Susul Avanza, Harga Toyota Innova Zenix Naik di Awal Tahun
15 Januari 2026, 15:00 WIB
Indonesia berhasil menjadi pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara sepanjang 2021 mengalahkan negara lain, termasuk Thailand
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Indonesia berhasil menjadi pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara sepanjang 2021. Hasil ini menunjukkan bahwa di tengah pandemi Covid-19, pasar otomotif di Indonesia masih menarik dan dapat berkembang di antara negara tetangga.
Berdasarkan data dari Asean Automotive Federation (AAF), sepanjang 2021 jumlah mobil terjual di Asia Tenggara mencapai 2.79 juta unit. Jumlah tersebut naik 14 persen bila dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya yang hanya meraih 2.48 juta unit.
Dari jumlah tersebut, Indonesia berhasil menjadi penyumbang terbesar dengan total penjualan mencapai 887.202 unit. Jumlah meningkat 66.8 persen bila dibandingkan sebelumnya yang hanya mencapai 532.027 unit.
Sementara di posisi kedua ditempati oleh Thailand karena berhasil menjual sebanyak 754.254 unit. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 4.8 persen bila dibandingkan 2020 yang berhasil mencapai 792.146 unit.
Selanjutnya Malaysia berhasil duduk di posisi ketiga pasar mobil terbesar di ASEAN. Negara tersebut mengoleksi penjualan kendaraan sebesar 508.911 unit atau turun 3.9 persen dibanding 2020 yang memperoleh 529.514 unit.
Selanjutnya ada Vietnam dan Filipina yang menjadi pasar utama otomotif di kawasan Asia Tenggara. Kedua negara tersebut bahkan berhasil meningkatkan penjualan kendaraannya sebesar 2.5 persen dan 20 persen menjadi 304.149 unit serta 268.488 unit sepanjang 2021.
Berbeda dengan hasil penjualan, produksi kendaraan di Asia Tenggara berhasil dikuasai oleh Thailand. Negeri Gajah Putih ini berhasil memproduksi sedikitnya 1.68 juta unit sepanjang 2021, naik 18.1 persen bila dibandingkan 2020 yang hanya mencapai 1.42 juta unit.
Sementara itu Indonesia kembali harus puas dengan duduk di posisi ketiga karena hanya berhasil memproduksi mobil sebanyak 1.21 juta unit. Meski jauh lebih kecil, jumlah ini sudah meningkat hingga 62.6 persen bila dibandingkan 2020 karena hanya bisa memproduksi 690.150 unit.
Berbeda dengan Thailand dan Indonesia, jumlah produksi mobil di Malaysia pada 2021 justruk mengalami penurunan. Pasalnya mereka hanya mampu memproduksi sebanyak 481.651 unit kendaraan atau turun 0.7 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 485.186 unit.
Meski mengalami ada perbaikan, tetap saja pencapaian masih di bawah perfoma sebelum pandemi terjadi. Pada 2019, jumlah kendaraan terjual di seluruh Asia Tenggara mencapai 3.45 juta unit sementara volume produksi 4.15 juta unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Januari 2026, 15:00 WIB
15 Januari 2026, 11:00 WIB
11 Januari 2026, 13:00 WIB
10 Januari 2026, 13:00 WIB
10 Januari 2026, 09:30 WIB
Terkini
17 Januari 2026, 08:00 WIB
BYD berkomitmen bahwa pabrik mereka di Subang akan mulai aktif kuartal 1 2026 dan langsung produksi beberapa model
17 Januari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia yang ada guna meningkatkan layanan
16 Januari 2026, 21:00 WIB
Motor TVS Callisto 125 mendapatkan dua tambahan warna baru, melengkapi empat opsi kelir yang sudah ada
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Wholesales mobil listrik di RI terus mengalami perkembangan sejak 2020, naik signifikan berkat mobil Cina
16 Januari 2026, 15:00 WIB
Berikut KatadataOTO merangkum daftar biaya pembuatan pelat nomor cantik tahun ini, harga mulai Rp 5 jutaan
16 Januari 2026, 14:00 WIB
Buat Anda yang ingin menghabiskan waktu saat libur Isra Miraj, wajib mengetahui jadwal ganjil genap Puncak
16 Januari 2026, 13:00 WIB
Honda menegaskan menjaga stok di pasar agar tidak berlebihan di 2025 sehingga membuat wholesales turun tajam
16 Januari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Honda 2025 mengalami penurunan yang cukup dampak dari beragam faktor termasuk lemahnya pasar otomotif