Farizon SV Resmi Meluncur, Siap Tantang Hiace
24 Januari 2026, 15:00 WIB
Mobil listrik atau EV tidak bisa pakai sembarang ban, ada kriteria tertentu perlu yang jadi perhatian
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – EV (Electric Vehicle) harus menggunakan ban yang sudah disesuaikan buat menopang kendaraan dan memaksimalkan berbagai keunggulan pada mobil listrik.
Perlu diketahui, bobot mobil listrik cenderung lebih berat akibat adanya komponen tambahan dengan ukuran besar yakni baterai.
Penggunaan ban tidak tepat pada mobil listrik dapat berdampak negatif, salah satunya adalah penggunaan energi pada mobil jadi tidak efisien. Oleh karena itu, pemilik EV perlu memperhatikan jenis ban pada kendaraan ramah lingkungannya.
PT Bridgestone Tire Indonesia selaku produsen ban di tanah air menetapkan setidaknya ada empat kriteria utama ban yang optimal dipakaikan ke mobil listrik.
“Pertama, ban harus bisa mengakomodir beban mobil listrik lebih berat, torsi instan dan akselerasi tinggi, harus silent dan tawarkan jarak jauh,” kata Fisa Rizqiano, Deputy Head of OE Sales Bridgestone Tire Indonesia di Karawang, Jawa Barat, Selasa (4/2).
Menurut Fisa, ada juga ban yang memang sudah dikhususkan untuk penggunaan mobil listrik. Kriteria atau cirinya tentu jauh lebih banyak dan memperhatikan kenyamanan.
“Struktur bannya berbeda. Ban EV secara desain dia punya load index tinggi karena (bobot mobil) berat, konstruksi kuat dan komponnya khusus,” lanjut Fisa.
Pada jenis ban mobil listrik di kelas premium, bahkan disematkan teknologi peredam suara ban. Biasanya berupa sponge atau busa, diletakkan di bagian dalam komponen tersebut.
Terakhir dia menegaskan akselerasi mobil listrik dibandingkan kendaraan konvensional. Ketika harus deselerasi, keausan ban jadi salah satu risiko yang perlu dihadapi.
Sehingga penting bagi pemilik mobil listrik untuk tidak sembarangan menggunakan ban pada mobil listrik. Supaya fitur-fitur penunjang kenyamanan perjalanan dan daya jelajah pada mobil tetap dapat berfungsi secara optimal.
“Karena tadi, mobil listrik itu akselerasinya bisa sangat cepat. Pokoknya beban berat ditambah akselerasi cepat,” tegas Fisa.
Sekadar informasi, Bridgestone telah meluncurkan produk teranyar mereka yakni Turanza 6, dapat digunakan buat mobil listrik. Ban itu diklaim merupakan pengembangan dari Turanza T005A.
“Ada beberapa faktor harus diperhatikan termasuk noise. Hal ini disebabkan karakter EV sangat senyap, sehingga suara asing sedikit saja bisa mengganggu,” kata Fisa dalam kesempatan berbeda.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Januari 2026, 15:00 WIB
24 Januari 2026, 13:00 WIB
24 Januari 2026, 09:00 WIB
23 Januari 2026, 10:00 WIB
23 Januari 2026, 08:08 WIB
Terkini
24 Januari 2026, 17:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
24 Januari 2026, 15:00 WIB
Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026
24 Januari 2026, 11:17 WIB
Yamaha Fazzio Hybrid tampil lebih segar di awal 2026 dengan diberikan warna maupun grafis baru di seluruh tipe
24 Januari 2026, 09:00 WIB
Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai
24 Januari 2026, 07:00 WIB
Pemesanan Honda Prelude sudah mulai dibuka pada 23 Januari, namun hanya tersedia di diler-diler tertentu
23 Januari 2026, 21:06 WIB
Demi memberikan wadah kepada para pencinta modifikasi di Indonesia, kick off IMX 2026 baru saja dimulai
23 Januari 2026, 19:00 WIB
Material bangunan BMW mengedepankan keberlanjutan, masih tetap dibalut konsep global yaitu Retail.Next