Ini Prosedur Penggunaan SPKLU Shell di Pacific Place Mall

Resmi beroperasi mulai Kamis (19/1), berikut ini prosedur penggunaan SPKLU Shell di Pacific Place Mall

Ini Prosedur Penggunaan SPKLU Shell di Pacific Place Mall
Serafina Ophelia

TRENOTO – Shell Indonesia berkomitmen untuk membantu melengkapi infrastruktur kendaraan listrik di Tanah Air. Sebagai salah satu bentuk partisipasinya SPKLU Shell pertama di luar SPBU yakni di Pacific Place Mall, Kamis (19/1).

Ada tiga stasiun pengisian tersedia di area parkir P2 mall tersebut. Masing-masing stasiun bisa digunakan untuk dua kendaraan dengan daya tiap nozzle 11 kWh.

Dian Kusumadewi, VP Marketing Shell Mobility memaparkan bahwa dayanya dibatasi pada 11 kWh karena kendaraan di mall pastinya ditinggal untuk waktu lebih lama. Ini membedakannya dengan SPKLU Shell yang terintegrasi dengan SPBU.

Photo : TrenOto

“Di SPBU kita paham kebutuhan waktu terbatas saja. Maka kami menyediakan fasilitas fast charging 50 kWh, dari 0 – 80 persen bisa dalam waktu singkat,” ucap Dian di acara peluncuran SPKLU Shell, Jakarta.

Ada perbedaan biaya juga di antara kedua SPKLU. Untuk yang diletakkan di SPBU harganya adalah 85.000 berupa paket ‘Daily To Go’, di mana pelanggan juga disediakan tempat yang nyaman untuk menunggu.

Bagi pengunjung yang ingin menggunakan Shell Recharge bisa langsung menuju parkir P2. Meski bersifat self service konsumen tetap akan diarahkan oleh petugas untuk mengakses area charging.

Baca juga: SPKLU Shell Indonesia Hadir di 3 Lokasi, Tarifnya Segini

Prosedur penggunaan SPKLU Shell cukup mudah. Setelah memasuki area, pelanggan bisa langsung melakukan pengisian daya dengan tarif Rp35.000 per jam. Untuk saat ini masih belum ada batasan waktu yang ditentukan jika ingin mengisi daya menggunakan SPKLU tersebut.

“Fasilitas ini bentuknya self service valet dengan EV (Electric Vehicle) charging. Rp35.000 per jam sudah bisa isi selama mungkin,” jelas Markus C. Barata, VP Marketing PT Pacific Place Jakarta.

Jam operasionalnya mengikuti mall. Area dibuka pukul 10.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB.

Untuk diketahui biaya pengisian daya menggunakan Shell Recharge belum termasuk biaya parkir. Sehingga pada waktu melakukan pembayaran harganya merupakan total dari uang parkir dan biaya penggunaan SPKLU.

Photo : TrenOto

Ke depannya Shell berencana untuk terus mengikuti perkembangan kendaraan listrik dan mendukung dengan mendirikan lebih banyak SPKLU di destinasi tujuan.

Sebelumnya sudah ada tiga titik SPKLU yang terintegrasi dengan SPBU Shell. Lokasinya adalah di Pluit Selatan, Antasari dan ruas tol Jagorawi.


Terkini

mobil
Mazda CX-6e

Prediksi EV Baru Mazda, Bakal Pakai Basis Changan Deepal S05

Mazda masih akan menggunakan sejumlah model mobil listrik Changan sebagai basis, Deepal S05 jadi kandidat

mobil
Denza B5

Danza Resmi Jadi Nama Baru Denza di Indonesia

Diyakini kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, BYD mengumumkan pergantian nama Denza jadi Danza

motor
Honda CRF1100L Africa Twin

Honda CRF1100L Africa Twin Jadi Makin Garang, Siap Diajak Touring

AHM baru saja memberikan opsi warna maupun grafis baru pada moge mereka, yakni Honda CRF1100L Africa Twin

news
SIM Keliling Bandung

2 Oktober 2026 SIM Keliling Bandung Bisa Ditemukan di MCD

SIM keliling Bandung merupakan salah satu fasilitas untuk memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 02 Oktober 2026, Dibantu ETLE

Setelah dievaluasi, kebijakan Ganjil Genap Jakarta terbukti mampu mengatur arus lalu lintas di Ibu Kota

news
SIM Keliling Jakarta

LokasI SIM Keliling Jakarta Jelang Akhir Pekan 2 Oktober 2026

SIM keliling Jakarta di akhir pekan beroperasi di lima lokasi terbatas, layani perpanjangan masa berlaku kartu

news
Transjakarta

Tarif Transjakarta Bakal Alami Penyesuaian, Efektif Tahun Depan

Belum diumumkan besarannya, namun tarif Transjakarta serta Transjabodetabek dipastikan naik mulai 2027

mobil
Suzuki

Suzuki Siapkan Teknologi REEV Light, Modal di Era Elektrifikasi

Teknologi REEV Light jadi terobosan Suzuki hadapi persaingan sengit dengan merek Cina di era elektrifikasi