktober 2024, 14:00 WIB
Jokowi bahas pengembangan kendaraan listrik dengan Vietnam yang sudah memiliki perusahaan mobil elektrifikasi
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi bahas pengembangan kendaraan listrik dengan Pham Minh Chinh, Perdana Menteri Vietnam. Pertemuan mereka dilakukan di Istana Merdeka, Senin (04/09).
Dilansir dari presideri.go.id Indonesia memiliki potensi pasar kendaraan listrik sangat besar di masa depan. Sementara Vietnam kini sudah mulai memiliki merek mobil elektrifikasi sehingga kerjasama antara kedua negara menjadi sangat penting.
“Kedua pemimpin menyambut baik pengembangan ekosistem kendaraan listrik oleh sektor swasta serta mendorong kerja sama antara BUMN kedua negara,” kata Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri RI yang mendampingi Jokowi dalam pertemuan.
Indonesia sendiri saat ini memang cukup ambisius dalam mengembangkan pasar kendaraan listrik. Salah satunya adalah dengan mempermudah kepemilikan mobil atau motor listrik sehingga menarik minat konsumen.
Untuk mobil, masyarakat bisa menikmati potongan pajak sehingga harganya menjadi jauh lebih murah dibanding normal. Langkah serupa juga diberikan pada sepeda motor listrik, bahkan sejumlah aturan dihilangkan guna menggoda.
Kemudian pemerintah pun memberikan bantuan bagi masyarakat yang hendak melakukan konversi sepeda motor konvensional menjadi listrik. Seluruh kebijakan tersebut juga sudah mulai terasa manfaatnya, terlihat dari tingginya pemintaan.
Sementara itu Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan mengungkap bahwa pengembangan ekosistem kendaraan listrik memang menjadi salah satu pembatasan dalam KTT ASEAN. Dilansir Katadata, pemerintah memang sedang membicarakan kerja sama dengan negara-negara anggota.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah tengah berupaya agar Indonesia bisa menjadi pusat ekosistem kendaraan listrik di Asia Tenggara. Namun cita-cita tersebut harus didukung oleh banyak pihak termasuk swasta dan dari luar negeri.
"Kalau di mulai dari hilirnya, kami membahas apakah sumber milik Indonesia. Bisa bersama-sama menjadi bagian yang diarahkan untuk pembuatan baterai di kawasan ASEAN," kata Moeldoko (05/09).
Apa yang disampaikan sebenarnya sangat masuk akal karena saat ini perusahaan asal Korea Selatan yaitu LG sedang mendirikan pabrik baterai EV. Fasilitas produksi tersebut mengambil lokasi di kawasan industri Karawang, Jawa Barat.
Pembangunan tersebut diharapkan bisa rampung tahun dan langsung melakukan produksi dalam jumlah besar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Oktober 2024, 14:00 WIB
19 September 2024, 17:06 WIB
05 September 2024, 08:00 WIB
10 Agustus 2024, 13:00 WIB
07 Agustus 2024, 17:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik