VinFast Daftarkan Paten Desain SUV Baru di Indonesia
02 April 2026, 13:00 WIB
GWM baru saja menutup kantor pusat di Jerman karena penjualan mobil listrik mereka lesu dalam beberapa waktu
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Langkah mengejutkan diambil oleh GWM (Great Wall Motor). Mereka menyatakan angkat koper dari pasar mobil listrik Eropa.
Hal itu terjadi usai jenama asal Tiongkok menutup permanen kantor pusat yang berada di Jerman. Kemudian menonaktifkan seluruh staf serta tim manajemen.
“GWM akan menghentikan pengoperasian Great Wall Motor Deutschland GmbH (GWMD) berkantor pusat di Jerman mulai Agustus 2024,” tulis mereka di laman resmi seperti dikutip Senin (3/6).
Akibat penutupan kantor pusat tersebut, ada 100 karyawan yang terdampak. Semua pekerja diberhentikan dari pekerjaannya.
Meski begitu GWM berkomitmen buat memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen di benua biru. Sehingga para pelanggan diminta tidak perlu khawatir.
“Pada saat yang sama kami akan merelokasi gudang suku cadang GWM Eropa dari Nuremberg, Jerman ke Amsterdam, Belanda. Jadi lebih besar, berukuran dua kali lipat,” mereka menambahkan.
Melihat hal tersebut CCCEU (China Chamber of Commerce to the EU) atau kamar dagang China untuk Eropa buka suara.
Menurut mereka langkah GWM angkat kaki dari benua biru suatu cara strategis di tengah ketidakpastian penjualan mobil listrik.
“Penarikan masing-masing perusahaan dari pasar Eropa merupakan penyesuaian yang dilakukan untuk alasan komersial,” ucap perwakilan CCCEU di Global Times.
Mengutip Carscoops, penjualan GWM tidak sesuai ekspektasi perusahaan asal Tiongkok. Sebab pada 2023, mereka mencatatkan 316.018 unit di pasar luar negeri.
Akan tetapi hanya 6.300 mobil listrik GWM yang terjual di Eropa. Sehingga mereka memutuskan buat angkat kaki.
Apalagi sebelumnya perusahaan otomotif satu ini telah menunda target penjualan satu juta unit di luar Tiongkok.
Mereka menunda dari semula 2025 menjadi 2030. Hal itu karena kondisi pasar yang lesu selama beberapa waktu belakangan.
Di sisi lain GWM turut membatalkan rencana ekspansi ke sejumlah negara. Seperti ke Spanyol, Italia, Portugal, Belgia, Luksemburg, Belanda, Austria, Swiss, Denmark, Islandia dan Bulgaria.
Terakhir mereka bakal tetap menghormati perjanjian kemitraan yang telah terjalin di Jerman, Inggris, Swedia serta Irlandia.
Dengan penutupan kantor GWM di Eropa, membuat operasional manajemen secara keseluruhan dilakukan langsung dari Baoding di Tiongkok.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 April 2026, 13:00 WIB
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Terkini
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia