BYD Masih Merajai Pasar Mobil Listrik di Indonesia
11 Desember 2025, 20:06 WIB
Honda HR-V listrik resmi akan diproduksi di Thailand untuk memenuhi pasar domestik dan internasional
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Honda e:N1 EV atau HR-V listrik resmi diproduksi di Thailand. Kendaraan tersebut bahkan mendapat line khusus di pabrik yang berlokasi di Rojana Industrial Park, Prachinburi.
Kehadiran Honda HR-V listrik pun menjadi prestasi tersendiri bagi pabrikan berlogo H tegak. Pasalnya ini menjadi mobil listrik pertama yang diproduksi oleh pabrikan asal Jepang di Thailand.
Dilansir Autospinn, hadirnya kendaraan itu menunjukkan bahwa Thailand masih menjadi pasar potensial bagi Honda. Industri otomotif di negara tersebut juga dipastikan terdongkrak karena akan menggunakan suku cadang dalam negeri.
Terlebih pasar kendaraan listrik di Negeri Gajah Putih memang sudah cukup matang. Sehingga wajar bila pabrikan dunia ingin memperkuat posisinya.
Nantinya Honda HR-V listrik bakal menggunakan motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga 204 hp dan torsi 310 Nm. Performa besar tersebut didukung dengan daya dari Ternary Lithium-ion battery berkapasitas 68.8 kWh.
Mobil memudahkan pelanggan, mobil telah dilengkapi fitur Fast Charging. Berkat ini maka proses pengisian dari 0 hingga 80 persen hanya memerlukan waktu sekitar 40 menit.
Sementara bila terisi penuh Honda HR-V listrik bisa menempuh perjalanan hingga 510 km (NEDC Standard) dan kecepatan maksimalnya adalah 160 km per jam. Angka tersebut tentunya cukup untuk memenuhi kebutuhan berkendara masyarakat sehari-hari.
Desainnya boleh dibilang memiliki banyak kemiripan dibandingkan HR-V di Indonesia. Hal ini terlihat dari desain bemper serta garis aerodinamika pada sisi kendaraan.
Namun tetap saja ada banyak perbedaan signifikan di antara keduanya. Paling terlihat adalah sisi depan karena grilnya tertutup rapat sehingga membeir kesan futuristik khas mobil listrik.
Bergerak ke samping tampilannya cukup atraktif berkat peleknya yang berlapis krom. Meski tidak tidak disebutkan ukurannya tetapi terlihat cukup besar dan menarik perhatian.
Pada sisi belakang Honda telah memasangkan aksen krom yang menyambungkan kedua lampu. Selain itu terdapat pula emblem e:N1 sebagai identitas kendaraan.
Sayangnya waktu peluncurkan kendaraan belum disampaikan secara terperinci. Pabrikan baru akan mengumumkan detailnya pada kuartal I 2024.
Mobil ini pun diyakini tidak hanya memenuhi pasar domestik tetapi juga diimpor ke beberapa negara seperti Indonesia dan Malaysia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Desember 2025, 20:06 WIB
11 Desember 2025, 13:00 WIB
11 Desember 2025, 11:00 WIB
10 Desember 2025, 14:00 WIB
10 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
12 Desember 2025, 15:00 WIB
CIAAF jadi wadah berkumpul dan sarana untuk para pelaku usaha yang mencari supplier suku cadang otomotif
12 Desember 2025, 14:40 WIB
Temukan beberapa cara aman memilih mobil bekas berkualitas dan lakukan transaksi terpercaya melalui platform terbaik untuk Anda
12 Desember 2025, 14:00 WIB
Ada dua ruas jalan yang diberlakukan, simak informasi lengkap ganjil genap Puncak Bogor mulai siang ini
12 Desember 2025, 13:08 WIB
Dua orang matel tewas dikeroyok di Kalibata, Jakarta Selatan saat berusaha menagih utang kredit kendaraan
12 Desember 2025, 12:00 WIB
Changan Nevo Q07 merupakan model EREV yang berpeluang dikembangkan jadi 7-seater untuk pasar Indonesia
12 Desember 2025, 11:00 WIB
Kementerian ESDM membuka opsi menambah kuota impor BBM Shell, BP AKR dan Vivo sebesar 10 persen pada 2026
12 Desember 2025, 10:00 WIB
Distribusi LMPV dari pabrik ke diler menunjukkan penurunan tipis, namun beberapa model alami peningkatan
12 Desember 2025, 09:00 WIB
Mitsubishi Fuso percaya diri menghadapi kondisi pasar di tahun depan meski diprediksi masih akan menantang