Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Honri Boma EV akan diproduksi lokal mulai tahun ini agar bisa ditawarkan dengan harga kompetitif pada pelanggan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski mengakui akan membawa unit secara CBU di awal peluncuran, Utomocorp memastikan bakal memproduksi Honri langsung di Tanah Air. Dengan demikian diharapkan harga kendaraan bisa lebih kompetitif.
Mereka bahkan mengaku tengah melakukan pembangunan fasilitas pabrik dan akan segera rampung. Sehingga proses produksi bisa segera dilakukan.
“Pembangunan dan produksi harus selesai tahun ini,” ungkap Denny Utomo, CEO Utomocorp pada media beberapa waktu lalu.
Tak hanya itu, ia juga menambahkan bakal membangun sejumlah diler di pulau Jawa khususnya di kota-kota besar. Dengan demikian diharapkan masyarakat bisa lebih mudah melihat dan membeli mobil-mobil Honri.
“Tahun ini kami akan membuka lima hingga 10 diler. Tahap pertama di pulau Jawa di kota-kota yang berbeda,” tegasnya kemudian.
Ia pun menambahkan bahwa Honri Boma EV akan menyasar masyarakat yang ingin memiliki kendaraan listrik murah. Sehingga mereka tidak perlu bersaing secara langsung dengan pabrikan mobil listrik besar.
“Saya melihat ada kesempatan untuk berkompetisi di segmen mobil listrik murah karena kebanyakan pabrikan saat ini mengincar pasar menengah ke atas. Jadi kami harus memberi perbedaan agar persaingannya tidak terlalu berat,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa Utomocorps akan meluncurkan Honri Boma EV pada ajang IIMS 2025. Mobil tersebut hadir dengan desain menyerupai MPV premium terutama di sisi gril dan bodinya dibuat mengkotak agar memberi kesan besar.
Padahal ukurannya sebenarnya cukup ringkas karena hanya memiliki panjang 3.517 mm, lebar 1.495 mm, tinggi 1.660 mm serta wheelbase 2.495 mm. Agar terlihat lebih menarik maka mobil sudah dipasangkan pelek pelek aluminium alloy 15 inci dan ban berukuran 165/55 R15.
Di negara asalnya, Honri Boma EV hadir dalam dua varian dengan perbedaan di kapasitas baterai.
Pilihan pertama dibekali baterai berkapasitas 11,9 kWh guna menggerakkan kendaraan sejauh 130 km dalam satu kali pengisian saya. Sementara opsi kedua dipasangkan penyimpanan daya yang lebih besar yaitu 18,5 kWh sehingga memiliki jarak tempuh hingga 200 km.
Daya itu kemudian disalurkan ke motor listrik yang mampu melepas tenaga sebesar 40 hp dan 84 Nm. Angka tersebut dinilai sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara masyarakat khususnya di perkotaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia