Koleksi Kendaraan Jerome Polin, Ada Denza D9
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Hyundai baru saja meresmikan fasilitas ultra fast charging station pertama di Indonesia pada Kamis (09/3)
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – PT Hyundai Motor Indonesia terus berinovasi guna memberi pelayanan terbaik bagi konsumen. Salah satunya adalah dengan meresmikan fasilitas ultra fast charging di Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (09/3).
Woojenu Cha, President Director PT Hyundai Motors Indonesia mengatakan bahwa sarana dibuatnya adalah yang tercepat di Tanah Air. Pasalnya bisa mengecas mobil lisrtrik seperti Ioniq 5 serta Kona dari 10 sampai 80 persen dalam waktu 18 menit saja.
“Hadirnya Ultra Fast Charging Station Hyundai di Indonesia menjadi wujud nyata dari komitmen mengembangkan ekosistem kendaraan listrik,” ujarnya.
Nantinya prasarana tersebut sudah bisa digunakan masyarakat mulai hari ini. Selain dapat dipakai pemilik kendaraan elektrik selain Hyundai yang kompatibel dengan menggunakan tipe CCS2.
Fasilitas pengisian listrik mereka menyediakan dua unit ultra fast charger gun total daya 240 kW. Selain itu telah memenuhi sertifikasi IP54 membuatnya tahan terhadap paparan air dari segala arah sehingga aman dalam kondisi hujan.
Bagi pemilik mobil yang tertarik menggunakannya tinggal datang langsung ke Plaza Indonesia. Lalu wajib memiliki aplikasi MyHyundai.
“Untuk saat ini biayanya masih gratis, akan tetapi saya belum tahu sampai kapan diberlakukannya. Kami bakal melakukan evaluasi terlebih dahulu,” ungkap Makmur, Chief Operating Officer PT HMID (Hyundai Motors Indonesia).
Lebih lanjut Makmur mengatakan bahwa pihaknya berencana menambah ultra fast charging station di Indonesia hingga Desember nanti. Namun masih menunggu kerja sama dengan pihak lainnya.
Sebab menurutnya selain mall, tempat-tempat lain seperti restoran dan hotel juga berhak memiliki stasiun pengisian daya guna melancarkan program kendaraan listrik. Berangkat dari hal tersebut Makmur telah melakukan beberapa pembicaraan.
“Buat lainnya beberapa mau dibuat, namun belum bisa diinformasikan jumlahnya tergantung dari kerja sama yang tengah digodok,” tegasnya.
Ultra fast charging station milik Hyundai juga tidak dijual langsung ke konsumen. Sebab harganya cukup mahal untuk dimiliki sekarang. Karenanya penambahan pengisian EV super cepat ini sesuai pada kerja sama B2B.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Februari 2026, 19:00 WIB
14 Februari 2026, 12:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
14 Februari 2026, 07:00 WIB
13 Februari 2026, 19:22 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026