Setelah Viral, Pajak Mobil Innova Jokowi Saat ke Polda Dilunasi
01 Mei 2025, 11:00 WIB
Jokowi bahas pengembangan kendaraan listrik dengan Vietnam yang sudah memiliki perusahaan mobil elektrifikasi
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi bahas pengembangan kendaraan listrik dengan Pham Minh Chinh, Perdana Menteri Vietnam. Pertemuan mereka dilakukan di Istana Merdeka, Senin (04/09).
Dilansir dari presideri.go.id Indonesia memiliki potensi pasar kendaraan listrik sangat besar di masa depan. Sementara Vietnam kini sudah mulai memiliki merek mobil elektrifikasi sehingga kerjasama antara kedua negara menjadi sangat penting.
“Kedua pemimpin menyambut baik pengembangan ekosistem kendaraan listrik oleh sektor swasta serta mendorong kerja sama antara BUMN kedua negara,” kata Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri RI yang mendampingi Jokowi dalam pertemuan.
Indonesia sendiri saat ini memang cukup ambisius dalam mengembangkan pasar kendaraan listrik. Salah satunya adalah dengan mempermudah kepemilikan mobil atau motor listrik sehingga menarik minat konsumen.
Untuk mobil, masyarakat bisa menikmati potongan pajak sehingga harganya menjadi jauh lebih murah dibanding normal. Langkah serupa juga diberikan pada sepeda motor listrik, bahkan sejumlah aturan dihilangkan guna menggoda.
Kemudian pemerintah pun memberikan bantuan bagi masyarakat yang hendak melakukan konversi sepeda motor konvensional menjadi listrik. Seluruh kebijakan tersebut juga sudah mulai terasa manfaatnya, terlihat dari tingginya pemintaan.
Sementara itu Moeldoko, Kepala Staf Kepresidenan mengungkap bahwa pengembangan ekosistem kendaraan listrik memang menjadi salah satu pembatasan dalam KTT ASEAN. Dilansir Katadata, pemerintah memang sedang membicarakan kerja sama dengan negara-negara anggota.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah tengah berupaya agar Indonesia bisa menjadi pusat ekosistem kendaraan listrik di Asia Tenggara. Namun cita-cita tersebut harus didukung oleh banyak pihak termasuk swasta dan dari luar negeri.
"Kalau di mulai dari hilirnya, kami membahas apakah sumber milik Indonesia. Bisa bersama-sama menjadi bagian yang diarahkan untuk pembuatan baterai di kawasan ASEAN," kata Moeldoko (05/09).
Apa yang disampaikan sebenarnya sangat masuk akal karena saat ini perusahaan asal Korea Selatan yaitu LG sedang mendirikan pabrik baterai EV. Fasilitas produksi tersebut mengambil lokasi di kawasan industri Karawang, Jawa Barat.
Pembangunan tersebut diharapkan bisa rampung tahun dan langsung melakukan produksi dalam jumlah besar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 Mei 2025, 11:00 WIB
10 April 2025, 12:00 WIB
09 April 2025, 21:00 WIB
19 Oktober 2024, 14:00 WIB
19 September 2024, 17:06 WIB
Terkini
02 Juli 2026, 23:16 WIB
Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027
02 Juli 2026, 20:00 WIB
Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris
02 Juli 2026, 19:03 WIB
Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan
02 Juli 2026, 16:19 WIB
All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan
02 Juli 2026, 13:55 WIB
Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km
02 Juli 2026, 09:00 WIB
Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima
02 Juli 2026, 07:01 WIB
Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan
02 Juli 2026, 06:20 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan