Kendaraan Komersial Isuzu Mendominasi di Berbagai Segmen
10 Desember 2025, 16:00 WIB
Turut hadir meramaikan pameran otomotif GJAW 2023, Isuzu serahkan 67 unit D-Max secara simbolis ke konsumen
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – PT IAMI (Isuzu Astra Motor Indonesia) hadir meramaikan pameran GJAW 2023 yang resmi dibuka hari ini, Jumat (10/03). Pada kesempatan tersebut Isuzu serahkan 67 unit D-Max Double Cabin kepada PT Petroflexx Prima Daya.
Handover ceremony ini diwakilkan oleh Nuriman Adil, Komisaris PT Petroflexx Prima Daya. Penyerahan simbolis ini menjadi salah satu bentuk apresiasi Isuzu kepada rekanan dalam perjalanan Isuzu Partner.
Di booth, Isuzu membawa beberapa unit kendaraannya untuk dipamerkan yakni Traga, all new D-Max DC Double Cabin serta all new D-Max Single Cabin.
Ernando Demily, President Director PT IAMI berharap ajang ini bisa membantu meningkatkan performa Isuzu di tahun baru.
Saat ini industri komoditas seperti batu bara dan CPO (crude palm oil) tengah mengalami tren positif. Ditambah lagi pestanya sektor logistik sebagai dampak disrupsi e-commerce, mencatatkan nilai transaksi hingga US$5 juta dan diprediksi terus meningkat di 2025.
“Hal-hal tersebut menjadi faktor bertumbuhnya penjualan kendaraan niaga. IAMI selaku manufaktur kendaraan Isuzu terus berusaha menangkap peluang di tengah tantangan,” ucap Ernando di JCC Senayan, Jumat.
Untuk meningkatkan peluang pihaknya berkolaborasi dengan ekosistem lain, mulai dari supplier karoseri, leasing hingga diler.
Hingga saat ini Isuzu berhasil mencapai performa fantastis dan mencatat angka penjualan retail tertinggi sepanjang sejarah Isuzu di 2022 yakni 33.715 unit dan produksi 44.694 unit.
Ernando memaparkan bahwa di 2008 Isuzu telah memutuskan untuk mengalihkan fokus dari kendaraan penumpang ke niaga. Banyak tantangan yang dihadapi namun pihaknya terus berusaha memenuhi kebutuhan konsumen.
Khususnya pasca pandemi IAMI menerapkan prinsip cautious and optimistic, mengingat adanya prediksi resesi yang bakal terjadi tahun ini.
Isuzu juga telah berhasil melakukan transisi dari standar emisi Euro 2 ke Euro 4 untuk kendaraan produksinya. Adopsi teknologi dari Jepang juga diterapkan pada Isuzu Giga, Traga hingga Elf.
“Pengalaman dalam menggunakan teknologi mesin common rail dan pengalaman aftersales Isuzu selama lebih dari 10 tahun membuat kami dapat melakukan transisi dengan mulus,” tegasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Desember 2025, 16:00 WIB
13 November 2025, 18:00 WIB
05 November 2025, 14:27 WIB
04 November 2025, 16:35 WIB
04 November 2025, 11:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara