Pertimbangan Gaikindo Pertahankan GIIAS 2026 di ICE BSD
20 Februari 2026, 10:00 WIB
Gaikindo mengungkapkan ada sejumlah faktor yang akhirnya membuat mereka merevisi target penjualan mobil
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) baru saja membuat keputusan. Mereka menurunkan target penjualan mobil di 2024.
Dari semula satu juta unit, kini direvisi menjadi 850 ribu unit saja. Hal itu dibuat setelah mempertimbangkan berbagai faktor.
“Otomotif lagi kontraksi, pertama yang membuat hal tersebut terjadi adalah adanya agenda politik cukup besar,” ucap Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo di GIIAS Semarang 2024.
Nangoi menjelaskan bahwa banyak masyarakat menunda pembelian kendaraan. Apalagi jika situasi tidak stabil.
Jadi penjualan mobil terpukul cukup dalam selama beberapa waktu. Tak heran jika pasar otomotif kurang bergairah.
“Kedua adalah Interested Rate di awal tahun naiknya tinggi sekali,” Nangoi melanjutkan.
Ia menilai kondisi tersebut cukup memberatkan. Mengingat 90 persen penjualan mobil di Tanah Air melalui perusahaan pembiayaan.
Lalu Nangoi menuturkan bahwa pelemahan ekonomi di Indonesia turut membawa peran besar dalam revisi target Gaikindo.
Kemudian angka penjualan yang kembali anjlok di September 2024. Membuat mereka memutuskan guna mengubah target telah ditentukan sebelumnya.
“Perhitungan saya sampai dengan September serta tiga bulan ke depan bisa berapa. Perasaan saya di 850 ribu unit,” tegas Nangoi.
Patut diketahui, di bulan lalu hanya ada 72.667 kendaraan roda empat yang dikirim dari pabrik ke diler alias Wholesales.
Jika dibandingkan dengan Agustus 2024 turun sekitar 4,8 persen. Sebab satu bulan sebelumnya mencatatkan 76.304 unit.
Sedangakan untuk Retail Sales juga tidak jauh berbeda. Di September 2024 berhenti di 72.366 unit saja, anjlok sekitar 5,8 persen dari Agustus yang 76.808 unit.
Sementara itu bila diakumulasi penjualan mobil di Indonesia sejak Januari sampai September 2024 menunjukan tren negatif.
Hanya mampu membukukan 633.213 unit saja secara Wholesales. Minus 16,2 persen bila dibandingkan dengan periode serupa di 2023 atau Yoy (Year on Year).
Sebab di tahun lalu mencapai 755.778 unit. Jika dilihat merosot cukup dalam di 2024.
Apalagi Retail Sales turun 11.9 persen dari 746.246 menjadi tersisa 657.223 unit sepanjang Januari-September 2024.
Maka tidak heran bila Gaikindo memutuskan untuk merevisi target penjualan mobil dari semula satu juta unit menjadi 850 ribu saja.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Februari 2026, 10:00 WIB
20 Februari 2026, 08:00 WIB
19 Februari 2026, 12:00 WIB
19 Februari 2026, 11:00 WIB
19 Februari 2026, 10:00 WIB
Terkini
20 Februari 2026, 16:00 WIB
DPR RI meminta Menhub untuk membuat kebijakan pelarangan mudik menggunakan sepeda motor di Lebaran 2026
20 Februari 2026, 15:00 WIB
Mengawali 2026, penjualan mobil mewah tampak mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu
20 Februari 2026, 14:00 WIB
Ganjil genap Puncak tetap diterapkan oleh kepolisian secara ketat meski sudah memasuki bulan Ramadan
20 Februari 2026, 13:00 WIB
Alih-alih E9 PHEV, GAC Aion beri sinyal akan menghadirkan E8 Hybrid lebih dulu untuk konsumen Indonesia
20 Februari 2026, 12:00 WIB
Penjualan Honda Januari 2026 mendapat tekanan hingga terkoreksi hingga ribuan unit dibanding bulan sebelumnya
20 Februari 2026, 11:00 WIB
Meski baru melakukan debut di Tanah Air, iCar raih 300 SPK di IIMS 2026 yang baru saja rampung beberapa waktu lalu
20 Februari 2026, 10:00 WIB
Belum lama ini Gaikindo mengumumkan bahwa pameran tahunan GIIAS 2026 tidak jadi dipindahkan ke kawasan PIK
20 Februari 2026, 09:00 WIB
Sejumlah strategi dipersiapkan untuk mengarungi 2026 oleh Mitsubishi Fuso di segmen kendaraan niaga ringan