10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
GWM baru saja menutup kantor pusat di Jerman karena penjualan mobil listrik mereka lesu dalam beberapa waktu
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Langkah mengejutkan diambil oleh GWM (Great Wall Motor). Mereka menyatakan angkat koper dari pasar mobil listrik Eropa.
Hal itu terjadi usai jenama asal Tiongkok menutup permanen kantor pusat yang berada di Jerman. Kemudian menonaktifkan seluruh staf serta tim manajemen.
“GWM akan menghentikan pengoperasian Great Wall Motor Deutschland GmbH (GWMD) berkantor pusat di Jerman mulai Agustus 2024,” tulis mereka di laman resmi seperti dikutip Senin (3/6).
Akibat penutupan kantor pusat tersebut, ada 100 karyawan yang terdampak. Semua pekerja diberhentikan dari pekerjaannya.
Meski begitu GWM berkomitmen buat memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen di benua biru. Sehingga para pelanggan diminta tidak perlu khawatir.
“Pada saat yang sama kami akan merelokasi gudang suku cadang GWM Eropa dari Nuremberg, Jerman ke Amsterdam, Belanda. Jadi lebih besar, berukuran dua kali lipat,” mereka menambahkan.
Melihat hal tersebut CCCEU (China Chamber of Commerce to the EU) atau kamar dagang China untuk Eropa buka suara.
Menurut mereka langkah GWM angkat kaki dari benua biru suatu cara strategis di tengah ketidakpastian penjualan mobil listrik.
“Penarikan masing-masing perusahaan dari pasar Eropa merupakan penyesuaian yang dilakukan untuk alasan komersial,” ucap perwakilan CCCEU di Global Times.
Mengutip Carscoops, penjualan GWM tidak sesuai ekspektasi perusahaan asal Tiongkok. Sebab pada 2023, mereka mencatatkan 316.018 unit di pasar luar negeri.
Akan tetapi hanya 6.300 mobil listrik GWM yang terjual di Eropa. Sehingga mereka memutuskan buat angkat kaki.
Apalagi sebelumnya perusahaan otomotif satu ini telah menunda target penjualan satu juta unit di luar Tiongkok.
Mereka menunda dari semula 2025 menjadi 2030. Hal itu karena kondisi pasar yang lesu selama beberapa waktu belakangan.
Di sisi lain GWM turut membatalkan rencana ekspansi ke sejumlah negara. Seperti ke Spanyol, Italia, Portugal, Belgia, Luksemburg, Belanda, Austria, Swiss, Denmark, Islandia dan Bulgaria.
Terakhir mereka bakal tetap menghormati perjanjian kemitraan yang telah terjalin di Jerman, Inggris, Swedia serta Irlandia.
Dengan penutupan kantor GWM di Eropa, membuat operasional manajemen secara keseluruhan dilakukan langsung dari Baoding di Tiongkok.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika