Tianneng Resmikan Pangkalan Produksi Strategis di Jawa Timur
25 Juni 2026, 20:58 WIB
Harga mobil listrik ideal di mata masyarakat ternyata tidak harus murah asalkan tetap menarik dan penuh promo
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Populasi kendaraan listrik di Indonesia masih terus bertambah seiring banyaknya model baru yang masuk ke Tanah Air. Tak hanya dari Korea Selatan serta China, pabrikan asal Jerman dan Vietnam pun belakangan semakin gencar dalam mengembangkan pasar.
Dari banyaknya pabrikan yang masuk, harga dinilai masih menjadi salah satu faktor penentu seseorang untuk memilih sebuah produk. Hal ini terlihat pada hasil survei Populix bertajuk ‘Electric Vehicle Dynamics: Unveiling Consumer Perspectives and Market Insights’.
Dalam riset tersebut disampaikan bahwa 39 persen koresponden menilai harga mobil listrik ideal berkisar antara Rp 200 juta hingga Rp 300 juta. Sementara untuk peminat unit seharga Rp 100 juta sampai 200 juta cuma 25 persen.
“Pembelian kendaraan listrik saat ini juga masih sangat dipengaruhi oleh program promosi. Diskon produsen paling berdampak dengan pencapaian 65 persen dari total koresponden,” ungkap Indah Tanip, VP of Research Populix.
Selain promosi, pelanggan juga menjadikan garansi baterai sebagai salah satu hal terpenting dengan besaran 65 persen. Sementara untuk subsidi pemerintah hanya berdampak pada 57 koresponden.
Populix juga mensurvei jarak tempuh ideal kendaraan listrik di mata konsumen. Mereka yang menjawab 101-200 km dan 201-300 km masing-masing meraih 26 persen dari total koresponden.
Sementara yang mengharapkan jarak tempuhnya mencapai 500 km ke atas hanya 16 persen. Hasil ini menunjukkan bahwa rata-rata konsumen cukup puas bila kendaraannya bisa menempuh jarak 261,1 km.
Jarak tersebut sebenarnya tidak terlalu jauh karena belakangan sudah cukup banyak mobil listrik mampu menempuh perjalanan sejauh 400 km. Namun jika melihat pemanfaatannya hal itu terbilang lumrah.
Berdasarkan survei diketahui bahwa kebanyakan masyarakat menggunakan mobil listrik untuk perjalanan jarak dekat. Meski setengah koresponden memakainya setiap hari tetapi kebanyakan jarak tempuhnya kurang dari 10 km.
Sementara mereka yang menggunakannya untuk perjalanan lebih dari 200 km hanya mencapai 5 persen.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 Juni 2026, 20:58 WIB
25 Juni 2026, 20:56 WIB
19 Juni 2026, 19:00 WIB
18 Juni 2026, 17:29 WIB
18 Juni 2026, 09:00 WIB
Terkini
26 Juni 2026, 07:00 WIB
Francesco Bagnaia mendapatkan kontrak selama empat tahun dari Aprilia dan akan berduet dengan Bezzecchi
26 Juni 2026, 06:23 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diberlakukan hari ini untuk bisa mengurai kemacetan terutama pada jam sibuk
26 Juni 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai terlewat, SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa lima lokasi sebelum akhir pekan
26 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan melayani para pengendara motor maupun mobil sebelum akhir pekan
25 Juni 2026, 20:58 WIB
Grup Tianneng meresmikan basis produksi yang berlokasi di Surabaya, fokus pada baterai kendaraan listrik
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Setelah E4 EV, Lepas masih punya rencana untuk memperkenalkan produk mobil listrik lain untuk pasar RI
25 Juni 2026, 19:27 WIB
Tiga model mobil baru dari BMW resmi diluncurkan hari ini, ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 1 miliar
25 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pihak kepolisian untuk bisa memecah kebuntuan arus lalu lintas