Mobil Listrik dan Hybrid Jadi Andalan Warga Cina Hadapi Banjir
13 Juli 2026, 09:00 WIB
Jaecoo jadi satu-satunya manufaktur Cina yang meramaikan forum AIGIS 2025 besutan Kementerian Perindustrian
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sub merek Chery Group, Jaecoo menghadiri gelaran Annual Indonesia Green Industry Summit atau AIGIS 2025.
Sebagai informasi, AIGIS 2025 merupakan forum yang diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian dan melibatkan berbagai pihak untuk mendukung transformasi industri hijau serta berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, Jaecoo memperkenalkan lini kendaraan ramah lingkungan berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) sebagai alternatif mobil listrik.
Perlu diketahui, Jaecoo saat ini menawarkan mobil hybrid J7 SHS dan J8 SHS buat konsumen Tanah Air.
J8 dibekali penggerak semua roda yang diadopsi dari Range Rover dan diberi nama ARDIS (All-road Drive Intelligent System).
Teknologi ARDIS memungkinkan mobil mengatur besaran torsi disalurkan ke masing-masing roda sesuai kebutuhan dan medan jalan.
“Jadi mobil Jaecoo tidak hanya efisien, tetapi memberikan performa yang sangat maksimal,” kata Mohammad Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia di Jakarta, Jumat (22/08).
Hal ini menurutnya juga telah dibuktikan melalui pengetesan yang dilakukan oleh Jaecoo di Indonesia.
Saat itu J7 PHEV diuji menempuh perjalanan dari Jakarta ke Bali dengan jarak 1.377 kilometer dalam satu kali pengisian bahan bakar dan pengecasan baterai.
Dia mengungkapkan pihaknya mengapresiasi ajakan Kemenperin untuk menjadi mitra di AIGIS 2025 sebab menjadi kesempatan Jaecoo mensosialisasikan PHEV.
Bicara soal PHEV, perwakilan Jaecoo mengatakan bahwa teknologi tersebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menggunakan kendaraan ramah lingkungan tanpa mengkhawatirkan infrastruktur.
“Kita pasti masih meragukan Electric Vehicle (EV) saat perjalanan jauh. Memikirkan apakah range kita cukup, kapan harus mengecas, kata Ryan Ferdiean Tirto, Head of Product Jaecoo Indonesia dalam kesempatan sama.
Melalui PHEV, konsumen diberikan opsi buat mengisi tangki bahan bakar atau mengisi daya untuk menggunakan daya baterai.
Efisiensinya diklaim lebih baik sebab mobil tidak sepenuhnya mengandalkan mesin bakar tetapi juga baterai dan motor elektrik.
“Kami menawarkan teknologi yang kami sebut dengan SHS atau Super Hybrid System, bisa menjadi solusi berkendara. Range-nya sangat jauh sekitar 1.400 kilometer,” tegas Ryan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Juli 2026, 09:00 WIB
06 Juli 2026, 21:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
17 Juni 2026, 11:00 WIB
07 Juni 2026, 18:48 WIB
Terkini
14 Juli 2026, 21:43 WIB
Mayoritas konsumen ternyata memilih Jetour T1 i-DM alias varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
14 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi hari ini untuk melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara
14 Juli 2026, 06:00 WIB
Hari ini SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda, simak informasi lengkap dan persyaratannya
14 Juli 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih dipertahankan untuk mengurai kemacetan di Ibu Kota pada jam-jam sibuk
13 Juli 2026, 21:00 WIB
Honda Super One menjadi mobil listrik baru yang mencoba peruntungan di era elektrifikasi di pasar Indonesia
13 Juli 2026, 20:41 WIB
Persaingan papan atas klasemen sementara MotoGP 2026 memanas usai Ogura tampil kompetitif selama beberapa seri
13 Juli 2026, 18:43 WIB
Pameran otomotif terbesar di Indonesia, GIIAS 2026 dibuka untuk publik mulai 30 Juli sampai 9 Agustus 2026
13 Juli 2026, 13:00 WIB
Wuling Aira ev menjadi lini elektrifikasi pelengkap Air ev, incar konsumen dengan mobilitas di area perkotaan