Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Honda HR-V listrik resmi akan diproduksi di Thailand untuk memenuhi pasar domestik dan internasional
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Honda e:N1 EV atau HR-V listrik resmi diproduksi di Thailand. Kendaraan tersebut bahkan mendapat line khusus di pabrik yang berlokasi di Rojana Industrial Park, Prachinburi.
Kehadiran Honda HR-V listrik pun menjadi prestasi tersendiri bagi pabrikan berlogo H tegak. Pasalnya ini menjadi mobil listrik pertama yang diproduksi oleh pabrikan asal Jepang di Thailand.
Dilansir Autospinn, hadirnya kendaraan itu menunjukkan bahwa Thailand masih menjadi pasar potensial bagi Honda. Industri otomotif di negara tersebut juga dipastikan terdongkrak karena akan menggunakan suku cadang dalam negeri.
Terlebih pasar kendaraan listrik di Negeri Gajah Putih memang sudah cukup matang. Sehingga wajar bila pabrikan dunia ingin memperkuat posisinya.
Nantinya Honda HR-V listrik bakal menggunakan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 204 hp dan torsi 310 Nm. Performa besar tersebut didukung dengan daya dari Ternary Lithium-ion battery berkapasitas 68.8 kWh.
Mobil memudahkan pelanggan, mobil telah dilengkapi fitur Fast Charging. Berkat ini maka proses pengisian dari 0 hingga 80 persen hanya memerlukan waktu sekitar 40 menit.
Sementara bila terisi penuh Honda HR-V listrik bisa menempuh perjalanan hingga 510 km (NEDC Standard) dan kecepatan maksimalnya adalah 160 km per jam. Angka tersebut tentunya cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara masyarakat sehari-hari.
Desainnya boleh dibilang memiliki banyak kemiripan dibandingkan HR-V di Indonesia. Hal ini terlihat dari desain bemper serta garis aerodinamika pada sisi kendaraan.
Namun tetap saja ada banyak perbedaan signifikan di antara keduanya. Paling terlihat adalah sisi depan karena grilnya tertutup rapat sehingga membeir kesan futuristik khas mobil listrik.
Bergerak ke samping tampilannya cukup atraktif berkat peleknya yang berlapis krom. Meski tidak tidak disebutkan ukurannya tetapi terlihat cukup besar dan menarik perhatian.
Pada sisi belakang Honda telah memasangkan aksen krom yang menyambungkan kedua lampu. Selain itu terdapat pula emblem e:N1 sebagai identitas kendaraan.
Sayangnya waktu peluncurkan kendaraan belum disampaikan secara terperinci. Pabrikan baru akan mengumumkan detailnya pada kuartal I 2024.
Mobil ini pun diyakini tidak hanya memenuhi pasar domestik tetapi juga diimpor ke beberapa negara seperti Indonesia dan Malaysia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta