Ini Pembeda Wuling Aira ev dan Air ev, Siap Debut di GIIAS 2026

Wuling Aira ev menjadi lini elektrifikasi pelengkap Air ev, incar konsumen dengan mobilitas di area perkotaan

Ini Pembeda Wuling Aira ev dan Air ev, Siap Debut di GIIAS 2026
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Wuling Aira ev akan hadir meramaikan pasar mobil listrik di GIIAS 2026. Menariknya model ini disebut tidak akan menggantikan Air ev yang sudah lebih dulu ditawarkan ke konsumen.

Menurut pihak Wuling, Aira ev memiliki beberapa perbedaan dari Air ev. Salah satu yang paling terlihat adalah jumlah pintunya.

Meskipun keduanya memiliki konfigurasi tempat duduk 2+2,  Aira ev dibekali empat pintu yang memudahkan akses penumpang baris kedua.

Spesifikasi lengkap dari Wuling Aira ev baru akan diungkap di GIIAS 2026, namun pihak Wuling mulai memberikan bocoran.

Wuling Aira ev
Photo: KatadataOTO

Dari segi dimensi, Wuling Aira ev juga terbilang sedikit lebih besar. Sehingga ruang kabin yang ditawarkan terasa semakin lapang.

Desain eksterior Aira ev tampil lebih dinamis dengan sudut-sudut halus serta penggunaan lampu depan dan belakang berbentuk bulat.

Masuk ke kabin, tampilannya masih identik dengan Air ev yang minim tombol fisik dan didominasi warna gelap.

“Posisi shift lever (tuas transmisi) kalau di Air ev itu modelnya rotary, di Aira dia pakai shift lever (tuas di belakang lingkar kemudi),” kata Danang Wiratmoko, Product Communication Manager Wuling Motors di Cikarang, Jawa Barat, belum lama ini.

Di samping itu, rasio aspek headunit pada Aira ev disebut lebih lebar dibandingkan headunit yang ada di Air ev.

“Kalau di Aira ev tidak ada Wuling Indonesian Command (WIND), tetapi sudah kita lengkapi dengan smartphone interconnection,” kata Danang.

Tipe charging juga jadi pembeda lain yang mau ditawarkan. Aira ev berkonfigurasi CCS2 yang sudah kompatibel untuk AC dan DC alias fast charging, sementara Air ev baru AC charging saja.

Wuling Aira ev
Photo: KatadataOTO

Bicara soal sumber daya dan performa, Wuling Aira ev akan menggunakan baterai 25,1 kWh yang menawarkan daya jelajah sampai 300 kilometer.

Klaim jarak tempuh itu tentu tidak berbeda jauh dari Air ev yang menyuguhkan range 200 kilometer-300 kilometer.

Wuling Aira ev akan debut di GIIAS 2026 dengan kisaran harga di bawah Rp 200 jutaan. Artinya model terebut berpeluang dijual lebih murah dari Air ev dan rival seperti BYD Atto 1.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E