Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Honda HR-V listrik resmi akan diproduksi di Thailand untuk memenuhi pasar domestik dan internasional
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Honda e:N1 EV atau HR-V listrik resmi diproduksi di Thailand. Kendaraan tersebut bahkan mendapat line khusus di pabrik yang berlokasi di Rojana Industrial Park, Prachinburi.
Kehadiran Honda HR-V listrik pun menjadi prestasi tersendiri bagi pabrikan berlogo H tegak. Pasalnya ini menjadi mobil listrik pertama yang diproduksi oleh pabrikan asal Jepang di Thailand.
Dilansir Autospinn, hadirnya kendaraan itu menunjukkan bahwa Thailand masih menjadi pasar potensial bagi Honda. Industri otomotif di negara tersebut juga dipastikan terdongkrak karena akan menggunakan suku cadang dalam negeri.
Terlebih pasar kendaraan listrik di Negeri Gajah Putih memang sudah cukup matang. Sehingga wajar bila pabrikan dunia ingin memperkuat posisinya.
Nantinya Honda HR-V listrik bakal menggunakan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 204 hp dan torsi 310 Nm. Performa besar tersebut didukung dengan daya dari Ternary Lithium-ion battery berkapasitas 68.8 kWh.
Mobil memudahkan pelanggan, mobil telah dilengkapi fitur Fast Charging. Berkat ini maka proses pengisian dari 0 hingga 80 persen hanya memerlukan waktu sekitar 40 menit.
Sementara bila terisi penuh Honda HR-V listrik bisa menempuh perjalanan hingga 510 km (NEDC Standard) dan kecepatan maksimalnya adalah 160 km per jam. Angka tersebut tentunya cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara masyarakat sehari-hari.
Desainnya boleh dibilang memiliki banyak kemiripan dibandingkan HR-V di Indonesia. Hal ini terlihat dari desain bemper serta garis aerodinamika pada sisi kendaraan.
Namun tetap saja ada banyak perbedaan signifikan di antara keduanya. Paling terlihat adalah sisi depan karena grilnya tertutup rapat sehingga membeir kesan futuristik khas mobil listrik.
Bergerak ke samping tampilannya cukup atraktif berkat peleknya yang berlapis krom. Meski tidak tidak disebutkan ukurannya tetapi terlihat cukup besar dan menarik perhatian.
Pada sisi belakang Honda telah memasangkan aksen krom yang menyambungkan kedua lampu. Selain itu terdapat pula emblem e:N1 sebagai identitas kendaraan.
Sayangnya waktu peluncurkan kendaraan belum disampaikan secara terperinci. Pabrikan baru akan mengumumkan detailnya pada kuartal I 2024.
Mobil ini pun diyakini tidak hanya memenuhi pasar domestik tetapi juga diimpor ke beberapa negara seperti Indonesia dan Malaysia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Terkini
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif
01 April 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
01 April 2026, 06:00 WIB
Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya