10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik atau EV tidak bisa pakai sembarang ban, ada kriteria tertentu perlu yang jadi perhatian
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – EV (Electric Vehicle) harus menggunakan ban yang sudah disesuaikan buat menopang kendaraan dan memaksimalkan berbagai keunggulan pada mobil listrik.
Perlu diketahui, bobot mobil listrik cenderung lebih berat akibat adanya komponen tambahan dengan ukuran besar yakni baterai.
Penggunaan ban tidak tepat pada mobil listrik dapat berdampak negatif, salah satunya adalah penggunaan energi pada mobil jadi tidak efisien. Oleh karena itu, pemilik EV perlu memperhatikan jenis ban pada kendaraan ramah lingkungannya.
PT Bridgestone Tire Indonesia selaku produsen ban di tanah air menetapkan setidaknya ada empat kriteria utama ban yang optimal dipakaikan ke mobil listrik.
“Pertama, ban harus bisa mengakomodir beban mobil listrik lebih berat, torsi instan dan akselerasi tinggi, harus silent dan tawarkan jarak jauh,” kata Fisa Rizqiano, Deputy Head of OE Sales Bridgestone Tire Indonesia di Karawang, Jawa Barat, Selasa (4/2).
Menurut Fisa, ada juga ban yang memang sudah dikhususkan untuk penggunaan mobil listrik. Kriteria atau cirinya tentu jauh lebih banyak dan memperhatikan kenyamanan.
“Struktur bannya berbeda. Ban EV secara desain dia punya load index tinggi karena (bobot mobil) berat, konstruksi kuat dan komponnya khusus,” lanjut Fisa.
Pada jenis ban mobil listrik di kelas premium, bahkan disematkan teknologi peredam suara ban. Biasanya berupa sponge atau busa, diletakkan di bagian dalam komponen tersebut.
Terakhir dia menegaskan akselerasi mobil listrik dibandingkan kendaraan konvensional. Ketika harus deselerasi, keausan ban jadi salah satu risiko yang perlu dihadapi.
Sehingga penting bagi pemilik mobil listrik untuk tidak sembarangan menggunakan ban pada mobil listrik. Supaya fitur-fitur penunjang kenyamanan perjalanan dan daya jelajah pada mobil tetap dapat berfungsi secara optimal.
“Karena tadi, mobil listrik itu akselerasinya bisa sangat cepat. Pokoknya beban berat ditambah akselerasi cepat,” tegas Fisa.
Sekadar informasi, Bridgestone telah meluncurkan produk teranyar mereka yakni Turanza 6, dapat digunakan buat mobil listrik. Ban itu diklaim merupakan pengembangan dari Turanza T005A.
“Ada beberapa faktor harus diperhatikan termasuk noise. Hal ini disebabkan karakter EV sangat senyap, sehingga suara asing sedikit saja bisa mengganggu,” kata Fisa dalam kesempatan berbeda.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse