BYD Masih Merajai Pasar Mobil Listrik di Indonesia
11 Desember 2025, 20:06 WIB
Diler Wuling Maju Motor Group mengklaim penjualan mobil listrik masih baik, minat konsumen terus terlihat
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Akibat pelemahan daya beli dan kondisi ekonomi, Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) resmi menurunkan target penjualan kendaraan roda empat di 2024. Dari semula satu juta unit sekarang menjadi 850 ribu.
Keputusan tersebut diambil setelah Gaikindo berdiskusi dengan sejumlah pihak dan melihat kondisi saat ini seperti agenda politik yang sempat membuat masyarakat menahan atau menunda pembelian.
Hal itu juga turut menjadi perhatian manufaktur otomotif tidak terkecuali Wuling. Meski begitu pihak diler Wuling Majur Motor Group mengaku masih percaya diri menjual kendaraan, khususnya untuk mobil listrik di tengah penurunan penjualan.
Diketahui per Januari market share penjualan mobil listrik adalah 1,5 persen dari total penjualan kendaraan roda empat secara keseluruhan di Indonesia.
“Tahun ini kita prediksi bisa 4,5 persen kalau kita tarik satu tahun ke belakang,” kata Alvin Kennedy, CEO Maju Motor Group saat ditemui di Sentosa Senayan, Kamis (24/10).
Memang dia tidak menampik industri otomotif memang tengah mengalami tantangan besar yang mengakibatkannya cukup stagnan, bahkan cenderung turun dibandingkan periode sama tahun lalu.
Ia berharap stimulan seperti insentif mobil listrik bisa tetap dilanjutkan sehingga bisa tetap menarik minat konsumen. Pihaknya mengaku program tersebut cukup sukses membantu transisi dari mobil konvensional ke mobil listrik.
Alvin menegaskan kebijakan itu membuat Wuling masih mencatatkan hasil positif dalam penjualan mobil listriknya di Indonesia.
“Kalau bicara penjualan EV (Electric Vehicle) hanya untuk merek Wuling sekitar 2.000 unit sampai hari ini,” jelas Alvin.
Menurut Alvin model Air ev kembali jadi favorit di kalangan konsumen. Karena memiliki ukuran kecil, jadi praktis dibawa berkendara di area perkotaan yang padat.
Menjelang akhir tahun mereka bekerja sama dengan IMI (Ikatan Motor Indonesia) memberikan sosialisasi asuransi TPL dan memberikan KTA (Kartu Tanda Anggota) IMI bagi pembeli mobil baru Wuling.
Beberapa keuntungan bisa dinikmati oleh konsumen seperti layanan Emergency Road Assistance berupa Towing gratis apabila kendaraan mengalami kendaran di jalan.
“Tidak hanya itu, pembeli Wuling juga mendapatkan asuransi dari Jasa Raharja. (Berlaku untuk pembelian) semua model dan semua tipe,” tegas Alvin.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Desember 2025, 20:06 WIB
11 Desember 2025, 18:33 WIB
11 Desember 2025, 13:00 WIB
11 Desember 2025, 11:00 WIB
11 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
11 Desember 2025, 21:30 WIB
Mazda gelar beragam promo menarik di akhir tahun untuk memudahkan masyarakat mendapat mobil yang dibutuhkan
11 Desember 2025, 20:06 WIB
Menawarkan beragam lini produk mobil listrik, BYD Indonesia terus meraih respon positif dari masyarakat
11 Desember 2025, 19:16 WIB
Mitsubishi Fuso mendominasi pasar kendaraan niaga di Tanah Air dengan menorehkan market share 39,9 persen
11 Desember 2025, 18:33 WIB
Mobil yang diyakini bakal jadi Wuling Almaz Darion di Indonesia resmi meluncur, ada tiga opsi jantung pacu
11 Desember 2025, 17:16 WIB
Gokart indoor terbaru di Jakarta, Drift.inc resmi dibuka di Central Park Mall dengan panjang trek 284 meter
11 Desember 2025, 16:00 WIB
GWM Puri memiliki fasilitas 3S (Sales, Service dan Spare Parts) untuk bisa memanjakan konsumen setia
11 Desember 2025, 15:00 WIB
Meskipun baru mendapatkan penyegaran tahun ini, X55-II tidak signifikan membantu penjualan BAIC di RI
11 Desember 2025, 14:00 WIB
Pramac Yamaha menjadi skuad pertama yang akan memamerkan tampilan motor balap baru mereka untuk MotoGP 2026