Cicido Hadirkan Aksesoris untuk Tingkatkan Kenyamanan Berkendara
13 Desember 2025, 11:00 WIB
Jepang memiliki versi LCGC-nya sendiri yang banyak digunakan termasuk di area perkotaan yakni kei car
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Jepang merupakan rumah dari beberapa merek otomotif ternama yang sudah berkiprah di Indonesia. Misalnya Toyota, Suzuki serta Honda.
Di Negeri Sakura terkhusus kota Tokyo, ada model-model yang sudah familiar terlihat lalu lalang di Indonesia, mengingat Jepang juga pakai mobil berkonfigurasi setir kanan.
Namun di sana, kehadiran mobil-mobil berukuran mungil dengan layout tempat duduk lima penumpang cukup menarik perhatian.
Sekilas, tampilannya terlihat seperti Multi Purpose Vehicle (MPV) pintu geser tetapi berdimensi jauh lebih kecil.
Kendaraan tersebut, di Jepang masuk ke dalam kategori kei car. Berbeda dari kebanyakan mobil yang kita kenal di dalam negeri, kei car punya ukuran dan kapasitas mesin kecil di bawah 1.000 cc.
Meskipun terlihat asing, produsen penyedia mobil-mobil tersebut merupakan merek Jepang termasuk Toyota.
“Kecil, lalu hemat energi. Lalu Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kei car berbeda,” kata Feri, pemandu wisata di Jepang kepada KatadataOTO, belum lama ini.
Nominal pajaknya berada di bawah rata-rata kendaraan penumpang lain. Kemudian pelat nomor kei car punya warna berbeda, yakni kuning.
Kapasitas jantung pacu di bawah 1.000 cc membuat kei car cocok digunakan masyarakat Jepang untuk mobilitas di area perkotaan.
Ditambah lagi dimensinya kompak, memudahkan pengemudi untuk mencari lokasi parkir di tengah kepadatan kota.
“Kalau di pedesaan lebih banyak lagi, karena stasiun (kereta) di sana sedikit. Mau ke mana-mana sulit,” lanjut Feri.
Tampaknya, masyarakat Jepang lebih suka bepergian menggunakan mobil pribadi. Sedangkan di kota, pekerja umumnya memanfaatkan transportasi umum kereta.
Oleh karena itu bukan jadi hal aneh melihat kei car banyak melintas di area pinggir kota alih-alih motor.
Meskipun mayoritas punya ciri khas berbentuk mengotak dan tidak jauh berbeda satu merek dengan lainnya, kei car dinilai fungsional sehingga tetap menjadi salah satu preferensi utama masyarakat.
Manufaktur Jepang di Indonesia tidak menjual kei car karena beberapa alasan seperti perbedaan kebutuhan kemudian selera desain.
Sport Utility Vehicle (SUV) dan MPV berkapasitas tujuh penumpang tetap menjadi pilihan utama.
Sedangkan mobil kecil seperti low cost green car (LCGC) jadi opsi buat first car buyer, namun tampilannya sporti dan lebih besar dibandingkan kei car.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Desember 2025, 11:00 WIB
13 Desember 2025, 07:00 WIB
10 Desember 2025, 09:00 WIB
09 Desember 2025, 11:01 WIB
08 Desember 2025, 17:00 WIB
Terkini
14 Desember 2025, 13:00 WIB
Sebanyak 60 persen konsumen beli kendaraan secara kredit, BYD akan permudah lewat perusahaan leasing mandiri
14 Desember 2025, 11:00 WIB
BYD telah menerima masukan dari pemerintah Indonesia terkait pembangunan pabrik mereka di Subang, Jawa Barat
14 Desember 2025, 09:00 WIB
Di Vietnam Mitsubishi Destinator dibanderol mulai 780 juta VND atau setara Rp 493,9 jutaan untuk tipe terendah
13 Desember 2025, 22:00 WIB
Mitsubishi Fuso berharap pemerintah turun tangan untuk memperbaiki situasi pasar kendaraan niaga di Indonesia
13 Desember 2025, 21:00 WIB
Mobil rakyat memiliki konsep yang serupa dengan AMMDes, membantu mobilitas dan logistik masyarakat desa
13 Desember 2025, 20:00 WIB
Mobil rakyat dari PT Pindad bakal bertenaga listrik, harganya kompetitif guna menjangkau masyarakat pedesaan
13 Desember 2025, 19:00 WIB
Menurut data Gaikindo, pasar mobil LCGC mengalami penurunan sampai 0,7 persen sepanjang November 2025
13 Desember 2025, 18:07 WIB
Kemenhub menghadirkan angkutan motor gratis selama libur Nataru demi memudahkan perjalanan masyarakat