Jumlah Kecelakaan di Jakarta Saat Operasi Zebra 2025 Turun
09 Desember 2025, 08:00 WIB
Kepolisian siapkan 135 petugas untuk menggelar patroli skala besar yang akan memastikan protokol kesehatan di Jakarta
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Sejak terjadinya gelombang ketiga pandemi Covid-19 di Indonesia, sejumlah instansi termasuk Kepolisian memang gencar menekan mobilitas masyarakat. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik.
Salah satu langkahnya adalah menggelar Crowd Free Night (CFN) yang sebelumnya dilangsungkan setiap malam sejak 5 Februari. Namun, Kepolisian melihat bahwa kedisiplinan masyarakat akan protokol kesehatan sudah cukup tinggi sehingga CFN pun dibatalkan.
Sebagai gantinya, Kepolisian mengelar patroli besar-besaran di lokasi-lokasi rawan kerumunan. Tujuannya masih sama yaitu untuk menghindari terjadi kerumunan dan menindak mereka yang melakukan pelanggaran.
“Pembatasan mobilitas di 10 kawasan tersebut tetap kita jaga walaupun tidak dengan cara penutupan. Tetap kita jaga menggunakan patroli skala besar,” ujar Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Dirlantas Polda Metro Jaya.
Tak tanggung-tanggung, Kepolisian siapkan 135 petugas untuk patroli berskala besar tersebut. Patroli juga akan dilakukan setiap hari sehingga diharapkan protokol kesehatan menjadi lebih terjaga pelaksanaannya.
“Intinya itu, jadi tetap penegakan prokes, kemudian kita membubarkan kerumunan, pakai masker. Jadi kalau misalnya ada kerumunan di Sudirman-Thamrin ya kita bubarkan, kita imbau untuk membubarkan diri,” rincinya.
Lebih lanjut, Sambodo menuturkan selain menargetkan kerumunan masyarakat, pihaknya juga akan melakukan penindakan pada kafe dan tempat hiburan yang buka melewati batas jam operasional.
“Ini menjadi bagian dari, ya kayak dulu lah kalau ada kafe atau restoran yang buka di atas jam operasional itu juga kita tertibkan, itu menjadi bagian tugas dari patroli skala besar,” tutupnya.
Perlu diketahui bahwa saat ini wilayah Jakarta dan sekitarnya tengah diberlakukan PPKM Level 3 akibat lonjakan kasus Covid-19 akibat varian Omicron. Jam operasional kafe serta tempat hiburan dibatasi hingga pukul 21.00 WIB dengan kapasitas maksimal pengunjung 60 persen.
Peningkatan kasus Covid-19 hingga saat ini masih terus berlangsung dan diperkirakan mencapai puncak pada akhir Februari. Berdasarkan data 10 Februari terdapat penambahan 40.618 kasus baru, sembuh 18.182 orang serta meninggal 23.051 jiwa.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Desember 2025, 08:00 WIB
08 Desember 2025, 19:00 WIB
26 November 2025, 16:00 WIB
18 November 2025, 22:30 WIB
06 November 2025, 13:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara, kepolisian tetap menghadirkan berbagai fasilitas seperti SIM keliling Bandung
30 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang belum terlewat dari tanggal masa berlaku
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta tetap akan digelar meski rencananya akan ada aksi unjuk rasa dari ribuan buruh di Ibu Kota
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi
29 Desember 2025, 17:06 WIB
Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560
29 Desember 2025, 15:00 WIB
GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen
29 Desember 2025, 14:13 WIB
Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak