iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Honri Boma EV akan diproduksi lokal mulai tahun ini agar bisa ditawarkan dengan harga kompetitif pada pelanggan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski mengakui akan membawa unit secara CBU di awal peluncuran, Utomocorp memastikan bakal memproduksi Honri langsung di Tanah Air. Dengan demikian diharapkan harga kendaraan bisa lebih kompetitif.
Mereka bahkan mengaku tengah melakukan pembangunan fasilitas pabrik dan akan segera rampung. Sehingga proses produksi bisa segera dilakukan.
“Pembangunan dan produksi harus selesai tahun ini,” ungkap Denny Utomo, CEO Utomocorp pada media beberapa waktu lalu.
Tak hanya itu, ia juga menambahkan bakal membangun sejumlah diler di pulau Jawa khususnya di kota-kota besar. Dengan demikian diharapkan masyarakat bisa lebih mudah melihat dan membeli mobil-mobil Honri.
“Tahun ini kami akan membuka lima hingga 10 diler. Tahap pertama di pulau Jawa di kota-kota yang berbeda,” tegasnya kemudian.
Ia pun menambahkan bahwa Honri Boma EV akan menyasar masyarakat yang ingin memiliki kendaraan listrik murah. Sehingga mereka tidak perlu bersaing secara langsung dengan pabrikan mobil listrik besar.
“Saya melihat ada kesempatan untuk berkompetisi di segmen mobil listrik murah karena kebanyakan pabrikan saat ini mengincar pasar menengah ke atas. Jadi kami harus memberi perbedaan agar persaingannya tidak terlalu berat,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa Utomocorps akan meluncurkan Honri Boma EV pada ajang IIMS 2025. Mobil tersebut hadir dengan desain menyerupai MPV premium terutama di sisi gril dan bodinya dibuat mengkotak agar memberi kesan besar.
Padahal ukurannya sebenarnya cukup ringkas karena hanya memiliki panjang 3.517 mm, lebar 1.495 mm, tinggi 1.660 mm serta wheelbase 2.495 mm. Agar terlihat lebih menarik maka mobil sudah dipasangkan pelek pelek aluminium alloy 15 inci dan ban berukuran 165/55 R15.
Di negara asalnya, Honri Boma EV hadir dalam dua varian dengan perbedaan di kapasitas baterai.
Pilihan pertama dibekali baterai berkapasitas 11,9 kWh guna menggerakkan kendaraan sejauh 130 km dalam satu kali pengisian saya. Sementara opsi kedua dipasangkan penyimpanan daya yang lebih besar yaitu 18,5 kWh sehingga memiliki jarak tempuh hingga 200 km.
Daya itu kemudian disalurkan ke motor listrik yang mampu melepas tenaga sebesar 40 hp dan 84 Nm. Angka tersebut dinilai sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara masyarakat khususnya di perkotaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat