Spesifikasi Hyundai Staria Facelift yang Debut di IIMS 2025
24 Februari 2025, 05:53 WIB
Hyundai Staria 2021 bekas dijual dengan harga Rp133 juta lebih murah ketimbang baru meski kondisinya masih sangat apik
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Tidak bisa dipungkiri bahwa segmen MPV di Indonesia terbilang cukup besar dibanding lainnya. Selain mampu menampung lebih banyak orang, modelnya pun beragam dengan beragam keunggulan menarik.
Salah satu sorotan utama belakangan ini adalah Hyundai Staria yang dibawa langsung dari Korea Selatan. Mobil tersebut memiliki disain unik dengan beragam fitur menarik untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan.
Perfoma jantung pacunya pun tidak bisa dipandang remeh karena dibekali mesin diesel berkapasitas 2.200 cc yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 175 hp dan torsi 430 Nm. Hasil tersebut tentunya cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara masyarakat perkotaan.
Namun untuk mendapatkan varian teratas, pelanggan harus merogoh kocek sebesar Rp1.028 miliar. Harga tersebut terbilang masih cukup tinggi untuk sebagian orang meski sebanding dengan kenyamanan yang didapatkan.
Oleh karena itu, memilih Hyundai Staria bekas pun bisa menjadi solusi bijak karena harganya memang lebih terjangkau. Hal ini terungkap dari salah satu iklan yang ditampilkan pada situs jual beli mobil bekas.
Dalam iklan tersebut disampaikan bahwa Hyundai Staria 2021 bekas tipe Signature 7 dijual Rp895 juta. Itu artinya, harganya sudah menurun sebesar Rp133 juta dibandingkan membeli baru.
Padahal berdasarkan keterangan disebutkan bahwa kondisinya masih seperti baru karena baru digunakan sejauh 1.000 Km. Bahkan mobil juga masih memiliki service record dari bengkel resmi yang terletak di Serpong.
Diler juga memastikan bahwa garansi resmi Hyundai masih berlaku untuk 3 tahun mendatang atau 100.000 Km. Mobil juga dijamin bukan tabrak maupun banjir dan diler siap mengembalikan dana bila terindikasi sebaliknya.
Mereka telah memudahkan pelanggan dalam melakukan pembelian melalui kerjasama dengan sejumlah perusahaan pembiayaan. Pelanggan bisa memilih sesuai kebutuhan dan keinginannya masing-masing.
Meski sudah dijanjikan beragam keuntungan, kami tetap menyarankan kepada calon pelanggan mobil bekas untuk melakukan inspeksi kendaraan secara menyeluruh. Hal ini untuk menghindari transaksi yang tidak sesuai harapan.
Selain harus melakukan test drive, tidak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan di bengkel resmi. Dengan demikian diharapkan kondisi mobil bisa diketahui lebih jelas karena perlengkapan lebih lengkap.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Februari 2025, 05:53 WIB
Terkini
14 Januari 2026, 16:12 WIB
Produk hasil kolaborasi dengan Changan, SUV Mazda CX-6e resmi dihadirkan ke pasar global mulai tahun ini
14 Januari 2026, 15:00 WIB
Peta persaingan otomotif di RI berubah sejak kehadiran mobil Cina, catatkan pertumbuhan pesat sejak 2023
14 Januari 2026, 14:00 WIB
Tidak ada merek asal Korea Selatan Hyundai dalam 20 mobil listrik terlaris di Indonesia pada tahun ini
14 Januari 2026, 13:00 WIB
Insentif otomotif untuk 2026 masih abu-abu, namun ada sejumlah alternatif lain seperti kepastian regulasi
14 Januari 2026, 12:00 WIB
Penjualan truk 2025 di Indonesia turun signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu sehingga perlu dapat perhatian
14 Januari 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil pikap di 2025 tumbuh berkat pemintaan di semester kedua yang terus mengalami peningkatan
14 Januari 2026, 10:00 WIB
Menurut laman resmi TAM, harga Toyota Avanza mengalami kenaikan dengan bersaran bervariasi di awal tahun ini
14 Januari 2026, 09:00 WIB
Neta catat penurunan penjualan yang cukup dalam sejak Juli 2025, ditutup dengan dua unit retail di Desember