Harga Mobil Listrik CBU Bisa Meroket 40 Persen Tanpa Insentif

Harga mobil listrik CBU bisa bersaing berkat insentif, berpotensi naik apabila tak memenuhi TKDN 40 persen

Harga Mobil Listrik CBU Bisa Meroket 40 Persen Tanpa Insentif

KatadataOTO – Pemerintah memutuskan untuk tidak melanjutkan insentif mobil listrik impor atau Completely Built Up (CBU) di 2026.

Keputusan tersebut bermaksud memperkuat industri komponen otomotif domestik di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Sepanjang 2025, ada beberapa merek yang menikmati bantuan tersebut seperti BYD hingga GAC Aion.

Subsidi Electric Vehicle (EV) impor terbukti berhasil membantu mengerek angka penjualan mobil listrik di dalam negeri berkat harga kompetitif.

Aion UT Raup 2.000 SPK, Dikirim Oktober dan Sudah CKD
Photo : KatadataOTO

Namun masalah lain masih menanti. Belum ada regulasi rinci terkait pengaturan struktur harga mobil listrik CBU setelah dirakit lokal nanti.

Kemudian ketentuan soal harga mobil listrik jika belum berhasil memenuhi persyaratan Completely Knocked Down (CKD) dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen.

Dengan asumsi mobil listrik impor tak memenuhi kriteria TKDN 40 persen, pengamat menilai ada peluang harganya meroket.

“Ini berpotensi meningkatkan harga Electric Vehicle (EV) tersebut hingga di atas 40 persen,” kata Yannes Martinus Pasaribu, pengamat dan akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada KatadataOTO belum lama ini.

Ia mengungkapkan hal itu disebabkan oleh biaya impor yang tinggi dan pajak berlaku tanpa bantuan pemerintah.

Dihitung secara kasar, kenaikan harga mobil listrik sebesar 40 persen tentu sangat signifikan.

Ambil contoh BYD Atto 1, salah satu mobil listrik termurah di dalam negeri. Per September 2025, harga on the road-nya adalah Rp 195 jutaan.

Apabila tidak memenuhi kriteria TKDN dan masih harus impor tahun depan, maka harga BYD Atto 1 berpeluang naik menjadi Rp 273 jutaan.

“Hal ini dapat dipastikan akan mempengaruhi penjualan EV di pasar Indonesia,” tegas Yannes.

Untuk itu, perlu ada kebijakan dan transisi yang sesuai agar struktur harga mobil listrik impor di 2026 bisa terjaga.

Sampai sekarang, diketahui belum ada ketentuan soal struktur harga mobil listrik CBU di 2026.

Namun salah satu merek menikmati insentif, GAC Aion meyakini harga mobil listrik mereka tak berubah sebab sudah dirakit lokal.

Pengiriman Aion V Terlambat ke Rumah pembeli, Jadi Tanggal Segini
Photo : KatadataOTO

“Kita harus lihat nanti regulasinya, tetapi sejauh ini tidak memberi impact apapun (diberhentikannya insentif mobil listrik impor),” kata Andry Ciu, CEO GAC Indonesia di Jakarta dalam kesempatan terpisah.

Dua model mobil GAC yang mendapatkan subsidi pajak impor yaitu Aion UT dan Aion V diklaim telah memenuhi kewajiban TKDN 40 persen.

Sementara BYD sebagai salah satu pemimpin pasar EV domestik dikabarkan belum menjalin kerja sama dengan supplier komponen, meskipun pabriknya ditargetkan sudah rampung tahun depan.


Terkini

mobil
Perang Harga

Perang Harga Mobil Listrik Cina Diyakini Akan Berlanjut di 2026

perang harga sekilas menguntungkan konsumen semata, padahal menyimpan bahaya di masa depan yang merugikan

otopedia
Bahu jalan

Jangan Mendahului Lewat Bahu Jalan Tol, Dendanya Besar

Pemerintah telah membatasi fungsi bahu jalan tol dan masyarakat diharapkan mematuhinya untuk kelancaran lalu lintas

news
SIM keliling Bandung

Jadwal 2 Lokasi SIM Keliling Bandung Setelah Libur Natal 2025

Ada beberapa syarat maupun biaya yang diperhatikan sebelum mendatangi lokasi SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta Beroperasi Hari Ini, Cek Lokasinya

Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Tahun Baru, 26 Desember 2025

Sebelum libur tahun baru, layanan SIM keliling Jakarta masih tersedia di sejumlah lokasi sekitar Ibu Kota

motor
all new Honda Vario Street 125

UMP DKI Jakarta 2026 Bisa Buat Cicil All New Honda Vario Street

Cicilan paling murah all new Honda Vario Street 125 di Jakarta pada Desember 2025 adalah Rp 429 ribuan

news
Jalur Puncak II

Pembangunan Jalur Puncak II Dilanjutkan Tahun Depan

Pembangunan jalur Puncak II akan dilanjutkan tahun depan dengan estimasi biaya mencapai Rp 4,7 triliun

mobil
Kendaraan otonom Waymo

Pemadaman Listrik Bikin Kendaraan Otonom Berhenti di Tengah Jalan

Walau memiliki banyak keunggulan namun kendaraan otonom masih memiliki banyak masalah yang harus diselesaikan

mobil
Daihatsu

Konsumen Daihatsu di Lombok Beli LCGC Bonus Gran Max Taft Guy

Hadiah Gran Max Taft Guy diserahkan ke konsumen Daihatsu yang memenangkan program Daihatsu Gebyar Merdeka