Rencana BAIC Bangun Pabrik Mandiri, Tunggu Penjualan Naik
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
Harga mobil listrik ideal di mata masyarakat ternyata tidak harus murah asalkan tetap menarik dan penuh promo
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Populasi kendaraan listrik di Indonesia masih terus bertambah seiring banyaknya model baru yang masuk ke Tanah Air. Tak hanya dari Korea Selatan serta China, pabrikan asal Jerman dan Vietnam pun belakangan semakin gencar dalam mengembangkan pasar.
Dari banyaknya pabrikan yang masuk, harga dinilai masih menjadi salah satu faktor penentu seseorang untuk memilih sebuah produk. Hal ini terlihat pada hasil survei Populix bertajuk ‘Electric Vehicle Dynamics: Unveiling Consumer Perspectives and Market Insights’.
Dalam riset tersebut disampaikan bahwa 39 persen koresponden menilai harga mobil listrik ideal berkisar antara Rp 200 juta hingga Rp 300 juta. Sementara untuk peminat unit seharga Rp 100 juta sampai 200 juta cuma 25 persen.
“Pembelian kendaraan listrik saat ini juga masih sangat dipengaruhi oleh program promosi. Diskon produsen paling berdampak dengan pencapaian 65 persen dari total koresponden,” ungkap Indah Tanip, VP of Research Populix.
Selain promosi, pelanggan juga menjadikan garansi baterai sebagai salah satu hal terpenting dengan besaran 65 persen. Sementara untuk subsidi pemerintah hanya berdampak pada 57 koresponden.
Populix juga mensurvei jarak tempuh ideal kendaraan listrik di mata konsumen. Mereka yang menjawab 101-200 km dan 201-300 km masing-masing meraih 26 persen dari total koresponden.
Sementara yang mengharapkan jarak tempuhnya mencapai 500 km ke atas hanya 16 persen. Hasil ini menunjukkan bahwa rata-rata konsumen cukup puas bila kendaraannya bisa menempuh jarak 261,1 km.
Jarak tersebut sebenarnya tidak terlalu jauh karena belakangan sudah cukup banyak mobil listrik mampu menempuh perjalanan sejauh 400 km. Namun jika melihat pemanfaatannya hal itu terbilang lumrah.
Berdasarkan survei diketahui bahwa kebanyakan masyarakat menggunakan mobil listrik untuk perjalanan jarak dekat. Meski setengah koresponden memakainya setiap hari tetapi kebanyakan jarak tempuhnya kurang dari 10 km.
Sementara mereka yang menggunakannya untuk perjalanan lebih dari 200 km hanya mencapai 5 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Terkini
25 Agustus 2026, 08:57 WIB
Eneos NXP berkolaborasi dengan HiTEQ untuk menggelar touring bertemakan Ride Merah Putih pada Hari Kemerdekaan
24 Agustus 2026, 18:54 WIB
FIFGroup rayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara melakukan perjalanan panjang dan bermakna
24 Agustus 2026, 18:22 WIB
Avatr 07L siap menjadi rival setara buat Denza, tawarkan kendaraan premium ramah lingkungan di Indonesia
24 Agustus 2026, 09:00 WIB
Pergeseran minat pelaku usaha menuju kendaraan elektrifikasi, khususnya hybrid, sudah mulai terlihat
24 Agustus 2026, 06:20 WIB
Untuk bisa nyaman menggunakan kendaraan pribadi di Ibu Kota, Ikuti aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini
24 Agustus 2026, 06:12 WIB
SIM keliling Bandung tetap beroperasi hari ini untuk melayani masyarakat di Kota Kembang dari dua lokasi
24 Agustus 2026, 06:11 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa di fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini, simak lokasi dan syaratnya
23 Agustus 2026, 21:10 WIB
Motul boyong produk-produk unggulan yang memudahkan pembelian para pengunjung Indonesia Custom Show 2026