Chery J6 Dilirik Konsumen Fleet, Bisa Dijadikan Taksi Online
03 April 2025, 12:00 WIB
GWM baru saja menutup kantor pusat di Jerman karena penjualan mobil listrik mereka lesu dalam beberapa waktu
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Langkah mengejutkan diambil oleh GWM (Great Wall Motor). Mereka menyatakan angkat koper dari pasar mobil listrik Eropa.
Hal itu terjadi usai jenama asal Tiongkok menutup permanen kantor pusat yang berada di Jerman. Kemudian menonaktifkan seluruh staf serta tim manajemen.
“GWM akan menghentikan pengoperasian Great Wall Motor Deutschland GmbH (GWMD) berkantor pusat di Jerman mulai Agustus 2024,” tulis mereka di laman resmi seperti dikutip Senin (3/6).
Akibat penutupan kantor pusat tersebut, ada 100 karyawan yang terdampak. Semua pekerja diberhentikan dari pekerjaannya.
Meski begitu GWM berkomitmen buat memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen di benua biru. Sehingga para pelanggan diminta tidak perlu khawatir.
“Pada saat yang sama kami akan merelokasi gudang suku cadang GWM Eropa dari Nuremberg, Jerman ke Amsterdam, Belanda. Jadi lebih besar, berukuran dua kali lipat,” mereka menambahkan.
Melihat hal tersebut CCCEU (China Chamber of Commerce to the EU) atau kamar dagang China untuk Eropa buka suara.
Menurut mereka langkah GWM angkat kaki dari benua biru suatu cara strategis di tengah ketidakpastian penjualan mobil listrik.
“Penarikan masing-masing perusahaan dari pasar Eropa merupakan penyesuaian yang dilakukan untuk alasan komersial,” ucap perwakilan CCCEU di Global Times.
Mengutip Carscoops, penjualan GWM tidak sesuai ekspektasi perusahaan asal Tiongkok. Sebab pada 2023, mereka mencatatkan 316.018 unit di pasar luar negeri.
Akan tetapi hanya 6.300 mobil listrik GWM yang terjual di Eropa. Sehingga mereka memutuskan buat angkat kaki.
Apalagi sebelumnya perusahaan otomotif satu ini telah menunda target penjualan satu juta unit di luar Tiongkok.
Mereka menunda dari semula 2025 menjadi 2030. Hal itu karena kondisi pasar yang lesu selama beberapa waktu belakangan.
Di sisi lain GWM turut membatalkan rencana ekspansi ke sejumlah negara. Seperti ke Spanyol, Italia, Portugal, Belgia, Luksemburg, Belanda, Austria, Swiss, Denmark, Islandia dan Bulgaria.
Terakhir mereka bakal tetap menghormati perjanjian kemitraan yang telah terjalin di Jerman, Inggris, Swedia serta Irlandia.
Dengan penutupan kantor GWM di Eropa, membuat operasional manajemen secara keseluruhan dilakukan langsung dari Baoding di Tiongkok.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 08:20 WIB
31 Maret 2025, 09:00 WIB
31 Maret 2025, 07:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen