Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Indonesia berhasil menjadi pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara sepanjang 2021 mengalahkan negara lain, termasuk Thailand
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Indonesia berhasil menjadi pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara sepanjang 2021. Hasil ini menunjukkan bahwa di tengah pandemi Covid-19, pasar otomotif di Indonesia masih menarik dan dapat berkembang di antara negara tetangga.
Berdasarkan data dari Asean Automotive Federation (AAF), sepanjang 2021 jumlah mobil terjual di Asia Tenggara mencapai 2.79 juta unit. Jumlah tersebut naik 14 persen bila dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya yang hanya meraih 2.48 juta unit.
Dari jumlah tersebut, Indonesia berhasil menjadi penyumbang terbesar dengan total penjualan mencapai 887.202 unit. Jumlah meningkat 66.8 persen bila dibandingkan sebelumnya yang hanya mencapai 532.027 unit.
Sementara di posisi kedua ditempati oleh Thailand karena berhasil menjual sebanyak 754.254 unit. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 4.8 persen bila dibandingkan 2020 yang berhasil mencapai 792.146 unit.
Selanjutnya Malaysia berhasil duduk di posisi ketiga pasar mobil terbesar di ASEAN. Negara tersebut mengoleksi penjualan kendaraan sebesar 508.911 unit atau turun 3.9 persen dibanding 2020 yang memperoleh 529.514 unit.
Selanjutnya ada Vietnam dan Filipina yang menjadi pasar utama otomotif di kawasan Asia Tenggara. Kedua negara tersebut bahkan berhasil meningkatkan penjualan kendaraannya sebesar 2.5 persen dan 20 persen menjadi 304.149 unit serta 268.488 unit sepanjang 2021.
Berbeda dengan hasil penjualan, produksi kendaraan di Asia Tenggara berhasil dikuasai oleh Thailand. Negeri Gajah Putih ini berhasil memproduksi sedikitnya 1.68 juta unit sepanjang 2021, naik 18.1 persen bila dibandingkan 2020 yang hanya mencapai 1.42 juta unit.
Sementara itu Indonesia kembali harus puas dengan duduk di posisi ketiga karena hanya berhasil memproduksi mobil sebanyak 1.21 juta unit. Meski jauh lebih kecil, jumlah ini sudah meningkat hingga 62.6 persen bila dibandingkan 2020 karena hanya bisa memproduksi 690.150 unit.
Berbeda dengan Thailand dan Indonesia, jumlah produksi mobil di Malaysia pada 2021 justruk mengalami penurunan. Pasalnya mereka hanya mampu memproduksi sebanyak 481.651 unit kendaraan atau turun 0.7 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 485.186 unit.
Meski mengalami ada perbaikan, tetap saja pencapaian masih di bawah perfoma sebelum pandemi terjadi. Pada 2019, jumlah kendaraan terjual di seluruh Asia Tenggara mencapai 3.45 juta unit sementara volume produksi 4.15 juta unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 18:00 WIB
31 Desember 2025, 13:00 WIB
27 Desember 2025, 09:00 WIB
27 Desember 2025, 07:00 WIB
26 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat