Indonesia Jadi Pasar Otomotif Terbesar di Asia Tenggara

Indonesia berhasil menjadi pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara sepanjang 2021 mengalahkan negara lain, termasuk Thailand

Indonesia Jadi Pasar Otomotif Terbesar di Asia Tenggara
  • Oleh Adi Hidayat

  • Selasa, 08 Februari 2022 | 16:42 WIB

TRENOTO – Indonesia berhasil menjadi pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara sepanjang 2021. Hasil ini menunjukkan bahwa di tengah pandemi Covid-19, pasar otomotif di Indonesia masih menarik dan dapat berkembang di antara negara tetangga.

Berdasarkan data dari Asean Automotive Federation (AAF), sepanjang 2021 jumlah mobil terjual di Asia Tenggara mencapai 2.79 juta unit. Jumlah tersebut naik 14 persen bila dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya yang hanya meraih 2.48 juta unit.

Dari jumlah tersebut, Indonesia berhasil menjadi penyumbang terbesar dengan total penjualan mencapai 887.202 unit. Jumlah meningkat 66.8 persen bila dibandingkan sebelumnya yang hanya mencapai 532.027 unit.

Photo : Trenoto

Sementara di posisi kedua ditempati oleh Thailand karena berhasil menjual sebanyak 754.254 unit. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 4.8 persen bila dibandingkan 2020 yang berhasil mencapai 792.146 unit.

Selanjutnya Malaysia berhasil duduk di posisi ketiga pasar mobil terbesar di ASEAN. Negara tersebut mengoleksi penjualan kendaraan sebesar 508.911 unit atau turun 3.9 persen dibanding 2020 yang memperoleh 529.514 unit.

Selanjutnya ada Vietnam dan Filipina yang menjadi pasar utama otomotif di kawasan Asia Tenggara. Kedua negara tersebut bahkan berhasil meningkatkan penjualan kendaraannya sebesar 2.5 persen dan 20 persen menjadi 304.149 unit serta 268.488 unit sepanjang 2021.

Berbeda dengan hasil penjualan, produksi kendaraan di Asia Tenggara berhasil dikuasai oleh Thailand. Negeri Gajah Putih ini berhasil memproduksi sedikitnya 1.68 juta unit sepanjang 2021, naik 18.1 persen bila dibandingkan 2020 yang hanya mencapai 1.42 juta unit.

Photo : Toyota Indonesia

Sementara itu Indonesia kembali harus puas dengan duduk di posisi ketiga karena hanya berhasil memproduksi mobil sebanyak 1.21 juta unit. Meski jauh lebih kecil, jumlah ini sudah meningkat hingga 62.6 persen bila dibandingkan 2020 karena hanya bisa memproduksi 690.150 unit.

Berbeda dengan Thailand dan Indonesia, jumlah produksi mobil di Malaysia pada 2021 justruk mengalami penurunan. Pasalnya mereka hanya mampu memproduksi sebanyak 481.651 unit kendaraan atau turun 0.7 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 485.186 unit.

Meski mengalami ada perbaikan, tetap saja pencapaian masih di bawah perfoma sebelum pandemi terjadi. Pada 2019, jumlah kendaraan terjual di seluruh Asia Tenggara mencapai 3.45 juta unit sementara volume produksi 4.15 juta unit.


Terkini

mobil
BYD

Pabrik BYD Subang Siap Produksi Beberapa Model di Kuartal 1 2026

BYD berkomitmen bahwa pabrik mereka di Subang akan mulai aktif kuartal 1 2026 dan langsung produksi beberapa model

news
Mitsubishi Fuso

Usaha Mitsubishi Fuso Buktikan Kualitas, Gelar Kompetisi Diler

Mitsubishi Fuso menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia yang ada guna meningkatkan layanan

motor
TVS Callisto 125

TVS Callisto 125 Punya Dua Warna Baru di 2026

Motor TVS Callisto 125 mendapatkan dua tambahan warna baru, melengkapi empat opsi kelir yang sudah ada

mobil
Mobil Listrik

Tren Mobil Listrik di Indonesia, Terus Berkembang sejak 2020

Wholesales mobil listrik di RI terus mengalami perkembangan sejak 2020, naik signifikan berkat mobil Cina

news
Pelat nomor cantik

Cek Biaya Pembuatan Pelat Nomor Cantik Terbaru 2026

Berikut KatadataOTO merangkum daftar biaya pembuatan pelat nomor cantik tahun ini, harga mulai Rp 5 jutaan

news
Ganjil Genap Puncak

Ada Libur Israj Miraj, Ganjil Genap Puncak Bogor Diberlakukan

Buat Anda yang ingin menghabiskan waktu saat libur Isra Miraj, wajib mengetahui jadwal ganjil genap Puncak

mobil
Honda

Honda Klaim Jaga Stok di 2025 Hingga Wholesales Turun Drastis

Honda menegaskan menjaga stok di pasar agar tidak berlebihan di 2025 sehingga membuat wholesales turun tajam

mobil
Penjualan Honda

Penjualan Honda 2025 Turun Hingga 30 Persen, Ini Penyebabnya

Penjualan Honda 2025 mengalami penurunan yang cukup dampak dari beragam faktor termasuk lemahnya pasar otomotif