Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Honda HR-V listrik resmi akan diproduksi di Thailand untuk memenuhi pasar domestik dan internasional
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Honda e:N1 EV atau HR-V listrik resmi diproduksi di Thailand. Kendaraan tersebut bahkan mendapat line khusus di pabrik yang berlokasi di Rojana Industrial Park, Prachinburi.
Kehadiran Honda HR-V listrik pun menjadi prestasi tersendiri bagi pabrikan berlogo H tegak. Pasalnya ini menjadi mobil listrik pertama yang diproduksi oleh pabrikan asal Jepang di Thailand.
Dilansir Autospinn, hadirnya kendaraan itu menunjukkan bahwa Thailand masih menjadi pasar potensial bagi Honda. Industri otomotif di negara tersebut juga dipastikan terdongkrak karena akan menggunakan suku cadang dalam negeri.
Terlebih pasar kendaraan listrik di Negeri Gajah Putih memang sudah cukup matang. Sehingga wajar bila pabrikan dunia ingin memperkuat posisinya.
Nantinya Honda HR-V listrik bakal menggunakan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 204 hp dan torsi 310 Nm. Performa besar tersebut didukung dengan daya dari Ternary Lithium-ion battery berkapasitas 68.8 kWh.
Mobil memudahkan pelanggan, mobil telah dilengkapi fitur Fast Charging. Berkat ini maka proses pengisian dari 0 hingga 80 persen hanya memerlukan waktu sekitar 40 menit.
Sementara bila terisi penuh Honda HR-V listrik bisa menempuh perjalanan hingga 510 km (NEDC Standard) dan kecepatan maksimalnya adalah 160 km per jam. Angka tersebut tentunya cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara masyarakat sehari-hari.
Desainnya boleh dibilang memiliki banyak kemiripan dibandingkan HR-V di Indonesia. Hal ini terlihat dari desain bemper serta garis aerodinamika pada sisi kendaraan.
Namun tetap saja ada banyak perbedaan signifikan di antara keduanya. Paling terlihat adalah sisi depan karena grilnya tertutup rapat sehingga membeir kesan futuristik khas mobil listrik.
Bergerak ke samping tampilannya cukup atraktif berkat peleknya yang berlapis krom. Meski tidak tidak disebutkan ukurannya tetapi terlihat cukup besar dan menarik perhatian.
Pada sisi belakang Honda telah memasangkan aksen krom yang menyambungkan kedua lampu. Selain itu terdapat pula emblem e:N1 sebagai identitas kendaraan.
Sayangnya waktu peluncurkan kendaraan belum disampaikan secara terperinci. Pabrikan baru akan mengumumkan detailnya pada kuartal I 2024.
Mobil ini pun diyakini tidak hanya memenuhi pasar domestik tetapi juga diimpor ke beberapa negara seperti Indonesia dan Malaysia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 07:15 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi