Honda Prospect Motor Tunjuk Bos Baru Demi Kerek Penjualan
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Jepang memiliki versi LCGC-nya sendiri yang banyak digunakan termasuk di area perkotaan yakni kei car
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Jepang merupakan rumah dari beberapa merek otomotif ternama yang sudah berkiprah di Indonesia. Misalnya Toyota, Suzuki serta Honda.
Di Negeri Sakura terkhusus kota Tokyo, ada model-model yang sudah familiar terlihat lalu lalang di Indonesia, mengingat Jepang juga pakai mobil berkonfigurasi setir kanan.
Namun di sana, kehadiran mobil-mobil berukuran mungil dengan layout tempat duduk lima penumpang cukup menarik perhatian.
Sekilas, tampilannya terlihat seperti Multi Purpose Vehicle (MPV) pintu geser tetapi berdimensi jauh lebih kecil.
Kendaraan tersebut, di Jepang masuk ke dalam kategori kei car. Berbeda dari kebanyakan mobil yang kita kenal di dalam negeri, kei car punya ukuran dan kapasitas mesin kecil di bawah 1.000 cc.
Meskipun terlihat asing, produsen penyedia mobil-mobil tersebut merupakan merek Jepang termasuk Toyota.
“Kecil, lalu hemat energi. Lalu Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kei car berbeda,” kata Feri, pemandu wisata di Jepang kepada KatadataOTO, belum lama ini.
Nominal pajaknya berada di bawah rata-rata kendaraan penumpang lain. Kemudian pelat nomor kei car punya warna berbeda, yakni kuning.
Kapasitas jantung pacu di bawah 1.000 cc membuat kei car cocok digunakan masyarakat Jepang untuk mobilitas di area perkotaan.
Ditambah lagi dimensinya kompak, memudahkan pengemudi untuk mencari lokasi parkir di tengah kepadatan kota.
“Kalau di pedesaan lebih banyak lagi, karena stasiun (kereta) di sana sedikit. Mau ke mana-mana sulit,” lanjut Feri.
Tampaknya, masyarakat Jepang lebih suka bepergian menggunakan mobil pribadi. Sedangkan di kota, pekerja umumnya memanfaatkan transportasi umum kereta.
Oleh karena itu bukan jadi hal aneh melihat kei car banyak melintas di area pinggir kota alih-alih motor.
Meskipun mayoritas punya ciri khas berbentuk mengotak dan tidak jauh berbeda satu merek dengan lainnya, kei car dinilai fungsional sehingga tetap menjadi salah satu preferensi utama masyarakat.
Manufaktur Jepang di Indonesia tidak menjual kei car karena beberapa alasan seperti perbedaan kebutuhan kemudian selera desain.
Sport Utility Vehicle (SUV) dan MPV berkapasitas tujuh penumpang tetap menjadi pilihan utama.
Sedangkan mobil kecil seperti low cost green car (LCGC) jadi opsi buat first car buyer, namun tampilannya sporti dan lebih besar dibandingkan kei car.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Maret 2026, 20:43 WIB
28 Maret 2026, 11:00 WIB
27 Maret 2026, 09:00 WIB
19 Maret 2026, 09:00 WIB
17 Maret 2026, 19:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini