Honda Jazz Facelift Bangkit di Cina, Tampilan Jadi Lebih Segar
28 Desember 2025, 09:00 WIB
Resmi meluncur pada Kamis (30/03) animonya tinggi, Honda Civic Type R diserahkan langsung ke 10 konsumen pertama
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Honda Civic Type R diserahkan ke 10 konsumen pertama tepat di hari peluncurannya, Kamis (30/03). Menjadi Civic tercepat yang dibuat Honda, mobil ini memikat para penggemar otomotif khususnya loyalis.
Secara total sudah ada 15 unit yang siap untuk dilepas ke pemiliknya bulan ini. Animonya pun terbilang tinggi yakni 95 pemesanan walaupun baru meluncur.
Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM (Honda Prospect Motor) mengatakan bahwa suplainya masih terbatas, namun pihaknya akan terus mengusahakan agar unit bisa secepatnya sampai ke konsumen.
“Dua bulan lagi suplai masih 10, Mei sampai Juli diusahakan lebih 10. Produksi ini terbatas karena unit CBU dari Jepang, jika tidak ada halangan akan dikirimkan secepatnya,” ujar Billy setelah seremonial serah terima Honda Civic Type R di Jakarta, Kamis (30/03).
Menurut Billy saat ini tentu masih ada sejumlah hambatan yang menyebabkan unit Civic Type R terbatas. Honda akan terus berkoordinasi dengan prinsipal untuk memaksimalkan pengiriman ke konsumen khususnya di Tanah Air.
Meskipun animo terbilang tinggi, Billy mengatakan belum bisa dipastikan jika ke depannya mobil buas ini bisa dibuat lokal.
“Jadi kita berkomunikasi terus (dengan prinsipal). Diharapkan bisa,” ujarnya.
Bicara soal mesin ia mengatakan Civic Type R ini menggunakan spesifikasi Asia Oceania. Tidak ada konfigurasi khusus untuk unit yang dikirim ke RI.
Untuk diketahui Indonesia menjadi negara kedua setelah Thailand yang mendapatkan ‘jatah’ Civic Type R.
Tentu ada perbedaan penjualan jika dibandingkan dengan Type R terdahulu yang meluncur di Indonesia pada 2017.
“Model sebelumnya terjual 118 unit. Ini (Civic Type R terbaru) belum launching sudah 95 (pemesanan),” ucap Billy.
Ia enggan menyebut secara rinci masa tunggu konsumen untuk mendapatkan mobil ini, namun terus menekankan bahwa Honda akan terus bernegosiasi dengan prinsipal untuk menghindari inden.
Dengan harga Rp1.39 miliar, Billy yakin konsumen mendapatkan sesuatu yang worth. Ia mengatakan banderol ditetapkan melalui beragam pertimbangan dan diskusi.
“Retail price setiap daerah dilihat dari beberapa faktor tadi, misalnya kondisi pasar bagaimana, permintaan seperti apa. Itu dikomunikasikan ke kita, bukan dia membuat sendiri,” tegasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Desember 2025, 09:00 WIB
25 Desember 2025, 15:00 WIB
25 Desember 2025, 07:00 WIB
24 Desember 2025, 18:00 WIB
23 Desember 2025, 17:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 11:00 WIB
Insentif otomotif sebaiknya menyasar pada pertumbuhan industri komponen di dalam negeri agar seimbang
30 Desember 2025, 10:00 WIB
Yamaha tengah mencari formulasi yang tepat buat memasarkan motor listrik Neos kepada konsumen di Indoensia
30 Desember 2025, 09:00 WIB
Enduro Service tawarkan beragam layanan seperti penggantian oli mobil dan motor sampai ganti air filter
30 Desember 2025, 08:00 WIB
Fitur dashcam pada Suzuki XL7 Hybrid bekas menjadi salah satu pelanggan melakukan pembelian ketimbang model lain
30 Desember 2025, 07:00 WIB
Arus balik Natal dan tahun baru 2026 mulai terlihat sehingga Polda Metro Jaya menyiapkan langkah antisipasi
30 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang belum terlewat dari tanggal masa berlaku
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta tetap akan digelar meski rencananya akan ada aksi unjuk rasa dari ribuan buruh di Ibu Kota
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara, kepolisian tetap menghadirkan berbagai fasilitas seperti SIM keliling Bandung