Kenaikan Penjualan Mobil Bukan Indikator Pulihnya Ekonomi RI
28 Maret 2026, 11:00 WIB
GIIAS 2024 digelar lebih awal guna mengatasi jadwal pameran yang padat dan tahun politik agar tidak terganggu
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Meski GIIAS masih menyisakan satu hari tetapi seremoni penutupan GIIAS 2023 telah dilakukan dengan beragam pengumuman menarik. Salah satunya adalah waktu penyelenggaraan pameran yang berbeda dibanding tahun ini.
GIIAS 2024 digelar lebih awal yaitu 18 sampai 28 Juli 2024 di ICE BSD. Event ini akan menjadi menjadi seri pembuka untuk penyelenggaraan berikutnya di sejumlah kota besar.
Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo pun menjelaskan beberapa alasan pemindahan jadwal penyelenggaraan. Menurutnya, semua sudah diperhitungkan agar industri otomotif bisa lebih berkembang.
“Kegiatan kami cukup padat di 2024, termasuk komersial juga yang harus kita perhatikan. Jadi ada tambahan pameran untuk itu serta agenda politik (Pemilu), jadi harus diatur maksimal,” ungkapnya pada media.
Sebagai informasi, di tahun genap akan diselenggarakan Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC). Pameran menjadikan pabrikan kendaraan komesial sebagai peserta utamanya.
Beberapa catatan positif pun diklaim berhasil diraih pada GIIAS 2023. Sebut saja jumlah penunjung yang mengalami peningkatan dibanding penyelenggaraan tahun lalu.
“Jumlah pengunjung meningkat cukup baik, kira-kira 20 persen lebih banyak dibanding tahun lalu. Paling padat adalah saat 17 Agustus,” tambah Yohannes Nangoi.
Sayangnya ia belum menyebutkan jumlah SPK yang sudah terjadi selama pameran berlangsung. Namun menurutnya jumlah pemesanan kendaraan juga mengalami perbaikan.
“Ada informasi bahwa di beberapa booth kelihatannya ada peningkatan cukup besar. Menurut saya SPK dan nilai transaksi akan lebih tinggi tahun ini,” tegasnya kemudian.
GIIAS 2023 diikuti oleh setidaknya diikuti 49 merek yang terdiri dari 29 merek kendaraan penumpang yakni Audi, BMW, Chery, Citroen, Daihatsu, DFSK, GWM Tank, Haval, Honda, Hyundai, Kia hingga Lexus.
Lalu ada Maxus, Mazda, Mercedes-Benz, MG, Mini, Mitsubishi Motors, Neta, Nissan, Ora, Porsche, Seres, Subaru, Suzuki, Toyota, Volkswagen, Volvo dan Wuling.
Kemudian lima perusahaan kendaraan komersial yaitu Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Toyota Komersial serta UD Trucks.
Lalu dari sepeda motor ada Alva, Aprilia, Astra Honda Motor, Benelli, Exotic, Harley Davidson, Ion Mobility, Keeway, Motoguzzi, Pacific, Piaggio, Polytron, Royal Enfield, Segway hingga Vespa.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Maret 2026, 11:00 WIB
27 Maret 2026, 09:00 WIB
19 Maret 2026, 09:00 WIB
17 Maret 2026, 09:00 WIB
17 Maret 2026, 07:00 WIB
Terkini
08 April 2026, 09:00 WIB
Harga BBM subsidi dipastikan tidak naik sampai akhir tahun karena pemerintah telah menyiapkan dana tambahan
08 April 2026, 07:00 WIB
Chery resmi membuka outlet baru di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, kapasitas servis 12 mobil per hari
08 April 2026, 06:00 WIB
GIICOMVEC 2026 akan diselenggarakan hari ini dan kemungkinan bakal terdampak aturan ganjil genap Jakarta
07 April 2026, 16:41 WIB
Puluhan ribu motor listrik yang dipesan disebut untuk kepala SPPG demi kelancaran operasional program MBG
07 April 2026, 15:00 WIB
Banyak konsumen menganggap PHEV tidak memiliki keuntungan serupa mobil listrik, misalnya bebas ganjil genap
07 April 2026, 15:00 WIB
Di era transisi elektrifikasi, GWM menilai mobil diesel masih punya potensi yang cukup besar di Indonesia
07 April 2026, 13:00 WIB
Sean Gelael diklaim bakal turun gunung buat meramaikan ajang GT World Challenge Asia 2026 di Sirkuit Mandalika
07 April 2026, 11:06 WIB
Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkap uji coba B50 berjalan dengan baik