Gaikindo Godok Aturan Baru untuk Tertibkan Peredaran Truk Cina
27 Desember 2025, 11:00 WIB
Gaikindo mengungkapkan ada sejumlah faktor yang akhirnya membuat mereka merevisi target penjualan mobil
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) baru saja membuat keputusan. Mereka menurunkan target penjualan mobil di 2024.
Dari semula satu juta unit, kini direvisi menjadi 850 ribu unit saja. Hal itu dibuat setelah mempertimbangkan berbagai faktor.
“Otomotif lagi kontraksi, pertama yang membuat hal tersebut terjadi adalah adanya agenda politik cukup besar,” ucap Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo di GIIAS Semarang 2024.
Nangoi menjelaskan bahwa banyak masyarakat menunda pembelian kendaraan. Apalagi jika situasi tidak stabil.
Jadi penjualan mobil terpukul cukup dalam selama beberapa waktu. Tak heran jika pasar otomotif kurang bergairah.
“Kedua adalah Interested Rate di awal tahun naiknya tinggi sekali,” Nangoi melanjutkan.
Ia menilai kondisi tersebut cukup memberatkan. Mengingat 90 persen penjualan mobil di Tanah Air melalui perusahaan pembiayaan.
Lalu Nangoi menuturkan bahwa pelemahan ekonomi di Indonesia turut membawa peran besar dalam revisi target Gaikindo.
Kemudian angka penjualan yang kembali anjlok di September 2024. Membuat mereka memutuskan guna mengubah target telah ditentukan sebelumnya.
“Perhitungan saya sampai dengan September serta tiga bulan ke depan bisa berapa. Perasaan saya di 850 ribu unit,” tegas Nangoi.
Patut diketahui, di bulan lalu hanya ada 72.667 kendaraan roda empat yang dikirim dari pabrik ke diler alias Wholesales.
Jika dibandingkan dengan Agustus 2024 turun sekitar 4,8 persen. Sebab satu bulan sebelumnya mencatatkan 76.304 unit.
Sedangakan untuk Retail Sales juga tidak jauh berbeda. Di September 2024 berhenti di 72.366 unit saja, anjlok sekitar 5,8 persen dari Agustus yang 76.808 unit.
Sementara itu bila diakumulasi penjualan mobil di Indonesia sejak Januari sampai September 2024 menunjukan tren negatif.
Hanya mampu membukukan 633.213 unit saja secara Wholesales. Minus 16,2 persen bila dibandingkan dengan periode serupa di 2023 atau Yoy (Year on Year).
Sebab di tahun lalu mencapai 755.778 unit. Jika dilihat merosot cukup dalam di 2024.
Apalagi Retail Sales turun 11.9 persen dari 746.246 menjadi tersisa 657.223 unit sepanjang Januari-September 2024.
Maka tidak heran bila Gaikindo memutuskan untuk merevisi target penjualan mobil dari semula satu juta unit menjadi 850 ribu saja.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Desember 2025, 11:00 WIB
26 Desember 2025, 11:00 WIB
24 Desember 2025, 11:00 WIB
23 Desember 2025, 09:00 WIB
21 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 11:00 WIB
Kinerja pasar motor baru di Indonesia pada 2025 terbilang cukup stabil meski banyak rintangan menghadang
31 Desember 2025, 10:00 WIB
Pemerintah dinilai perlu lebih mempertegas aturan soal TKDN EV penerima insentif mobil listrik impor
31 Desember 2025, 09:00 WIB
Dinas Perhubungan telah menyiapkan kantong parkir Car Free Night untuk memudahkan masyarakat yang bawa kendaraan
31 Desember 2025, 08:00 WIB
Dinas Perhubungan bakal rekayasa lalu lintas di TMII dan Ragunan untuk hindari kepadatan di malam tahun baru
31 Desember 2025, 07:00 WIB
Koleksi motor mantan atlet dan buron FBI jadi perhatian, banyak unit bersejarah dari Moto2 sampai MotoGP
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Di penghujung tahun perpanjangan masa berlaku kartu bisa dimanfaatkan di SIM keliling Jakarta hari ini
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta terakhir di tahun ini tetap dilangsungkan dengan ketat untuk atasi kemacetan lalu lintas
31 Desember 2025, 06:00 WIB
Memasuki libur tahun baru 2026, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan demi memfasilitasi kebutuhan pengendara