Tren Mobil Listrik di Indonesia, Terus Berkembang sejak 2020
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Banderol diprediksi jauh lebih kompetitif, Kona Electric ingin dorong penjualan mobil listrik Hyundai
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kehadiran Hyundai Kona Electric nampaknya sudah tidak lama lagi. Dikabarkan bakal dirakit lokal, model satu ini diprediksi punya banderol terjangkau dan paling rendah dibandingkan seri Ioniq.
Untuk diketahui dua mobil listrik Hyundai yang dimaksud adalah Ioniq 5 yang produksi dalam negeri dan Ioniq 6 berstatus CBU (Completely Built Up) atau impor utuh.
Banderol berkisar dari Rp 700 jutaan sampai Rp 1,1 miliar. Sementara Kona Electric nanti diperkirakan dijual dengan harga kompetitif mulai Rp 600 jutaan.
Hariyadi Kaimuddin, Director in Charge Hyundai Gowa mengungkapkan bahwa saat ini pihak diler memang masih menunggu harga dari prinsipal. Namun diharapkan bisa terjangkau sehingga menarik minat banyak calon konsumen.
“Karena konsumen akan membanding-bandingkan harga seperti contoh Ioniq 6. Bagus sekali cuma karena harga tinggi membuat volume (penjualan) tidak dapat,” ucap Hariyadi kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Kona Electric digadang jadi varian entry level yang bisa mendorong lebih banyak penjualan mobil listrik Hyundai di masa mendatang.
Saat pertama diperkenalkan di IIMS 2024 (Indonesia International Motor Show) Hariyadi mengaku model tersebut mendapatkan respon positif. Hyundai Gowa optimistis Kona Electric diminati asal banderol menarik.
“Itu yang menentukan bakal laku atau biasa-biasa saja, bagaimana prinsipal memposisikan harganya,” tegas Hariyadi.
Dengan kedatangan banyak merek baru harga jadi hal krusial penentu minat konsumen sebelum membeli kendaraan listrik. Ini jadi salah satu tantangan buat Hyundai dalam memasarkan produknya.
Terlebih untuk model seperti Ioniq 6. Hariyadi menjelaskan segmen pasar terbatas mengingat banderolnya sudah tembus Rp 1,1 miliar.
Bisa dibilang Ioniq 5 saat ini jadi tulang punggung penjualan lini elektrifikasi Hyundai di Tanah Air.
“Dulu puncaknya bisa 20-an persen dari total jualan kita padahal harga segitu. Konsumen terbesar masih tetap di DKI Jakarta,” kata dia.
Selain harga pihaknya juga selalu menawarkan kesempatan tes jalan buat konsumen agar yakin sebelum pembelian. Ia percaya diri Hyundai tawarkan kenyamanan dan teknologi berbeda dari kompetitor.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Januari 2026, 17:00 WIB
16 Januari 2026, 09:00 WIB
15 Januari 2026, 14:00 WIB
14 Januari 2026, 15:00 WIB
14 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
17 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota Kijang Innova bekas masih menjadi pilihan menarik untuk pelanggan yang membutuhkan MPV tangguh
17 Januari 2026, 09:00 WIB
Desain utuh Starlight 560 alias Wuling Almaz Darion telah terdaftar di DJKI, peluncurannya semakin dekat
17 Januari 2026, 08:00 WIB
BYD berkomitmen bahwa pabrik mereka di Subang akan mulai aktif kuartal 1 2026 dan langsung produksi beberapa model
17 Januari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia yang ada guna meningkatkan layanan
16 Januari 2026, 21:00 WIB
Motor TVS Callisto 125 mendapatkan dua tambahan warna baru, melengkapi empat opsi kelir yang sudah ada
16 Januari 2026, 17:00 WIB
Wholesales mobil listrik di RI terus mengalami perkembangan sejak 2020, naik signifikan berkat mobil Cina
16 Januari 2026, 15:00 WIB
Berikut KatadataOTO merangkum daftar biaya pembuatan pelat nomor cantik tahun ini, harga mulai Rp 5 jutaan
16 Januari 2026, 14:00 WIB
Buat Anda yang ingin menghabiskan waktu saat libur Isra Miraj, wajib mengetahui jadwal ganjil genap Puncak