Hyundai Pastikan Suspensi Palisade Hybrid di Indonesia Aman

Hyundai pastikan suspensi Palisade Hybrid di Indonesia aman dan tidak terpengaruh terhadap kasus di Amerika

Hyundai Pastikan Suspensi Palisade Hybrid di Indonesia Aman
Adi Hidayat

KatadataOTO – Hyundai memastikan bahwa masalah suspensi Palisade Hybrid yang terjadi di Amerika Serikat tidak berdampak pada unit di Indonesia. Sehingga diharapkan masyarakat tetap tenang untuk menggunakan model tersebut.

Hyundai Motors Indonesia bahkan sudah memastikan hal tersebut ke principal sebelum resmi membawa Palisade ke Tanah Air.

“Kami secara aktif telah memonitor dan memastikan bahwa unit di Indonesia tidak terdampak dari kasus yang ada di Amerika Serikat. Jadi untuk pengguna Hyundai Palisade Hybrid tidak perlu khawatir,” ungkap Wahyu Kusuma Danny Head of Product HMID (13/06).

Hyundai pun telah menyediakan beragam program untuk menciptakan ketenangan buat para pelanggannya. Termasuk di dalamnya gratis servis selama 3 tahun atau 60.000 km.

Hyundai Palisade Hybrid
Photo : KatadataOTO

Pabrikan juga telah menyediakan garansi kendaraan selama 3 tahun atau 100.000 km. Kemudian adanya jaminan baterai selama 8 tahun atau 160.000 km.

Sebelumnya diberitakan bahwa Hyundai mendapat tuntutan dari para pelanggannya di California, Amerika Serikat. Mobil tersebut disebut memiliki beberapa masalah terutama pada bagian suspensi belakang.

Dilansir dari Carscoops, puluhan pelanggan sudah mengeluhkan hal tersebut sejak lama. Bahkan beberapa mobil sudah mengalami kerusakan meski baru menempuh perjalanan 20.000 mil (32.186 km).

Mereka menyebut bahwa bantingan pada bagian belakang menjadi sangat kasar, tidak rata dan sering kali disertai dengan shock belakang yang bocor.

Namun kerusakan itu hanya dirasakan pada varian atas yang sudah dibekali suspensi self-leveling. Sistem tersebut membuat ketinggian mobil bisa tetap stabil meski tengah melalui jalan tidak rata sehingga meningkatkan kenyamanan berkendara.

Pemesanan Hyundai Palisade Hybrid Dibuka, Harga Rp 1,1 M
Photo : Hyundai

Selain itu, ada juga keluhan terkait rem ABS serta traction control di Palisade keluaran 2023 hingga 2025. Para pelanggan merasakan adanya kerusakan dan berpotensi menyebabkan kendaraan tergelincir saat melakukan pengereman di permukaan kasar atau tidak rata.

Namun kerusakannya tidak banyak berdampak pada kenyamanan berkendara sehingga kurang mendapat atensi dari para pemiliknya.


Terkini

mobil
Jaecoo

10 Merek Mobil Cina Terlaris Mei 2026, Jaecoo Memimpin

Jaecoo menjadi merek mobil Cina dengan penjualan retail terlaris sepanjang Mei 2026, berada di atas BYD

mobil
DFSK E5 Plus PHEV

Bocoran Spesifikasi DFSK E5 Plus PHEV, Bisa Dipesan Bulan Ini

E5 Plus jadi SUV PHEV perdana DFSK di pasar Indonesia, klaim daya jelajah komprehensifnya 1.300 kilometer

mobil
GWM Ora 7

GWM Gandeng BMW Bikin Mobil Listrik Ora 7

GWM Ora 7 merupakan mobil listrik hasil kolaborasi dengan BMW, ubah arah desain seri Ora di masa mendatang

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 17 Juni 2026 Masih Didukung ETLE

Ganjil genap Jakarta hari ini akan mengincar mobil dengan pelat nomor berakhiran genap terutama di jam sibuk

news
SIM Keliling Jakarta

Catat Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Rabu 17 Juni 2026

Setelah libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, SIM keliling Jakarta kembali melayani masyarakat hari ini

otosport
Kiandra Ramadhipa

Kiandra Ramadhipa Kerap Berguru ke Veda Ega dan Mario Suryo Aji

Kiandra Ramadhipa mengaku sering berdiskusi, demi bisa mendapatkan ilmu balapan dari Veda Ega dan Mario Aji

news
Transjakarta

Kenaikan Tarif Transjakarta Sasar Rute Jauh Blok M - Soetta

Rencana penyesuaian tarif Transjakarta, pemerintah hanya menyasar rute jauh seperti Blok M - Bandara Soetta

mobil
Nissan

Nissan Adopsi Sistem Pabrikan Cina Dalam Kembangkan Skyline

Langkah berani dilakukan Nissan untuk bisa kembali bersaing dalam industri otomotif global yang cukup ketat