Tren Mobil Listrik 2026 Diyakini Redup Tanpa Kepastian Insentif
07 Januari 2026, 19:17 WIB
GIIAS 2023 diserbu merek China, salah satunya adalah Neta yang bakal unjuk gigi di sana seperti dikatakan Nangoi
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Ajang GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) kembali digelar di ICE BSD, Tangerang pada 10-20 Agustus 2023. Pameran tersebut banyak diikuti oleh para pabrikan.
Setidaknya akan ada 30 brand kendaraan roda empat yang ikut ambil bagian. Hal itu dikatakan oleh Rizwan Alamsjah, Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo.
“Brand China cukup banyak, kali ini ramai sekali. Bocoran sedikit infonya banyak launching mobil baru dihadirkan nanti,” ujar Rizwan di Jakarta, Rabu (24/5).
Sementara Romi, President Director Seven Event menambahkan GIIAS 2023 diserbu merek China dan salah satu bakal unjuk gigi adalah produsen mobil Neta.
“Dari China, kita berhubungan langsung sama mereka. Sekarang dalam tahap penjajakan dengan pihak terkait di Indonesia, “ ungkapnya.
Lebih jauh Romi menjelaskan kalau Neta dan lainnya kemungkinan besar bakal memasarkan produknya di Indonesia setelah GIIAS 2023. Sebab tengah menyiapkan segalanya yang diperlukan.
“Semoga tahun ini mereka sudah mendapat partner, tapi sebelumnya Neta ingin show dulu produknya di GIIAS 2023. Setelah itu bisa jual mobilnya,” tegas Romi.
Di sisi lain, melihat GIIAS 2023 diserbu merek China membuat Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo gembira. Pasalnya memberikan dampak positif bagi industri otomotif Tanah Air.
Sebab Neta dan kawan-kawan sudah membaca potensi pasar di Indonesia. Sehingga mau berinvestasi cukup banyak nantinya.
“Berarti mereka melihat di sini merupakan pasar yang sangat potensial serta GIIAS 2023 adalah pameran cukup dipandang, jadi berani menginvestasikan uangnya walaupun bisnisnya belum berjalan,” kata Nangoi.
Sebagai informasi produk Cina Neta V masuk dalam daftar mobil listrik terbaik di Nepal pada Januari 2023. Kehadirannya pun cukup dinanti .
Selain Neta masih ada pabrikan asal China ambil bagian di GIIAS 2023. Sebut saja seperti Haval, Ora dan Tank yang berada dalam satu grup, Yakni GWM (Great Wall Motors).
“Mereka nantinya akan menampilkan beberapa kendaraan mungkin listrik, SUV hingga MPV tetapi kami belum bisa bicarakan sekarang. Pastinya para pabrikan itu memang 80 persen bakal berjualan di sini,” tegas Nangoi.
Selain brand di atas masih ada Audi, BMW, Chery, Citroen, Daihatsu, DFSK, Honda, Hyundai, KIA, Lexus, Mazda, Mercedes-Benz, MG, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Porsche, Subaru, Suzuki, Toyota, VW dan Wuling.
Sementara kendaraan komersialnya, yang hadir adalah Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Toyota Komersial serta UD Trucks.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Januari 2026, 19:17 WIB
05 Januari 2026, 12:00 WIB
05 Januari 2026, 09:00 WIB
31 Desember 2025, 13:00 WIB
27 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
07 Januari 2026, 20:00 WIB
BMW menyematkan Intelligent personal assistant baru di iX3 yang terintegrasi dengan ekosistem milik Amazon
07 Januari 2026, 19:17 WIB
Insentif mobil listrik dari pemerintah jadi salah satu daya tarik, namun belum ada kepastian di 2026
07 Januari 2026, 18:00 WIB
Kepadatan energi baterai pada sebuah EV menawarkan beberapa keunggulan, seperti efisiensi biaya yang diperlukan
07 Januari 2026, 17:00 WIB
Toyota memastikan para staf ekspatriat mereka di Venezuela dalam kondisi aman usai kejadian belakangan ini
07 Januari 2026, 16:00 WIB
Motor listrik Verge TS Pro akan mulai dijual untuk konsumen di Amerika Serikat dengan harga Rp 501,7 jutaan
07 Januari 2026, 15:17 WIB
SUV Hyundai New Creta Alpha ditawarkan Rp 455 juta, lebih rendah dari varian lain seperti dan N Line
07 Januari 2026, 14:00 WIB
Sinyal kedatangan Mazda EZ-6 sudah semakin kuat, produk ini akan memanaskan persaingan pasar mobil listrik
07 Januari 2026, 13:00 WIB
Segera meluncur di Indonesia, mobil listrik iCar V23 telah diuji tingkat keamanannya oleh ASEAN NCAP