Honda Optimis Masih Unggul Dibanding Pabrikan China

Honda optimis masih unggul bila dibandingkan pabrikan baru di Indonesia khususnya asal China yang cukup agresif

Honda Optimis Masih Unggul Dibanding Pabrikan China
Adi Hidayat

KatadataOTO – Banyaknya pabrikan mobil baru masuk ke Indonesia mendapat sorotan dari banyak pihak. Salah satunya adalah Honda yang sudah puluhan tahun menggarap pasar otomotif Tanah Air.

Hal ini karena salah strategi bisa membuat mereka ditinggalkan oleh para pelanggannya. Meski demikian Honda optimis masih unggul dibanding pabrikan baru khususnya asal China yang semakin agresif.

Kepercayaan diri tersebut disampaikan Shugo Watanabe, Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor yang baru menjabat. Dirinya mengungkap bahwa masyarakat memiliki kepercayaan terhadap produk dibandingkan pabrikan lain.

“Dari sudut pandang konsumen kehadiran lebih banyak brand akan sangat baik karena memberi banyak pilihan. Tapi kami juga yakin memiliki keunggulan yaitu kepercataan konsumen yang sudah terbangun selama ini,” ungkapnya.

Spesifikasi Honda CR-V Hybrid
Photo : Honda

Honda juga tercatat telah memiliki sekitar 160 outlet di seluruh Indonesia. Berkat ini maka pelanggan lebih mudah membeli dan merawat kendarannya.

Seluruh keunggulan tersebut pun akan ia pertahankan selama dirinya menjabat dalam beberapa tahun mendatang. Beragam cara bakal dilakukan mulai dari meningkatkan kualitas hingga meluncurkan produk baru agar kepercayaan pelanggan terjaga.

“Honda juga unggul dari teknologi yang kami miliki secara global. Sehingga akan lebih mudah untuk mempelajari dan menjawab kebutuhan masyarakat khususnya di Indonesia,” tambah Shugo Watanabe kemudian.

Dirinya juga akan mengejar target perusahaan yang ingin berpindah ke kendaraan elektifikasi pada 2024. Namun dirinya menegaskan bahwa semua peralihan di masing-masing negara bisa berbeda.

“Oleh sebab itu Honda tetap fokus mengembangkan teknologi hybrid di Indonesia sebagai langkah penting menuju elektrifikasi masa depan,” tambahnya.

Honda Nilai Pembeli Mobil Listrik
Photo : Honda

Sebelumnya diberitakan bahwa Shugo Watanabe menggantikan Kotaro Shimizu untuk menjadi Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor. Ia akan membawa Honda selama beberapa tahun ke depan dan menghadapi beragam tantangan khususnya terkait elektrifikasi.

Selama ini Honda baru memiliki dua mobil hyrbrid di Indonesia. Mereka adalah CR-V RS e:HEV dan Accord RS e:HEV. Kedua kendaraan tersebut pun diklaim telah berhasil mendapat respon positif dari masyarakat.


Terkini

otosport
Hasil Sprint Race MotoGP Catalunya 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Alex Marquez Solid Terdepan

Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona 

komunitas
JMC Tuntaskan Touring 500 KM, Jelajahi Keindahan Lampung Selatan

JMC Tuntaskan Touring 500 KM, Jelajahi Keindahan Lampung Selatan

Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung

mobil
BYD Atto 1

Spesifikasi BYD Atto 1 Terbaru, Harga Rp 199 Jutaan

BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta

mobil
BYD Atto 1

Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat

BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif

otosport
MotoGP Catalunya 2026

Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2026: Martin Siap Dominasi

Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia