Hyundai Staria Hybrid Terdaftar di RI, Incar Pasar MPV Premium
13 Juni 2026, 20:27 WIB
Hyundai pastikan suspensi Palisade Hybrid di Indonesia aman dan tidak terpengaruh terhadap kasus di Amerika
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hyundai memastikan bahwa masalah suspensi Palisade Hybrid yang terjadi di Amerika Serikat tidak berdampak pada unit di Indonesia. Sehingga diharapkan masyarakat tetap tenang untuk menggunakan model tersebut.
Hyundai Motors Indonesia bahkan sudah memastikan hal tersebut ke principal sebelum resmi membawa Palisade ke Tanah Air.
“Kami secara aktif telah memonitor dan memastikan bahwa unit di Indonesia tidak terdampak dari kasus yang ada di Amerika Serikat. Jadi untuk pengguna Hyundai Palisade Hybrid tidak perlu khawatir,” ungkap Wahyu Kusuma Danny Head of Product HMID (13/06).
Hyundai pun telah menyediakan beragam program untuk menciptakan ketenangan buat para pelanggannya. Termasuk di dalamnya gratis servis selama 3 tahun atau 60.000 km.
Pabrikan juga telah menyediakan garansi kendaraan selama 3 tahun atau 100.000 km. Kemudian adanya jaminan baterai selama 8 tahun atau 160.000 km.
Sebelumnya diberitakan bahwa Hyundai mendapat tuntutan dari para pelanggannya di California, Amerika Serikat. Mobil tersebut disebut memiliki beberapa masalah terutama pada bagian suspensi belakang.
Dilansir dari Carscoops, puluhan pelanggan sudah mengeluhkan hal tersebut sejak lama. Bahkan beberapa mobil sudah mengalami kerusakan meski baru menempuh perjalanan 20.000 mil (32.186 km).
Mereka menyebut bahwa bantingan pada bagian belakang menjadi sangat kasar, tidak rata dan sering kali disertai dengan shock belakang yang bocor.
Namun kerusakan itu hanya dirasakan pada varian atas yang sudah dibekali suspensi self-leveling. Sistem tersebut membuat ketinggian mobil bisa tetap stabil meski tengah melalui jalan tidak rata sehingga meningkatkan kenyamanan berkendara.
Selain itu, ada juga keluhan terkait rem ABS serta traction control di Palisade keluaran 2023 hingga 2025. Para pelanggan merasakan adanya kerusakan dan berpotensi menyebabkan kendaraan tergelincir saat melakukan pengereman di permukaan kasar atau tidak rata.
Namun kerusakannya tidak banyak berdampak pada kenyamanan berkendara sehingga kurang mendapat atensi dari para pemiliknya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Juni 2026, 20:27 WIB
17 Mei 2026, 21:00 WIB
14 Mei 2026, 20:18 WIB
22 April 2026, 15:00 WIB
17 April 2026, 07:42 WIB
Terkini
17 Juni 2026, 11:00 WIB
Jaecoo menjadi merek mobil Cina dengan penjualan retail terlaris sepanjang Mei 2026, berada di atas BYD
17 Juni 2026, 09:00 WIB
E5 Plus jadi SUV PHEV perdana DFSK di pasar Indonesia, klaim daya jelajah komprehensifnya 1.300 kilometer
17 Juni 2026, 07:00 WIB
GWM Ora 7 merupakan mobil listrik hasil kolaborasi dengan BMW, ubah arah desain seri Ora di masa mendatang
17 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan mengincar mobil dengan pelat nomor berakhiran genap terutama di jam sibuk
17 Juni 2026, 06:00 WIB
Setelah libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, SIM keliling Jakarta kembali melayani masyarakat hari ini
16 Juni 2026, 19:00 WIB
Kiandra Ramadhipa mengaku sering berdiskusi, demi bisa mendapatkan ilmu balapan dari Veda Ega dan Mario Aji
16 Juni 2026, 18:11 WIB
Rencana penyesuaian tarif Transjakarta, pemerintah hanya menyasar rute jauh seperti Blok M - Bandara Soetta
16 Juni 2026, 10:00 WIB
Langkah berani dilakukan Nissan untuk bisa kembali bersaing dalam industri otomotif global yang cukup ketat