Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Honda HR-V listrik resmi akan diproduksi di Thailand untuk memenuhi pasar domestik dan internasional
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Honda e:N1 EV atau HR-V listrik resmi diproduksi di Thailand. Kendaraan tersebut bahkan mendapat line khusus di pabrik yang berlokasi di Rojana Industrial Park, Prachinburi.
Kehadiran Honda HR-V listrik pun menjadi prestasi tersendiri bagi pabrikan berlogo H tegak. Pasalnya ini menjadi mobil listrik pertama yang diproduksi oleh pabrikan asal Jepang di Thailand.
Dilansir Autospinn, hadirnya kendaraan itu menunjukkan bahwa Thailand masih menjadi pasar potensial bagi Honda. Industri otomotif di negara tersebut juga dipastikan terdongkrak karena akan menggunakan suku cadang dalam negeri.
Terlebih pasar kendaraan listrik di Negeri Gajah Putih memang sudah cukup matang. Sehingga wajar bila pabrikan dunia ingin memperkuat posisinya.
Nantinya Honda HR-V listrik bakal menggunakan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 204 hp dan torsi 310 Nm. Performa besar tersebut didukung dengan daya dari Ternary Lithium-ion battery berkapasitas 68.8 kWh.
Mobil memudahkan pelanggan, mobil telah dilengkapi fitur Fast Charging. Berkat ini maka proses pengisian dari 0 hingga 80 persen hanya memerlukan waktu sekitar 40 menit.
Sementara bila terisi penuh Honda HR-V listrik bisa menempuh perjalanan hingga 510 km (NEDC Standard) dan kecepatan maksimalnya adalah 160 km per jam. Angka tersebut tentunya cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara masyarakat sehari-hari.
Desainnya boleh dibilang memiliki banyak kemiripan dibandingkan HR-V di Indonesia. Hal ini terlihat dari desain bemper serta garis aerodinamika pada sisi kendaraan.
Namun tetap saja ada banyak perbedaan signifikan di antara keduanya. Paling terlihat adalah sisi depan karena grilnya tertutup rapat sehingga membeir kesan futuristik khas mobil listrik.
Bergerak ke samping tampilannya cukup atraktif berkat peleknya yang berlapis krom. Meski tidak tidak disebutkan ukurannya tetapi terlihat cukup besar dan menarik perhatian.
Pada sisi belakang Honda telah memasangkan aksen krom yang menyambungkan kedua lampu. Selain itu terdapat pula emblem e:N1 sebagai identitas kendaraan.
Sayangnya waktu peluncurkan kendaraan belum disampaikan secara terperinci. Pabrikan baru akan mengumumkan detailnya pada kuartal I 2024.
Mobil ini pun diyakini tidak hanya memenuhi pasar domestik tetapi juga diimpor ke beberapa negara seperti Indonesia dan Malaysia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini