Ekonom Sebut Insentif Masih Dibutuhkan buat Pertahankan Penjualan
11 Februari 2026, 19:00 WIB
Mobil listrik atau EV tidak bisa pakai sembarang ban, ada kriteria tertentu perlu yang jadi perhatian
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – EV (Electric Vehicle) harus menggunakan ban yang sudah disesuaikan buat menopang kendaraan dan memaksimalkan berbagai keunggulan pada mobil listrik.
Perlu diketahui, bobot mobil listrik cenderung lebih berat akibat adanya komponen tambahan dengan ukuran besar yakni baterai.
Penggunaan ban tidak tepat pada mobil listrik dapat berdampak negatif, salah satunya adalah penggunaan energi pada mobil jadi tidak efisien. Oleh karena itu, pemilik EV perlu memperhatikan jenis ban pada kendaraan ramah lingkungannya.
PT Bridgestone Tire Indonesia selaku produsen ban di tanah air menetapkan setidaknya ada empat kriteria utama ban yang optimal dipakaikan ke mobil listrik.
“Pertama, ban harus bisa mengakomodir beban mobil listrik lebih berat, torsi instan dan akselerasi tinggi, harus silent dan tawarkan jarak jauh,” kata Fisa Rizqiano, Deputy Head of OE Sales Bridgestone Tire Indonesia di Karawang, Jawa Barat, Selasa (4/2).
Menurut Fisa, ada juga ban yang memang sudah dikhususkan untuk penggunaan mobil listrik. Kriteria atau cirinya tentu jauh lebih banyak dan memperhatikan kenyamanan.
“Struktur bannya berbeda. Ban EV secara desain dia punya load index tinggi karena (bobot mobil) berat, konstruksi kuat dan komponnya khusus,” lanjut Fisa.
Pada jenis ban mobil listrik di kelas premium, bahkan disematkan teknologi peredam suara ban. Biasanya berupa sponge atau busa, diletakkan di bagian dalam komponen tersebut.
Terakhir dia menegaskan akselerasi mobil listrik dibandingkan kendaraan konvensional. Ketika harus deselerasi, keausan ban jadi salah satu risiko yang perlu dihadapi.
Sehingga penting bagi pemilik mobil listrik untuk tidak sembarangan menggunakan ban pada mobil listrik. Supaya fitur-fitur penunjang kenyamanan perjalanan dan daya jelajah pada mobil tetap dapat berfungsi secara optimal.
“Karena tadi, mobil listrik itu akselerasinya bisa sangat cepat. Pokoknya beban berat ditambah akselerasi cepat,” tegas Fisa.
Sekadar informasi, Bridgestone telah meluncurkan produk teranyar mereka yakni Turanza 6, dapat digunakan buat mobil listrik. Ban itu diklaim merupakan pengembangan dari Turanza T005A.
“Ada beberapa faktor harus diperhatikan termasuk noise. Hal ini disebabkan karakter EV sangat senyap, sehingga suara asing sedikit saja bisa mengganggu,” kata Fisa dalam kesempatan berbeda.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Februari 2026, 19:00 WIB
11 Februari 2026, 18:00 WIB
11 Februari 2026, 13:00 WIB
11 Februari 2026, 12:00 WIB
11 Februari 2026, 10:00 WIB
Terkini
11 Februari 2026, 21:00 WIB
Harga BYD Atto 1 disebut masih akan bertahan mulai dari Rp 199 jutaan meskipun statusnya diimpor utuh
11 Februari 2026, 20:00 WIB
Diler GWM Kelapa Gading hadir di lokasi strategis, sehingga memberikan pelayanan maksimal kepada konsumen
11 Februari 2026, 19:00 WIB
Insentif otomotif jadi salah satu daya tarik utama, perlu diterapkan agar penjualan bisa bertahan konsisten
11 Februari 2026, 18:00 WIB
Bridgestone Indonesia berhasil mencatat perkembangan pasar yang positif pada tahun lalu di tengah tantangan
11 Februari 2026, 17:00 WIB
Ada sejumlah pilihan mobil hybrid murah mulai dari Rp 200 juta-Rp 300 jutaan di IIMS 2026, simak daftarnya
11 Februari 2026, 16:43 WIB
Lepas L8 hadir di IIMS 2026 dengan menawarkan beragam penawaran menarik, sehingga bisa dimanfaatkan pengunjung
11 Februari 2026, 13:00 WIB
Vinfast menilai mobil listrik yang sudah diproduksi di Subang memiliki harga yang kompetitif di pasar EV
11 Februari 2026, 12:00 WIB
Segmen fleet masih menjadi andalan VinFast dalam mengembangkan kendaraan listrik mereka di Indonesia