BYD Masuk Daftar Hitam Amerika Serikat, Jualan Masih Lancar
12 Juni 2026, 13:00 WIB
Mobil listrik, menurut Jaecoo masih tuai tren positif karena terbebas dari kebijakan ganjil genap di Jakarta
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Era elektrifikasi di Indonesia diramaikan berbagai produk baru dan harga kompetitif. Tidak hanya mobil listrik, pabrikan Cina seperti Jaecoo turut menghadirkan Plug-in Hybrid Electric Vehicle alias PHEV.
PHEV kembali populer berkat kehadiran merek Tiongkok. Sebelumnya, PHEV identik dengan harga mahal terkhusus ketika dijual oleh pabrikan Jepang.
Meskipun begitu, pihak Jaecoo meyakini mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) masih akan lebih diminati khususnya oleh konsumen Indonesia.
“Saya pikir BEV akan lebih populer di Jakarta karena regulasi yang berlaku,” kata Jim Ma, Business Unit Director Jaecoo Indonesia di Tangerang, belum lama ini.
Regulasi dimaksud adalah kebijakan ganjil genap selama hari kerja di Senin sampai Sabtu. Hanya mobil dengan pelat ganjil atau genap sesuai tanggal yang bisa melintas di jam tertentu.
Namun mobil listrik mendapatkan privilese yakni bisa melintas di kawasan ganjil genap tanpa harus kena tilang. Pelat nomornya pun dilengkapi lis biru sebagai pembeda dari kendaraan konvensional.
Keuntungan itu, menurut pihak Jaecoo masih jadi salah satu daya tarik mobil listrik untuk konsumen di area Jakarta.
“Tetapi jika dilihat secara internasional, BEV dan PHEV sudah lebih populer dari mobil bensin dan mobil hybrid,” ucap Jim.
Terlepas dari hal tersebut, Jaecoo berkomitmen untuk tetap menghadirkan lini elektrifikasi yang tidak terbatas pada mobil listrik saja tetapi juga PHEV.
Sehingga konsumen tetap disuguhkan pilihan lengkap, bisa dipilih sesuai kebutuhan mobilitas mereka.
Bicara soal target konsumen, dengan rentang harga mulai Rp 200 jutaan ke atas Jaecoo diklaim berhasil meraup banyak pembeli generasi muda.
“Pelanggan J5 EV kami sebenarnya orang yang sangat muda, umurnya sekitar 30 tahun sampai 40 tahun,” ucap Jim.
Jim mengungkapkan, konsumen di usia tersebut cenderung masih terbuka terhadap perubahan maupun hal baru seperti yang ditawarkan Jaecoo melalui J5 EV.
Sekadar informasi, Jaecoo J5 EV merupakan Sport Utility Vehicle (SUV) bertenaga listrik murni dengan banderol mulai dari Rp 299 jutaan.
Sejak peluncurannya, model ini telah dipesan sebanyak lebih dari 6.000 unit. Merek bagian dari Chery Group ini tengah berusaha mempercepat penyerahan unit ke tangan konsumen, sebab belum seluruhnya terkirim.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Juni 2026, 13:00 WIB
07 Juni 2026, 18:48 WIB
06 Juni 2026, 19:00 WIB
06 Juni 2026, 08:54 WIB
05 Juni 2026, 17:00 WIB
Terkini
14 Juni 2026, 20:00 WIB
BYD Dolphin PHEV merupakan salah satu strategi BYD menembus pasar Eropa, tawarkan alternatif EV yang menarik
14 Juni 2026, 18:27 WIB
Menurut Kawasaki, proses perancangan dan pengembangan Brusky 125 sepenuhnya dilakukan oleh Modenas Malaysia
13 Juni 2026, 21:35 WIB
Astra Honda Racing Team sukses di race pertama ARRC Motegi, Jepang dengan membawa dua podium via Herjun dan Irfan
13 Juni 2026, 20:27 WIB
Nama Hyundai Staria Hybrid telah terdaftar di laman Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026
13 Juni 2026, 18:28 WIB
Menurut Pindad, masalah yang terjadi pada mobil kepresidenan Prabowo terjadi pada awal-awal penggunaan
13 Juni 2026, 07:38 WIB
Ajang Daihatsu National SMK Skill Contest merupakan kompetisi untuk menyiapkan generasi mendatang tahan banting
12 Juni 2026, 23:51 WIB
BYD M6 DM akan bersaing di kelas MPV ramah lingkungan lain di Indonesia mengandalkan harga dan teknologinya
12 Juni 2026, 22:24 WIB
MPMX kembali menggelar program MPM Bisa untuk memberdayakan ekonomi penyandang disabilitas di Indonesia