Hyundai Bicara Mobil Listrik Produksi Indonesia

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memiliki dua model mobil listrik andalan, yakni Kona Electric dan IONIQ Electric

Hyundai Bicara Mobil Listrik Produksi Indonesia
Dian Tami Kosasih

TRENOTO – Menjadi pabrikan otomotif yang menjual kendaraan listrik untuk Indonesia, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memiliki dua model andalan, yakni Kona Electric dan IONIQ Electric.

Mendapat penerimaan positif dari masyarakat, pabrikan otomotif asal Korea Selatan ini optimis ke depannya kendaraan ramah lingkungan mampu menjadi sarana transportasi utama.

“Kami ngomong tahun ini ada IONIQ dan Kona di mana kita pioneer lah mobil listrik di Indonesia. Pemerintah juga fokus di mobil listrik. Kalau kita di global semua EV sudah jadi pembicaraan standar dari kendaraan lah. Di sini tentunya ke depan perkembangan akan terus meningkat,” kata Erwin Djajadiputra, Sales Director PT HMID.

Saat disinggung persiapan Hyundai terkait pengalihan kendaraan konvensional ke ramah lingkungan di 2050, Erwin menyebut, ekosistem harus bermulai dari adanya unit mobil listrik.

“Kalau kita lihat American Expedition Vehicles (AEV) ini harus ekosistem dulu dari mobilnya dan chargingnya. Kami sudah mulai basic yang paling besar adalah baterai dimana hari ini Hyundai bersama LG membuat baterai tersebut jadi supply chain dari mobil listrik,” tuturnya.

Tak hanya itu, terkait produksi lokal kendaraan listrik, Erwin menyebut pihaknya masih belum bisa bicara banyak terkait hal ini.

Photo : Pribadi

“Itu kita belum bisa bicara karena kita belum tau komponen apa saja, bahan bakunya berapa di sana, yang pasti dengan lokal production akan lebih murah,” ujarnya.  

Untuk model baru kendaraan listrik yang mungkin dihadirkan Hyundai tahun depan, Erwin enggan mengungkapkannya lebih banyak.

“Tahun ini IONIQ dan Kona tahun depan kita belum ngomong sekarang,” tutupnya.

Sebagai informasi, Hyundai Kona Electric merupakan crossover yang disematkan motor dengan tenaga sebesar 133 hp dan torsi 395 Nm.

Terbenam baterai lithium ion berkapasitas 39,2 kWh. Saat kondisi baterai penuh, mobil ini bisa menempuh jarak 289-345 kilometer. Sementara pengisian baterai hingga 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar 54 menit. 

Sedangkan Hyundai IONIQ Electric merupakan sebuah sedan listrik yang menghasilkan tenaga hingga 134 hp dan torsi mencapai 295 Nm.

Kapasitas baterai kendaraan berada di angka 38,3 kWh, dengan pengisian daya hingga penuh hanya dalam 54 menit untuk metode pengisian cepat. Untuk sekali pengisian baterai secara penuh, IONIQ Electric mampu menempuh jarak 373 km.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E