GJAW 2023 Sepi Bikin Usher Masuk Angin

GJAW 2023 sepi menyebabkan suhu udara gedung JCC menjadi terlalu dingin dan menyebabkan beberapa usher sakit

GJAW 2023 Sepi Bikin Usher Masuk Angin
Adi Hidayat

TRENOTO – Selain tenaga penjual, dampak dari GJAW 2023 sepi rupanya juga dirasakan oleh para usher. Pasalnya suhu ruangan menjadi terasa terlalu dingin dan membuat kesehatan mereka banyak terganggu.

Hal ini disampaikan oleh salah satu usher Mitsubishi yang kami temui Sabtu (18/03). Sepinya jumlah pengunjung menyebabkan udara di ruangan terlalu dingin sementara mereka tetap harus berjaga hingga pukul 9 malam.

“Banyak yang sakit seperti flu dan masuk angin. Untungnya saya minum vitamin jadi tidak terlalu drop kondisinya,” ungkapnya pada TrenOto.

Photo : TrenOto

Ia pun menambahkan bahwa sepinya pameran sudah dirasakan sejak hari pertama. Peningkatan jumlah pengunjung baru dirasakannya kemarin.

“Kalau hari pertama memang hanya media sedangkan Sabtu dan Minggu ada konser Blackpink jadi mungkin banyak yang enggan datang. Saya kira akan ramai setelah itu tetapi ternyata sama saja, baru mulai banyak pengunjung menjelang akhir saja,” ungkapnya.

Dari pengamatannya, konsumen lebih banyak datang pada siang hingga sore hari. Kemudian menjelang malam pengunjung langsung berkurang drastis.

“Biasanya agak siang ramai tapi sekitar jam enam sore jumlahnya sudah berkurang drastis dan jam tujuh seperti sudah kosong. Lebih banyak tenaga penjualnya,” tambahnya kemudian.

Baca juga : GJAW 2023 Alami Kenaikan Jumlah Pengunjung

Meski demikian ada keuntungan ia rasakan. Pasalnya dirinya menjadi lebih santai karena sedikit pengunjung bertanya.

“Kalau ramai biasanya banyak yang bertanya terkait mobil. Tetapi pamerannya sepi jadi tak banyak pertanyaan karena semua langsung didampingi oleh tenaga penjual,” ungkapnya.

Meski demikian Kukuh Kumara, Sekretaris Jenderal Gaikindo setelah Closing Ceremony GJAW 2023. Tak tanggung-tanggung, jumlah pengunjung diklaim dua kali lebih besar dibanding penyelenggaraan sebelumnya.

Photo : TrenOto

“Sampai dengan Sabtu (18/03) siang, tercatat sudah terjadi kenaikan jumlah pengunjung yang signifikan. Hampir dua kali pencapaian GJAW tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Perlu diketahui bahwa total pengunjung tahun lalu sebanyak 53.164 orang. Bila hari kesembilan berhasil meningkat dua kali lipat maka seharusnya sudah ada lebih dari 100.000 orang datang ke GJAW 2023.

Meski mengalami peningkatan signifikan tapi masih di bawah harapan awal pelaksanaan. Tercatat bahwa target visitors GJAW 2023 adalah sebesar 150.000 orang dan nilai transaksi lebih dari Rp2.3 triliun.


Terkini

news
Motul

Motul Transfer Edukasi Bengkel Independen di Palembang

Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang

mobil
Automechanika Jakarta 2026

Berburu Keperluan Mobil Balap di Automechanika Jakarta 2026

Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026

motor
Motor listrik

Insentif Motor Listrik Tak Kunjung Cair, Masih Tunggu Regulasi

Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang

mobil
Suzuki e Sky

Sudah Terdaftar, Suzuki Tanggapi Kehadiran e Sky di RI

Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya

news
Motul

Motul Hadirkan Pengalaman Motorsport yang Berkesan

Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa

news
Astra Otoparts

Integrasi Layanan Astra Otoparts di Automechanika Jakarta 2026

Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif

news
Mitsubishi Fuso

Strategi Mitsubishi Fuso Tingkatkan Layanan ke Pengguna Canter

Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 25 September 2026, Ada 26 Titik

Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota