Wuling Raup 3.290 SPK di GIIAS 2026, Aira ev Dominan
11 Agustus 2026, 12:37 WIB
Wuling belum tertarik luncurkan PHEV dikarenakan mereka masih lebih percaya diri dengan teknologi yang ada saat ini
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Wuling Motors Indonesia telah membuktikan keseriusannya dalam mengembangkan kendaraan elektrifikasi. Saat ini mereka bahkan memiliki dua model di segmen tersebut yaitu Air ev dan Almaz Hybrid.
Tetapi walau memiliki dua model elektrifikasi, pengembangan tetap harus dilakukan. Terlebih sejumlah pabrikan pun terus mengeluarkan produk baru dan bahkan beberapa diantaranya siap menghadirkan mobil berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV.
Kondisi tersebut pun disadari namun rupanya Wuling belum tertarik luncurkan PHEV. Hal ini disampaikan Dian Asmahani, Brand & Marketing Director Wuling Motors beberapa waktu lalu.
Menurutnya dihadirkannya sebuah model berteknologi PHEV maupun hybrid adalah sesuai strategi merek masing-masing. Dan ia menegaskan bahwa pihaknya masih nyaman dengan hasil yang mereka raih saat ini.
“Wuling memiliki model yang lengkap mulai dari Internal Combustion Engine (ICE), hybrid hingga Electric Vehicle kita sudah ada semua. Ini tinggal fokusnya ke konsumen dan lebih percaya diri untuk bermain di mana,” ungkapnya.
Sebagai contoh, Wuling Almaz hybrid yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu rupanya berhasil menarik banyak minat. Setidaknya mobil tersebut terjual sekitar 10 persen dari total penjualan Almaz saat ini.
Sementara itu Wuling Air ev juga telah terjual sekitar 9.000 unit sejak pertama kali diluncurkan. Jumlah tersebut dinilai cukup tinggi mengingat kendaraan listrik masih terbilang baru di Indonesia.
Tingginya angka penjualan Wuling telah mengundang beberapa pabrikan lain untuk mengikuti langkah serupa. Salah satunya adalah PT Sokonindo Automobile yang telah meluncurkan brand baru yaitu Seres dengan model pertamanya E1.
Mobil ini memiliki ukuran yang menyerupai Air ev namun diperkirakan memiliki harga lebih kompetitif. Peluncuran direncanakan dilakukan pada Agustus 2023 dan diharapkan bisa mengikuti program insentif dari pemerintah.
Sementara itu pabrikan asal China lainnya, Chery akan menghadirkan Tiggo 8 Pro PHEV tahun ini. Teknologinya masih belum banyak digunakan di Indonesia sehingga diharapkan mereka mendobrak di segmennya.
Sayangnya hingga kini mereka belum menyampaikan secara resmi waktu peluncuran dari mobil tersebut.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Agustus 2026, 12:37 WIB
02 Agustus 2026, 20:04 WIB
01 Agustus 2026, 22:00 WIB
29 Juli 2026, 22:23 WIB
23 Juli 2026, 18:32 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027