Impor Pikap Ribuan Unit dari India Rugikan Industri Komponen
21 Februari 2026, 13:00 WIB
GIIAS 2023 diserbu merek China, salah satunya adalah Neta yang bakal unjuk gigi di sana seperti dikatakan Nangoi
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Ajang GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) kembali digelar di ICE BSD, Tangerang pada 10-20 Agustus 2023. Pameran tersebut banyak diikuti oleh para pabrikan.
Setidaknya akan ada 30 brand kendaraan roda empat yang ikut ambil bagian. Hal itu dikatakan oleh Rizwan Alamsjah, Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo.
“Brand China cukup banyak, kali ini ramai sekali. Bocoran sedikit infonya banyak launching mobil baru dihadirkan nanti,” ujar Rizwan di Jakarta, Rabu (24/5).
Sementara Romi, President Director Seven Event menambahkan GIIAS 2023 diserbu merek China dan salah satu bakal unjuk gigi adalah produsen mobil Neta.
“Dari China, kita berhubungan langsung sama mereka. Sekarang dalam tahap penjajakan dengan pihak terkait di Indonesia, “ ungkapnya.
Lebih jauh Romi menjelaskan kalau Neta dan lainnya kemungkinan besar bakal memasarkan produknya di Indonesia setelah GIIAS 2023. Sebab tengah menyiapkan segalanya yang diperlukan.
“Semoga tahun ini mereka sudah mendapat partner, tapi sebelumnya Neta ingin show dulu produknya di GIIAS 2023. Setelah itu bisa jual mobilnya,” tegas Romi.
Di sisi lain, melihat GIIAS 2023 diserbu merek China membuat Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo gembira. Pasalnya memberikan dampak positif bagi industri otomotif Tanah Air.
Sebab Neta dan kawan-kawan sudah membaca potensi pasar di Indonesia. Sehingga mau berinvestasi cukup banyak nantinya.
“Berarti mereka melihat di sini merupakan pasar yang sangat potensial serta GIIAS 2023 adalah pameran cukup dipandang, jadi berani menginvestasikan uangnya walaupun bisnisnya belum berjalan,” kata Nangoi.
Sebagai informasi produk Cina Neta V masuk dalam daftar mobil listrik terbaik di Nepal pada Januari 2023. Kehadirannya pun cukup dinanti .
Selain Neta masih ada pabrikan asal China ambil bagian di GIIAS 2023. Sebut saja seperti Haval, Ora dan Tank yang berada dalam satu grup, Yakni GWM (Great Wall Motors).
“Mereka nantinya akan menampilkan beberapa kendaraan mungkin listrik, SUV hingga MPV tetapi kami belum bisa bicarakan sekarang. Pastinya para pabrikan itu memang 80 persen bakal berjualan di sini,” tegas Nangoi.
Selain brand di atas masih ada Audi, BMW, Chery, Citroen, Daihatsu, DFSK, Honda, Hyundai, KIA, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MG, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Porsche, Subaru, Suzuki, Toyota, VW dan Wuling.
Sementara kendaraan komersialnya, yang hadir adalah Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Toyota Komersial serta UD Trucks.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
21 Februari 2026, 13:00 WIB
20 Februari 2026, 19:00 WIB
20 Februari 2026, 10:00 WIB
20 Februari 2026, 08:00 WIB
19 Februari 2026, 10:00 WIB
Terkini
21 Februari 2026, 13:00 WIB
GIAMM sebut industri komponen otomotif berpotensi dirugikan oleh keputusan impor ratusan ribu pikap dari India
21 Februari 2026, 11:00 WIB
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI menilai impor pikap akan berdampak buruk bagi industri otomotif di dalam negeri
21 Februari 2026, 09:00 WIB
Menurut data yang dihimpun, total transaksi di IIMS 2026 hanya naik sekitar Rp 700 miliar dari tahun lalu
21 Februari 2026, 07:00 WIB
Suzuki Jimny modifikasi hadir di IIMS 2026 sebagai bahan referensi maupun inspirasi modifikasi para pengunjung
20 Februari 2026, 20:00 WIB
Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin mengatakan bahwa produksi pikap lokal mencapai satu juta unit per tahun
20 Februari 2026, 19:00 WIB
Impor truk pikap tahun ini tembus 105.000 unit, Gaikindo tegaskan industri dalam negeri masih mampu menyuplai
20 Februari 2026, 18:00 WIB
Ada 35.000 pikap dari Mahindra dan 70.000 unit lainnya dari Tata Motors diimpor secara utuh ke Indonesia
20 Februari 2026, 17:00 WIB
Indonesia mampu berkontribusi cukup besar dalam pasar motor baru ASEAN, menyumbang sekitar 6,4 juta unit