Peluang LCGC Bangkit Setelah Insentif Mobil Listrik Berakhir
05 Februari 2026, 08:00 WIB
Jepang memiliki versi LCGC-nya sendiri yang banyak digunakan termasuk di area perkotaan yakni kei car
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Jepang merupakan rumah dari beberapa merek otomotif ternama yang sudah berkiprah di Indonesia. Misalnya Toyota, Suzuki serta Honda.
Di Negeri Sakura terkhusus kota Tokyo, ada model-model yang sudah familiar terlihat lalu lalang di Indonesia, mengingat Jepang juga pakai mobil berkonfigurasi setir kanan.
Namun di sana, kehadiran mobil-mobil berukuran mungil dengan layout tempat duduk lima penumpang cukup menarik perhatian.
Sekilas, tampilannya terlihat seperti Multi Purpose Vehicle (MPV) pintu geser tetapi berdimensi jauh lebih kecil.
Kendaraan tersebut, di Jepang masuk ke dalam kategori kei car. Berbeda dari kebanyakan mobil yang kita kenal di dalam negeri, kei car punya ukuran dan kapasitas mesin kecil di bawah 1.000 cc.
Meskipun terlihat asing, produsen penyedia mobil-mobil tersebut merupakan merek Jepang termasuk Toyota.
“Kecil, lalu hemat energi. Lalu Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kei car berbeda,” kata Feri, pemandu wisata di Jepang kepada KatadataOTO, belum lama ini.
Nominal pajaknya berada di bawah rata-rata kendaraan penumpang lain. Kemudian pelat nomor kei car punya warna berbeda, yakni kuning.
Kapasitas jantung pacu di bawah 1.000 cc membuat kei car cocok digunakan masyarakat Jepang untuk mobilitas di area perkotaan.
Ditambah lagi dimensinya kompak, memudahkan pengemudi untuk mencari lokasi parkir di tengah kepadatan kota.
“Kalau di pedesaan lebih banyak lagi, karena stasiun (kereta) di sana sedikit. Mau ke mana-mana sulit,” lanjut Feri.
Tampaknya, masyarakat Jepang lebih suka bepergian menggunakan mobil pribadi. Sedangkan di kota, pekerja umumnya memanfaatkan transportasi umum kereta.
Oleh karena itu bukan jadi hal aneh melihat kei car banyak melintas di area pinggir kota alih-alih motor.
Meskipun mayoritas punya ciri khas berbentuk mengotak dan tidak jauh berbeda satu merek dengan lainnya, kei car dinilai fungsional sehingga tetap menjadi salah satu preferensi utama masyarakat.
Manufaktur Jepang di Indonesia tidak menjual kei car karena beberapa alasan seperti perbedaan kebutuhan kemudian selera desain.
Sport Utility Vehicle (SUV) dan MPV berkapasitas tujuh penumpang tetap menjadi pilihan utama.
Sedangkan mobil kecil seperti low cost green car (LCGC) jadi opsi buat first car buyer, namun tampilannya sporti dan lebih besar dibandingkan kei car.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Februari 2026, 08:00 WIB
04 Februari 2026, 14:00 WIB
03 Februari 2026, 21:00 WIB
02 Februari 2026, 12:00 WIB
29 Januari 2026, 12:00 WIB
Terkini
07 Februari 2026, 16:24 WIB
Zeekr kembali mengaspal di Indonesia, jenama asal Cina ini langsung memboyong dua mobil dalam gelaran IIMS 2026
07 Februari 2026, 15:00 WIB
Tekiro kembali meramaikan ajang IIMS 2026 dengan memboyong berbagai produk unggulan hingga promo terbaik
07 Februari 2026, 14:00 WIB
Hyundai berharap ada peningkatan animo di IIMS 2026, sehingga bisa menjual lebih banyak mobil baru mereka
07 Februari 2026, 13:00 WIB
Meski tidak membawa produk baru, Jaecoo mengajak pengunjung untuk mengembangkan kendaraan di masa depan
07 Februari 2026, 12:00 WIB
Prestige memboyong Pindad Maung MV1 dan MV2 4x4 agar para pengunjung IIMS 2026 bisa melihat secara lebih dekat
07 Februari 2026, 11:06 WIB
Motul Indonesia meluncurkan pelumas baru di IIMS 2026 dengan standar yang lebih tinggi dari sebelumnya
07 Februari 2026, 10:00 WIB
Denza B5 disinyalir hadir ke konsumen Indonesia dalam waktu dekat tahun ini, masih tunggu momentum yang tepat
07 Februari 2026, 09:00 WIB
BlackVue Elite 10-2 CSH merupakan produk dashcam terbaru yang telah dibekali dengan fitur-fitur terkini