Hyundai Casper EV Debut Pekan Ini, Lebih Murah dari Kona Electric

Sasar beragam lapisan konsumen, Hyundai Casper EV debut pekan ini dan digadang lebih murah dari Kona Electric

Hyundai Casper EV Debut Pekan Ini, Lebih Murah dari Kona Electric

KatadataOTO – Hyundai semakin gencar hadirkan model mobil listrik yang dapat menjangkau lebih banyak lapisan konsumen. Belum lama, bocoran tampilan Casper EV dipublikasikan sebelum debut resmi pekan ini.

Untuk diketahui Casper di Korea Selatan merupakan model mesin bensin. Versi listriknya mengadaptasi desain eksterior serupa dengan sentuhan futuristik pada sektor penerangan.

Mirip seperti seri Ioniq, Casper dipakaikan lampu DRL khas dan sein bergaya pixelated seperti telah dipakai pada Ioniq 5 maupun Ioniq 6.

Berbeda dari Kona yang mengusung desain SUV crossover, Casper merupakan SUV mungil berkonfigurasi lima penumpang dan memiliki ukuran kompak.

Hyundai Casper EV
Photo : Hyundai

Dilansir dari The Korea Herald, Senin (24/6) Hyundai Casper EV diharapkan bisa menembus pasar Jepang tahun depan, setelah meluncur dan dipasarkan di Korea Selatan lebih dulu selama paruh kedua 2024.

Di pasar Jepang memang Hyundai mengalami sejumlah kendala. Mereka baru kembali memasarkan kendaraan di Mei 2022 setelah mulai berfokus pada kendaraan ramah lingkungan.

Meski belum diumumkan secara resmi, ada perkiraan harga 27.000 USD buat Hyundai Casper EV. Angka ini setara Rp 444,4 jutaan dalam kurs rupiah. Di Korea Selatan, Casper mesin bensin dilego 15.000 USD (Rp 246,9 jutaan).

Model itu berpotensi mengisi segmen di bawah Kona Electric, sekarang sudah dipasarkan di Indonesia dengan kisaran harga Rp 500 jutaan sampai Rp 700 jutaan.

Bicara performa, Casper EV diklaim mampu menempuh jarak 315 km dalam satu kali pengisian daya. Sementara buat pasar Eropa daya jelajah lebih jauh di 355 km.

Bidik Pasar Jepang

Fokus Hyundai di Jepang adalah Ioniq 5 dan Kona Electric. Namun berdasarkan data Japan Automobile Importers Association, kedua model itu hanya terjual 317 unit sepanjang lima bulan tahun ini.

Sehingga Casper EV diharapkan bisa jadi tulang punggung, mendorong penjualan kendaraan listrik Hyundai. Mengingat di Jepang kendaraan kecil jadi salah satu preferensi utama konsumen.

“Saya pikir Casper Electric akan jadi model (Hyundai) yang paling laris nanti ketika dijual di Jepang,” ungkap Kim Pil-su, seorang profersor teknik mobil dari Daelim University beberapa waktu lalu.

Hyundai Casper EV
Photo : Hyundai

Ia mengungkapkan beberapa hal pendukungnya adalah daya jelajah Casper EV yang mumpuni dan desain berpeluang disukai konsumen Jepang.

“Pasar Jepang saat ini fokus pada mobil hybrid. Jadi sangat berarti (untuk Hyundai Motor) memimpin posisi sektor EV di Jepang sebagai pionir,” tegas dia.


Terkini

news
Rekayasa lalu lintas

Dishub Rekayasa Lalu Lintas di TMII dan Ragunan di Malam Tahun Baru

Dinas Perhubungan bakal rekayasa lalu lintas di TMII dan Ragunan untuk hindari kepadatan di malam tahun baru

motor
Koleksi Motor

Penampakan Koleksi Motor MotoGP Ryan Wedding yang Disita FBI

Koleksi motor mantan atlet dan buron FBI jadi perhatian, banyak unit bersejarah dari Moto2 sampai MotoGP

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini Akhir 2025, Rabu 31 Desember

Di penghujung tahun perpanjangan masa berlaku kartu bisa dimanfaatkan di SIM keliling Jakarta hari ini

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 31 Desember 2025, Terakhir di Tahun Ini

Ganjil genap Jakarta terakhir di tahun ini tetap dilangsungkan dengan ketat untuk atasi kemacetan lalu lintas

news
SIM keliling Bandung

Ubertos Jadi Lokasi SIM Keliling Bandung Sebelum Libur Tahun Baru

Memasuki libur tahun baru 2026, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan demi memfasilitasi kebutuhan pengendara

mobil
Mobil Cina

Desain Mobil Cina Akan Berubah Drastis di 2027, Ini Sebabnya

Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan

mobil
Mobil Cina

Penjualan Mobil Cina Diproyeksikan Lampaui Jepang Tahun Ini

Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit

otosport
Francesco Bagnaia

Saran untuk Francesco Bagnaia Agar Kompetitif Lagi di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026