Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo mengungkapkan ada sejumlah faktor yang akhirnya membuat mereka merevisi target penjualan mobil
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) baru saja membuat keputusan. Mereka menurunkan target penjualan mobil di 2024.
Dari semula satu juta unit, kini direvisi menjadi 850 ribu unit saja. Hal itu dibuat setelah mempertimbangkan berbagai faktor.
“Otomotif lagi kontraksi, pertama yang membuat hal tersebut terjadi adalah adanya agenda politik cukup besar,” ucap Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo di GIIAS Semarang 2024.
Nangoi menjelaskan bahwa banyak masyarakat menunda pembelian kendaraan. Apalagi jika situasi tidak stabil.
Jadi penjualan mobil terpukul cukup dalam selama beberapa waktu. Tak heran jika pasar otomotif kurang bergairah.
“Kedua adalah Interested Rate di awal tahun naiknya tinggi sekali,” Nangoi melanjutkan.
Ia menilai kondisi tersebut cukup memberatkan. Mengingat 90 persen penjualan mobil di Tanah Air melalui perusahaan pembiayaan.
Lalu Nangoi menuturkan bahwa pelemahan ekonomi di Indonesia turut membawa peran besar dalam revisi target Gaikindo.
Kemudian angka penjualan yang kembali anjlok di September 2024. Membuat mereka memutuskan guna mengubah target telah ditentukan sebelumnya.
“Perhitungan saya sampai dengan September serta tiga bulan ke depan bisa berapa. Perasaan saya di 850 ribu unit,” tegas Nangoi.
Patut diketahui, di bulan lalu hanya ada 72.667 kendaraan roda empat yang dikirim dari pabrik ke diler alias Wholesales.
Jika dibandingkan dengan Agustus 2024 turun sekitar 4,8 persen. Sebab satu bulan sebelumnya mencatatkan 76.304 unit.
Sedangakan untuk Retail Sales juga tidak jauh berbeda. Di September 2024 berhenti di 72.366 unit saja, anjlok sekitar 5,8 persen dari Agustus yang 76.808 unit.
Sementara itu bila diakumulasi penjualan mobil di Indonesia sejak Januari sampai September 2024 menunjukan tren negatif.
Hanya mampu membukukan 633.213 unit saja secara Wholesales. Minus 16,2 persen bila dibandingkan dengan periode serupa di 2023 atau Yoy (Year on Year).
Sebab di tahun lalu mencapai 755.778 unit. Jika dilihat merosot cukup dalam di 2024.
Apalagi Retail Sales turun 11.9 persen dari 746.246 menjadi tersisa 657.223 unit sepanjang Januari-September 2024.
Maka tidak heran bila Gaikindo memutuskan untuk merevisi target penjualan mobil dari semula satu juta unit menjadi 850 ribu saja.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
28 Juni 2026, 09:00 WIB
19 Juni 2026, 17:00 WIB
17 Juni 2026, 11:00 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
Terkini
09 Juli 2026, 21:00 WIB
PT AHM baru-baru ini menghadirkan pilihan warna baru untuk Honda Rebel 1100, harga mulai Rp 400 jutaan
09 Juli 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik VinFast VF 2 hadir meramaikan persaingan pasar EV mungil, harga mulai dari Rp 120 jutaan
09 Juli 2026, 19:20 WIB
Honda melengkapi lini elektrifikasinya dengan kehadiran WN7, motor listrik versi produksi dari EV Fun Concept
09 Juli 2026, 13:00 WIB
Ducati memastikan aktivitas tim balap MotoGP mereka tidak terganggu karena sudah mampu berdiri sendiri
09 Juli 2026, 11:00 WIB
Chery Sales Indonesia telah melakukan peyelidikan terkait peristiwa terbakarnya Tiggo Cross CSH di Bandung
09 Juli 2026, 09:00 WIB
Changan Indonesia tengah fokus untuk memperkenalkan sejumlah keunggulan Deepal S05 kepada masyarakat luas
09 Juli 2026, 07:00 WIB
Geely Galaxy TT hadir dengan tampilan identik sedan performa tinggi Xiaomi SU7, ini bocoran spesifikasinya
09 Juli 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta akan memberikan sedikit kelonggaran pada waktu-waktu tertentu di jalan protokol