Prediksi EV Baru Mazda, Bakal Pakai Basis Changan Deepal S05

Mazda masih akan menggunakan sejumlah model mobil listrik Changan sebagai basis, Deepal S05 jadi kandidat

Prediksi EV Baru Mazda, Bakal Pakai Basis Changan Deepal S05
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Mazda memiliki sejumlah model mobil listrik yang menggunakan basis milik pabrikan Tiongkok, Changan. Kolaborasi itu bakal dilanjutkan dalam jangka waktu panjang.

Perlu diketahui, di Indonesia sudah ada satu model dihadirkan yaitu Mazda 6e Fastback, debut di ajang GIIAS 2026. Mazda 6e Fastback menggunakan Changan Deepal L07 sebagai basis.

Kerja sama antara keduanya di Cina menjadi salah satu cara Mazda bersaing di tengah sengitnya persaingan kendaraan elektrifikasi.

Seiring berjalannya waktu, konsumen juga diklaim semakin tertarik menjadikan EV sebagai opsi kendaraan hemat biaya.

Changan Deepal S05
Photo: KatadataOTO

Oleh karena itu kemitraan Mazda dan Changan masih menyisakan banyak ruang untuk pengembangan model-model baru di masa mendatang, memenuhi kebutuhan konsumen yang kian berkembang.

“Partnership Mazda dengan Changan Automotive di Nanjing sangatlah kuat. Kami sudah mulai berdiskusi soal peluang-peluang lain,” kata Vinesh Bhindi, Managing Director Mazda Australia dikutip dari Carscoops, Jumat (02/10).

Meskipun ia enggan merinci potensi model Changan lain yang bakal disulap jadi mobil Mazda, salah satu kemungkinannya adalah Changan Deepal S05.

Deepal S05 di Indonesia sudah dijual dalam dua pilihan powertrain yakni EV dan REEV. Versi Mazda bisa dijual kompetitif, apabila dibandingkan mobil listrik Mazda lain saat ini.

Tetap Pertahankan DNA Mazda

Meskipun menggunakan basis model-model Changan, disebutkan bahwa Mazda membangun lini kendaraannya di pabrik berbeda.

Kemudian dalam prosesnya, Mazda melibatkan banyak tim insinyur mereka yang berasal dari Jepang dan Eropa selama pengembangan produk.

Hasilnya ada perbedaan karakter yang signifikan antara model buatan Changan dengan yang dipasarkan oleh Mazda di pasar Tiongkok maupun global.

Mazda CX-5
Photo: KatadataOTO

Respons konsumen terhadap model Mazda dengan DNA Changan juga terbilang positif. Sehingga kerja sama dan pengembangan model baru di masa mendatang diyakini jadi strategi yang tepat buat bersaing.

Sebelumnya, mobil listrik andalan Mazda ialah MX-30. Hanya saja jarak tempuhnya terbilang sangat terbatas yakni 200 kilometer, sementara banderolnya di Indonesia tembus Rp 800 jutaan.

Sebagai perbandingan, Mazda 6e Fastback di dalam negeri punya daya jelajah 560 kilometer dan dijual mulai dari Rp 850 jutaan.


Terkini

mobil
Denza B5

Danza Resmi Jadi Nama Baru Denza di Indonesia

Diyakini kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, BYD mengumumkan pergantian nama Denza jadi Danza

motor
Honda CRF1100L Africa Twin

Honda CRF1100L Africa Twin Jadi Makin Garang, Siap Diajak Touring

AHM baru saja memberikan opsi warna maupun grafis baru pada moge mereka, yakni Honda CRF1100L Africa Twin

news
SIM Keliling Bandung

2 Oktober 2026 SIM Keliling Bandung Bisa Ditemukan di MCD

SIM keliling Bandung merupakan salah satu fasilitas untuk memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 02 Oktober 2026, Dibantu ETLE

Setelah dievaluasi, kebijakan Ganjil Genap Jakarta terbukti mampu mengatur arus lalu lintas di Ibu Kota

news
SIM Keliling Jakarta

LokasI SIM Keliling Jakarta Jelang Akhir Pekan 2 Oktober 2026

SIM keliling Jakarta di akhir pekan beroperasi di lima lokasi terbatas, layani perpanjangan masa berlaku kartu

news
Transjakarta

Tarif Transjakarta Bakal Alami Penyesuaian, Efektif Tahun Depan

Belum diumumkan besarannya, namun tarif Transjakarta serta Transjabodetabek dipastikan naik mulai 2027

mobil
Suzuki

Suzuki Siapkan Teknologi REEV Light, Modal di Era Elektrifikasi

Teknologi REEV Light jadi terobosan Suzuki hadapi persaingan sengit dengan merek Cina di era elektrifikasi

news
AiMOGA

AiMOGA Chery Group Juara di Global Brain Computer Interface

AiMOGA Robotics dari Chery Group terus kembangkan teknologi robotika yang bisa membantu tugas manusia