Hyundai Tidak Tertarik Ikutan Perang Harga Karena Rugikan Diler

Perang harga jadi strategi di tengah pelemahan pasar, tetapi Hyundai sebut hal ini bisa merugikan diler

Hyundai Tidak Tertarik Ikutan Perang Harga Karena Rugikan Diler
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Ada sejumlah pendatang baru di dunia otomotif Indonesia sekarang, banyak di antaranya berasal dari China. Beberapa berlomba menarik konsumen dengan menurunkan harga jual dalam periode tertentu.

Seperti MG 4 EV yang awalnya dijual Rp 699 juta saat masih berstatus impor utuh dari Thailand. Turun pada Januari 2024 karena sudah dirakit lokal jadi Rp 433 juta lalu berakhir di Rp 395 juta setelah TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) mobil itu sudah 40 persen.

Kemudian ada Wuling, memperkenalkan varian baru dari Air ev Lite. Tipe itu menawarkan daya jelajah mumpuni yaitu 300 km, sehingga varian di bawahnya turun harga lagi jadi Rp 179,1 juta.

Angka itu akhirnya jadi lebih rendah dibandingkan Seres E1, sebelumnya pegang gelar mobil listrik termurah di Indonesia. E1 dijual Rp 189 jutaan.

Mobil hybrid
Photo : KatadataOTO

Perang harga bisa jadi salah satu respon dari merek-merek tertentu untuk mendorong daya beli masyarakat yang tengah lesu saat ini.

Menanggapi hal tersebut, pihak Hyundai sebagai salah satu produsen mobil listrik di Indonesia menegaskan tidak tertarik dengan perang harga yang banyak dilakukan pabrikan. Karena justru berpeluang merugikan diler.

“Kita tidak memaksakan penetrasi di kondisi seperti ini. Yang kita jaga adalah Healthiness Finance dari diler kita,” ucap Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) beberapa waktu lalu.

Sehingga harga mobil listrik Hyundai masih terbilang stabil dan tidak banyak perubahan dari waktu ke waktu. Misal Kona Electric dijual mulai Rp 499 jutaan sementara model ukuran lebih besar seperti Ioniq 5 ditawarkan dari Rp 782 jutaan.

Kedua model itu telah dirakit lokal. Sedangkan Ioniq 6 masih CBU (Completely Built Up) dari Korea Selatan, jadi banderolnya Rp 1,19 miliar.

“Tidak ada cerita untuk banting-bantingan (harga) dan lain sebagainya. Walaupun ada Customer Benefit kita berikan karena (melihat kondisi pasar), itu tanggung jawab penuh dari APM bukan diler,” tegas Frans.

Sebagai informasi, perang harga khususnya untuk mobil listrik dapat berdampak buruk pada banyak hal, misalnya adalah penurunan harga jual kembali kendaraan. Hal itu dijelaskan oleh Suvit Chobpradu, Vice President Asosiasi Diler Mobil Bekas di Thailand.

Ini Alasan Hyundai Tetap Sediakan Tombo Fisik di Kona Electric
Photo : Istimewa

Ia menjabarkan normalnya mobil produksi Jepang mendapat pembaruan setiap empat sampai lima tahun sekali. Sedangkan mobil Eropa jangka waktunya empat sampai enam tahun.

“Ketika model baru meluncur, harga versi lamanya turun, ini hal biasa. Tetapi untuk mobil listrik, harga (versi bekasnya) bisa jatuh tidak lama setelah peluncuran,” kata Suvit dikutip dari Nation Thailand beberapa waktu lalu.

Suvit menilai kondisi tersebut bisa memburuk sampai tahun depan. Namun ada langkah inisiatif bisa dilakukan oleh pemerintah seperti imbauan untuk produksi lokal.


Terkini

komunitas
Motul

Motul Dukung Mozia MotoFest 2026 dan Rangkul Komunitas

Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia