Jangan Asal, Ini Kriteria Ban yang Boleh Dipakai Mobil Listrik

Mobil listrik atau EV tidak bisa pakai sembarang ban, ada kriteria tertentu perlu yang jadi perhatian

Jangan Asal, Ini Kriteria Ban yang Boleh Dipakai Mobil Listrik
Serafina Ophelia

KatadataOTO – EV (Electric Vehicle) harus menggunakan ban yang sudah disesuaikan buat menopang kendaraan dan memaksimalkan berbagai keunggulan pada mobil listrik.

Perlu diketahui, bobot mobil listrik cenderung lebih berat akibat adanya komponen tambahan dengan ukuran besar yakni baterai.

Penggunaan ban tidak tepat pada mobil listrik dapat berdampak negatif, salah satunya adalah penggunaan energi pada mobil jadi tidak efisien. Oleh karena itu, pemilik EV perlu memperhatikan jenis ban pada kendaraan ramah lingkungannya.

PT Bridgestone Tire Indonesia selaku produsen ban di tanah air menetapkan setidaknya ada empat kriteria utama ban yang optimal dipakaikan ke mobil listrik.

Jangan Sembarangan, Ini Kriteria Ban yang Bisa Dipakai buat EV
Photo : KatadataOTO

“Pertama, ban harus bisa mengakomodir beban mobil listrik lebih berat, torsi instan dan akselerasi tinggi, harus silent dan tawarkan jarak jauh,” kata Fisa Rizqiano, Deputy Head of OE Sales Bridgestone Tire Indonesia di Karawang, Jawa Barat, Selasa (4/2).

Menurut Fisa, ada juga ban yang memang sudah dikhususkan untuk penggunaan mobil listrik. Kriteria atau cirinya tentu jauh lebih banyak dan memperhatikan kenyamanan.

“Struktur bannya berbeda. Ban EV secara desain dia punya load index tinggi karena (bobot mobil) berat, konstruksi kuat dan komponnya khusus,” lanjut Fisa.

Pada jenis ban mobil listrik di kelas premium, bahkan disematkan teknologi peredam suara ban. Biasanya berupa sponge atau busa, diletakkan di bagian dalam komponen tersebut.

Terakhir dia menegaskan akselerasi mobil listrik dibandingkan kendaraan konvensional. Ketika harus deselerasi, keausan ban jadi salah satu risiko yang perlu dihadapi.

Sehingga penting bagi pemilik mobil listrik untuk tidak sembarangan menggunakan ban pada mobil listrik. Supaya fitur-fitur penunjang kenyamanan perjalanan dan daya jelajah pada mobil tetap dapat berfungsi secara optimal.

Jangan Sembarangan, Ini Kriteria Ban yang Bisa Dipakai buat EV
Photo : KatadataOTO

“Karena tadi, mobil listrik itu akselerasinya bisa sangat cepat. Pokoknya beban berat ditambah akselerasi cepat,” tegas Fisa.

Sekadar informasi, Bridgestone telah meluncurkan produk teranyar mereka yakni Turanza 6, dapat digunakan buat mobil listrik. Ban itu diklaim merupakan pengembangan dari Turanza T005A.

“Ada beberapa faktor harus diperhatikan termasuk noise. Hal ini disebabkan karakter EV sangat senyap, sehingga suara asing sedikit saja bisa mengganggu,” kata Fisa dalam kesempatan berbeda.


Terkini

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun

Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz

mobil
BMW

BMW Catat Kenaikan Pemesanan di GIIAS 2026, iX3 Laku Keras

Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse