Gaikindo Masih Tunggu Kepastian Insentif Mobil Hybrid
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
Jaecoo jadi satu-satunya manufaktur Cina yang meramaikan forum AIGIS 2025 besutan Kementerian Perindustrian
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sub merek Chery Group, Jaecoo menghadiri gelaran Annual Indonesia Green Industry Summit atau AIGIS 2025.
Sebagai informasi, AIGIS 2025 merupakan forum yang diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian dan melibatkan berbagai pihak untuk mendukung transformasi industri hijau serta berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, Jaecoo memperkenalkan lini kendaraan ramah lingkungan berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) sebagai alternatif mobil listrik.
Perlu diketahui, Jaecoo saat ini menawarkan mobil hybrid J7 SHS dan J8 SHS buat konsumen Tanah Air.
J8 dibekali penggerak semua roda yang diadopsi dari Range Rover dan diberi nama ARDIS (All-road Drive Intelligent System).
Teknologi ARDIS memungkinkan mobil mengatur besaran torsi disalurkan ke masing-masing roda sesuai kebutuhan dan medan jalan.
“Jadi mobil Jaecoo tidak hanya efisien, tetapi memberikan performa yang sangat maksimal,” kata Mohammad Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia di Jakarta, Jumat (22/08).
Hal ini menurutnya juga telah dibuktikan melalui pengetesan yang dilakukan oleh Jaecoo di Indonesia.
Saat itu J7 PHEV diuji menempuh perjalanan dari Jakarta ke Bali dengan jarak 1.377 kilometer dalam satu kali pengisian bahan bakar dan pengecasan baterai.
Dia mengungkapkan pihaknya mengapresiasi ajakan Kemenperin untuk menjadi mitra di AIGIS 2025 sebab menjadi kesempatan Jaecoo mensosialisasikan PHEV.
Bicara soal PHEV, perwakilan Jaecoo mengatakan bahwa teknologi tersebut menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menggunakan kendaraan ramah lingkungan tanpa mengkhawatirkan infrastruktur.
“Kita pasti masih meragukan Electric Vehicle (EV) saat perjalanan jauh. Memikirkan apakah range kita cukup, kapan harus mengecas, kata Ryan Ferdiean Tirto, Head of Product Jaecoo Indonesia dalam kesempatan sama.
Melalui PHEV, konsumen diberikan opsi buat mengisi tangki bahan bakar atau mengisi daya untuk menggunakan daya baterai.
Efisiensinya diklaim lebih baik sebab mobil tidak sepenuhnya mengandalkan mesin bakar tetapi juga baterai dan motor elektrik.
“Kami menawarkan teknologi yang kami sebut dengan SHS atau Super Hybrid System, bisa menjadi solusi berkendara. Range-nya sangat jauh sekitar 1.400 kilometer,” tegas Ryan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
04 Agustus 2026, 09:00 WIB
01 Agustus 2026, 08:00 WIB
01 Agustus 2026, 06:00 WIB
Terkini
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
Marco Bezzecchi kini sukses menempatkan diri di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 209 poin
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
DFSK menggandeng EVSafe Indonesia untuk melakukan edukasi keamanan teknologi PHEV kepada para konsumennya
10 Agustus 2026, 19:10 WIB
Garda Oto terus melakukan inovasi dalam hal pelayanan yang berimbas pada loyalnya para pelanggan mereka
10 Agustus 2026, 16:22 WIB
Kolaborasi Motul dan Von Dutch diramaikan komunitas sepeda motor bergaya otentik dan klasik yang berkelas
10 Agustus 2026, 12:01 WIB
UD Trucks kembali menggelar ajang kompetensi para pengemudi truck berskala nasional EMC 2026 beberapa waktu lalu
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
Meskipun penjualannya sudah terbilang baik, Gaikindo menilai insentif mobil hybrid masih tetap diperlukan
10 Agustus 2026, 08:31 WIB
DFSK E5 Plus Punya Tawaran Fitur dan Teknologi Yang Lengkap dan Siap Tantang SUV PHEV Sekelasnya di Tanah Air
10 Agustus 2026, 06:37 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas dari kepolisian yang dapat dimanfaatkan masyarakat hari ini