Gara-gara Mobil Listrik Pemasok Suku Cadang Kendaraan Krisis

Pemasok suku cadang kendaraan di Eropa tengah mengalami krisis setelah semakin tingginya permintaan terhadap mobil listrik

Gara-gara Mobil Listrik Pemasok Suku Cadang Kendaraan Krisis
Adi Hidayat

TRENOTO – Perusahaan pemasok suku cadang kendaraan di Eropa yang memproduksi komponen mesin pembakaran internal mulai menghadapi tantangan berat. Hal ini karena beberapa negara sudah bersiap beralih ke mobil listrik.

Krisis tersebut menjadi tantangan berat karena potensi penjualan kendaraan listrik masih sangat tinggi. Sehingga mereka harus melakukan pengembangan termasuk investasi dalam jumlah besar untuk menjawab kebutuhan di masa depan.

Tetapi di saat yang sama, telah terjadi penurunan pendapatan akibat perlambatan penjualan kendaraan konvensional. Beberapa perusahaan besar pun telah merasakan dampak negatif dari perubahan.

Photo : Carscoops

Kondisi diperburuk karena banyak negara Eropa berencana melarang sepenuhnya mesin pembakaran internal pada 2035. Akibatnya beberapa perusahaan pun berevolusi meski dengan cara tidak menyenangkan.

Salah satunya adalah Evtec Aluminum, suplier komponen mesin untuk Jaguar Land Rover. Perusahaan tersebut berhasil bertahan karena telah diambil alih oleh group otomotif pimpinan David Roberts beberapa waktu lalu.

Di bawah kepemimpinannya, perusahaan dapat memproduksi komponen alumunium yang rumit. Kemampuan tersebut hampir pasti akan menarik minat perusahaan produsen mobil listrik di masa depan.

Perusahaan lain seperti Vitesco Technologies Group AG dari Jerman tengah berupaya untuk mengubah fokus mereka dari mesin pembakaran ke listrik. Mereka berharap bisa menguasai 70 persen pasar kendaraan di 2030.

Untuk mendapatkannya mereka akan membagi fokusnya ke 2 divisi termasuk suku cadang mobil listrik. Sementara divisi lain bertugas mengembangkan pembakaran internal dengan teknologi lebih tinggi dan meraih pendapatan besar ketika segmen pasar menurun.

Photo : Daihatsu

Karena mobil listrik hanya membutuhkan sedikit komponen dibanding mesin pembakaran, beberapa pabrikan untuk telah memberi peringatan adanya PHK massal. Sebagai contoh adalah Stellantis yang sedang dalam proses mengalihkan pabrik mesinnya di Tremery, Prancis menjadi manufaktur motor listrik.

Dalam prosesnya, perusahaan telah mengurangi jumlah pekerjanya dari sebelumnya 3.000 orang menjadi hanya 2.400. Jumlah tersebut diperkirakan akan kembali berkurang karena jenis pekerjaan lebih sedikit.

Kondisi tersebut tentunya sangat mungkin terjadi di Indonesia. Meski penghentian penjualan kendaraan bermesin bensin masih jauh, tetapi pemerintah harus memikirkan krisis yang dapat terjadi di masa depan.


Terkini

news
Lokasi SIM Keliling Bandung

Jadwal SIM Keliling Bandung 29 April 2026, Ada di ITC Kebon Pala

Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung agar bisa memfasilitas para pengendara di Kota Kembang hari ini

news
Ganjil Genap Jakarta

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 29 April 2026

Ganjil genap Jakarta hari ini kembali berlaku yang diharapkan mampu mengurai kemacetan terutama di jam sibuk

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 29 April 2026

SIM keliling Jakarta beroperasi di waktu terbatas, jangan sampai terlambat sebab tidak ada dispensasi

mobil
BYD

Dominasi Mobil Cina Bikin Merek Jepang Kewalahan

Merek mobil Cina semakin diminati berkat harga kompetitif, jadi tantangan tersendiri buat pabrikan Jepang

mobil
CATL

CATL Kembangkan Baterai Berbahan Garam, Gandeng HyperStrong

CATL berharap baterai Natrium (Natrax) dapat menjadi solusi energi bagi kendaraan listrik di pasar global

mobil
Lepas

Bocoran Waktu Peluncuran Lepas E4 EV, Bakal Manfaatkan GIIAS 2026

Setelah unjuk gigi di Beijing Auto Show 2026, kemungkinan Lepas akan mulai memasarkan E4 atau L4 di GIIAS

mobil
Putri Indonesia

Ajang Putri Indonesia Didukung Kendaraan Listrik untuk Green Mobility

Putri Indonesia 2026 yang diselenggarakan pekan lalu didukung oleh MPMRent dan mengandalkan mobil listrik

mobil
Chery Tiggo X

Chery Tiggo X Resmi Mengaspal, Speknya Senggol Palisade

Melantai di ajang Beijing Auto Show 2026, Chery Tiggo X tawarkan varian PHEV yang sanggup berjalan 1.500 km