Honda Perkenalkan Fitur Self-Driving, Sensing 360 dan Sensing Elite

Honda perkenalkan fitur self-driving Honda Sensing 360 dan Sensing Elite. Nantinya akan digunakan di Amerika Serikat.

Honda Perkenalkan Fitur Self-Driving, Sensing 360 dan Sensing Elite

TRENOTO – Jika bicara tentang teknologi self-driving atau autonomous driving pada mobil, mungkin yang terlintas di kalangan masyarakat adalah Tesla. Namun ternyata, pabrikan asal Jepang, Honda perkenalkan fitur self-driving Sensing 360 dan Sensing Elite pada sejumlah model mobilnya.

Untuk diketahui, sistem driver assistance ini dikabarkan akan menjadi salah satu fitur standar untuk semua model mobil Honda yang dijual di pasaran Amerika Serikat pada tahun 2030.

Namanya memang serupa dengan fitur Honda Sensing yang disematkan pada mobil Honda di Indonesia. Bedanya, Honda Sensing lebih berfokus pada keselamatan dan perlindungan ketimbang self-driving.

DIkutip dari Carscoops, rangkaian Honda Sensing 360 ini juga termasuk Super Cruise sebuah fitur semi-autonomous driving system yang dikenal dengan nama Advanced In-Lane Driving with Hands-off Function.

Photo : Carscoops

Di dalamnya juga ada Driver Emergency Support System yang berfokus untuk memonitor pengemudi menggunakan kamera, melihat apakah mata pengemudi terbuka dan kepalanya dalam posisi tegak.

Jika pengemudi terdeteksi tidak mampu mengemudi dengan baik, sistem tersebut akan membantu mobil tetap berada di lajurnya, sambil memberi peringatan berupa audio atau visual kepada pengemudi. Sistem akan membunyikan klakson dan menyalakan lampu hazard, serta memperlambat laju kendaraan jika pengemudi tidak bereaksi terhadap peringatan.

Uniknya sistem ini juga bisa menghubungi nomor darurat jika pengemudi tersebut ternyata mengalami penyakit seperti serangan jantung atau stroke.

Sementara itu rangkaian fitur Honda Sensing Elite melibatkan AI (artificial intelligence). AI membuat rangkaian fitur tersebut diklaim lebih mampu mengenali dan menangani situasi kompleks, misalnya saat berkendara di jalan raya.

Baca juga: HPM Bakal Sematkan Honda Sensing Pada Mobil Murah

Fitur ini juga ingin membuat pengemudi bisa mengendarakan mobilnya tanpa harus memegang setir kemudi, khususnya saat akan masuk atau keluar dari jalan tol. Pengemudi juga bisa menikmati hands-free driving ketika kondisi jalan macet.

Terakhir Honda Sensing Elite juga akan mengembangkan teknologi automated valet parking, memungkinkan pengemudi untuk memanggil kendaraannya dari jarak jauh. Teknologi ini juga dipakai Mercedes-Benz dan sudah bisa dipakai untuk pemakaian komersial dan untuk publik di Jerman.


Terkini

mobil
Mobil Cina

Desain Mobil Cina Akan Berubah Drastis di 2027, Ini Sebabnya

Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan

mobil
Mobil Cina

Penjualan Mobil Cina Diproyeksikan Lampaui Jepang Tahun Ini

Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit

otosport
Francesco Bagnaia

Saran untuk Francesco Bagnaia Agar Kompetitif Lagi di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026

mobil
VinFast

VinFast Komitmen Produksi Lokal Model-Model EV Tersubsidi

VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan

modifikasi
Yamaha Xmax

Modifikasi Yamaha Xmax Hedon, Biayanya Senilai Dua Innova Zenix

Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru

motor
Motor listrik

Pasar Motor Listrik 2025 Anjlok, Subsidi Jadi Biang Kerok

Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen

mobil
Baterai lithium

Permintaan Baterai Lithium Mobil Listrik Bakal Merosot di 2026

Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun

mobil
Mobil yang Disuntik Mati

4 Mobil yang Disuntik Mati di Indonesia Tahun Ini, Ada Baleno

Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya