BYD Atto 2 Terdaftar di Indonesia, Versi Terbarunya Debut
22 September 2026, 07:00 WIB
Harga mobil listrik ideal di mata masyarakat ternyata tidak harus murah asalkan tetap menarik dan penuh promo
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Populasi kendaraan listrik di Indonesia masih terus bertambah seiring banyaknya model baru yang masuk ke Tanah Air. Tak hanya dari Korea Selatan serta China, pabrikan asal Jerman dan Vietnam pun belakangan semakin gencar dalam mengembangkan pasar.
Dari banyaknya pabrikan yang masuk, harga dinilai masih menjadi salah satu faktor penentu seseorang untuk memilih sebuah produk. Hal ini terlihat pada hasil survei Populix bertajuk ‘Electric Vehicle Dynamics: Unveiling Consumer Perspectives and Market Insights’.
Dalam riset tersebut disampaikan bahwa 39 persen koresponden menilai harga mobil listrik ideal berkisar antara Rp 200 juta hingga Rp 300 juta. Sementara untuk peminat unit seharga Rp 100 juta sampai 200 juta cuma 25 persen.
“Pembelian kendaraan listrik saat ini juga masih sangat dipengaruhi oleh program promosi. Diskon produsen paling berdampak dengan pencapaian 65 persen dari total koresponden,” ungkap Indah Tanip, VP of Research Populix.
Selain promosi, pelanggan juga menjadikan garansi baterai sebagai salah satu hal terpenting dengan besaran 65 persen. Sementara untuk subsidi pemerintah hanya berdampak pada 57 koresponden.
Populix juga mensurvei jarak tempuh ideal kendaraan listrik di mata konsumen. Mereka yang menjawab 101-200 km dan 201-300 km masing-masing meraih 26 persen dari total koresponden.
Sementara yang mengharapkan jarak tempuhnya mencapai 500 km ke atas hanya 16 persen. Hasil ini menunjukkan bahwa rata-rata konsumen cukup puas bila kendaraannya bisa menempuh jarak 261,1 km.
Jarak tersebut sebenarnya tidak terlalu jauh karena belakangan sudah cukup banyak mobil listrik mampu menempuh perjalanan sejauh 400 km. Namun jika melihat pemanfaatannya hal itu terbilang lumrah.
Berdasarkan survei diketahui bahwa kebanyakan masyarakat menggunakan mobil listrik untuk perjalanan jarak dekat. Meski setengah koresponden memakainya setiap hari tetapi kebanyakan jarak tempuhnya kurang dari 10 km.
Sementara mereka yang menggunakannya untuk perjalanan lebih dari 200 km hanya mencapai 5 persen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 September 2026, 07:00 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
19 September 2026, 21:00 WIB
17 September 2026, 13:00 WIB
Terkini
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung agar memudahkan para pengendara motor dan mobil hari ini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal