Hyundai Stargazer Cartenz Jadi Idaman Baru, Penjualan Naik
23 September 2026, 09:00 WIB
Hyundai menyambut gembira subsidi mobil listrik yang telah diumumkan oleh Agus Gumiwang pada Senin (06/3)
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Pemerintah Indonesia berencana meluncurkan subsidi mobil listrik mulai 20 Maret 2023. Rencananya hanya dua pabrikan yang bakal menerima insentif tersebut.
Hal ini karena terdapat syarat harus dipenuhi oleh para pabrikan. Salah satunya adalah TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) sebesar 40 persen, untuk itu hanya Wuling dan Hyundai bisa memanfaatkan kebijakan di atas.
Makmur, Chief Operating Officer PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) pun menyambut gembira. Terlebih dinilai akan mendorong masyarakat beralih menggunakan kendaraan ramah lingkungan.
“Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah terhadap elektrifikasi roda empat di Indonesia. Saya berharap segera bisa menjalankan program subsidi mobil listrik karena sudah ditunggu oleh konsumen Hyundai,” ujar Makmur saat jumpa pers di Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (09/3).
Kendati demikian ia mengaku belum menerima rincian dari rencana tersebut. Karena Makmur masih menunggu kelanjutannya.
“Selain itu kami masih menanti detail kebijakan dari pemerintah agar secepatnya dilakukan. Pelaksanannya menurut saya sangat baik,” tegasnya.
Lebih lanjut Makmur mengaku dengan adanya subsidi mobil listrik, Hyundai telah melakukan beberapa persiapan. Hal ini guna mengantisipasi lonjakan pemesanan.
Sehingga konsumen tidak perlu menunggu waktu lama guna mendapatkan unit yang dibeli. Maka dari itu Hyundai mengklaim meningkatkan jumlah pabrikasi setelahnya.
“Tahun ini suplai produksi menjadi empat kali lipat dari 2022. Jadi bagi pembeli ingin memiliki Ioniq 5 diharapkan menjadi enam bulan saja tidak satu tahun,” katanya.
Memang produk asal Korea Selatan itu mendominasi penjualan roda empat elektrik dalam negeri pada Januari 2023. Menurut data Gaikindo terdapat 234 unit yang diantarkan ke rumah pelanggan.
Seperti diketahui pemerintah mengumumkan program subsidi mobil listrik pada Senin (06/3). Sayangnya hingga berita ini dibuat belum ada informasi besaran insentif bisa didapatkan oleh pembeli.
“Bantuan untuk roda empat sudah ada tabelnya di sini, nanti kita umumkan secara resminya berapa,” ujar Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian.
Adapun kuota insentif dipersiapkan adalah sebanyak 35.900 unit guna mempercepat adopsi kendaraan roda empat elektrik di Indonesia. Agus memaparkan bahwa pedoman umum terkait insentif ini akan diberi tahu pada minggu depan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 September 2026, 09:00 WIB
21 September 2026, 19:00 WIB
17 September 2026, 09:00 WIB
02 September 2026, 09:00 WIB
31 Agustus 2026, 19:00 WIB
Terkini
26 September 2026, 19:04 WIB
Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty
26 September 2026, 16:52 WIB
Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif