Hyundai Akan Jual 15 Model Baru di RI, Mayoritas Rakitan Lokal

Sepanjang 2025, Hyundai akan memperkenalkan 15 model baru yang mayoritasnya merupakan hasil rakitan lokal

Hyundai Akan Jual 15 Model Baru di RI, Mayoritas Rakitan Lokal
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Peluncuran produk baru dinilai jadi salah satu strategi mendorong penjualan dan menarik minat masyarakat. Untuk itu PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) punya 15 model baru di RI sepanjang 2025.

Lima di antaranya sudah diluncurkan di awal tahun. Misalnya versi penyegaran Creta, Venue, Stargazer Tech, Staria terbaru serta Ioniq 5 Limited Edition.

Tersisa 10 model lagi, pihak Hyundai mengungkapkan produk baru mereka bakal bervariasi mulai dari mobil bermesin bensin, hybrid sampai EV (Electric Vehicle).

“Kita fokuskan bagaimana punya produk yang lebih ke arah ramah lingkungan,” kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID di Jakarta belum lama ini.

Hyundai Venue Sudah Bisa Dipesan, Segini Kisaran Harganya
Photo : Hyundai India

Tidak hanya itu, dia mengatakan bahwa sebagian besar produk anyar Hyundai di dalam negeri bakal dirakit lokal atau berstatus CKD (Completely Knocked Down).

Bicara soal model yang akan diluncurkan, menurut Frans adalah gabungan dari versi facelift mobil Hyundai di Indonesia dan produk baru alias belum pernah dipasarkan di dalam negeri.

“Kita punya natural resources di Indonesia, kemudian fasilitas cukup lengkap. Tinggal meramu saja produk apa yang akan kita pakai di Indonesia,” tegas dia.

Salah satu model yang berpeluang dihadirkan dalam waktu dekat adalah mobil listrik Ioniq 9. EV satu ini digadang sebagai kembaran Kia EV9, menggunakan platform e-GMP dan dimensi serupa.

Ioniq 9 berkonfigurasi tiga baris 7-seater. Meskipun mirip Kia EV9, kapasitas baterainya disebut lebih besar yaitu 110,3 kWh sehingga tawarkan jarak tempuh 620 km dalam satu kali pengecasan (WLTP).

Buat gambaran, Kia EV9 dibenamkan penampung daya 99,8 kWh dengan daya jelajah 497 km.

Mengulik Kelebihan Hyundai Stargazer Essential, Bisa Buat Mudik
Photo : KatadataOTO

Kemudian ada dugaan Stargazer facelift juga meluncur tahun ini, meramaikan pilihan LMPV (low multi purpose vehicle) yang ramai diminati masyarakat.

Pihak Hyundai masih enggan mengkonfirmasi kehadiran Stargazer facelift, tetapi memastikan produk baru mereka bakal dirakit lokal guna memaksimalkan kapasitas produksi di pabrik.

“Kita sebagai bangsa Indonesia ingin produksinya lokal di Indonesia. Kapasitas produksi kita masih ada, kalau secara nasional dua juta lebih, kita mencapai 250 ribu. Sekarang baru terpakai sekitar 100 ribu,” ucap Frans.


Terkini

mobil
Jaecoo

Pengiriman Jaecoo J5 EV Tembus 20.000 Unit, Terlaris di Mei 2026

Penjualan Jaecoo J5 EV terus bergulir hingga sekarang sehingga menjadi sejarah bagi brand asal Cina tersebut

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung 29 Juni 2026, Tersebar di Dua Lokasi

SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu opsi buat Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Senin 29 Juni 2026

Layanan SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di awal pekan ini, simak informasi lokasi dan syaratanya

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Senin 29 Juni 2026 Kembali Berlaku

Selain pantauan petugas di lapangan, aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap berlaku dan didukung ETLE

mobil
Xpeng

Harga Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Diungkap, Mulai Rp 700 Jutaan

Xpeng X9 Facelift dan varian baru G6 AWD kini resmi dipasarkan ke konsumen, ada pembaruan eksterior dan fitur

otosport
MotoGP Belanda 2026

Hasil MotoGP Belanda 2026: Ogura Menang, Bezzecchi dan Pecco DNF

Dalam balapan yang penuh drama, Ai Ogura memantapkan dirinya menjadi pemenang dalam MotoGP Belanda 2026

motor
Honda Beat

Honda Beat Dipercantik Pakai Baju Baru Lebih Meriah

Honda Beat hadir untuk memenuhi kebutuhan anak muda yang enerjik dan aktif serta dinamis dalam kesehariannya

mobil
BMW Seri M

BMW Mengaku Penjualannya Tidak Terganggu Kondisi Ekonomi

Kondisi ekonomi dan fluktuasi kurs saat ini belum memberikan dampak negatif pada penjualan BMW di Indonesia