Mudik Naik Motor Jadi Incaran Tilang ETLE, Ini Penyebabnya
19 Maret 2025, 10:00 WIB
Kepolisian siapkan 135 petugas untuk menggelar patroli skala besar yang akan memastikan protokol kesehatan di Jakarta
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Sejak terjadinya gelombang ketiga pandemi Covid-19 di Indonesia, sejumlah instansi termasuk Kepolisian memang gencar menekan mobilitas masyarakat. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik.
Salah satu langkahnya adalah menggelar Crowd Free Night (CFN) yang sebelumnya dilangsungkan setiap malam sejak 5 Februari. Namun, Kepolisian melihat bahwa kedisiplinan masyarakat akan protokol kesehatan sudah cukup tinggi sehingga CFN pun dibatalkan.
Sebagai gantinya, Kepolisian mengelar patroli besar-besaran di lokasi-lokasi rawan kerumunan. Tujuannya masih sama yaitu untuk menghindari terjadi kerumunan dan menindak mereka yang melakukan pelanggaran.
“Pembatasan mobilitas di 10 kawasan tersebut tetap kita jaga walaupun tidak dengan cara penutupan. Tetap kita jaga menggunakan patroli skala besar,” ujar Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Dirlantas Polda Metro Jaya.
Tak tanggung-tanggung, Kepolisian siapkan 135 petugas untuk patroli berskala besar tersebut. Patroli juga akan dilakukan setiap hari sehingga diharapkan protokol kesehatan menjadi lebih terjaga pelaksanaannya.
“Intinya itu, jadi tetap penegakan prokes, kemudian kita membubarkan kerumunan, pakai masker. Jadi kalau misalnya ada kerumunan di Sudirman-Thamrin ya kita bubarkan, kita imbau untuk membubarkan diri,” rincinya.
Lebih lanjut, Sambodo menuturkan selain menargetkan kerumunan masyarakat, pihaknya juga akan melakukan penindakan pada kafe dan tempat hiburan yang buka melewati batas jam operasional.
“Ini menjadi bagian dari, ya kayak dulu lah kalau ada kafe atau restoran yang buka di atas jam operasional itu juga kita tertibkan, itu menjadi bagian tugas dari patroli skala besar,” tutupnya.
Perlu diketahui bahwa saat ini wilayah Jakarta dan sekitarnya tengah diberlakukan PPKM Level 3 akibat lonjakan kasus Covid-19 akibat varian Omicron. Jam operasional kafe serta tempat hiburan dibatasi hingga pukul 21.00 WIB dengan kapasitas maksimal pengunjung 60 persen.
Peningkatan kasus Covid-19 hingga saat ini masih terus berlangsung dan diperkirakan mencapai puncak pada akhir Februari. Berdasarkan data 10 Februari terdapat penambahan 40.618 kasus baru, sembuh 18.182 orang serta meninggal 23.051 jiwa.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Maret 2025, 10:00 WIB
14 Maret 2025, 16:00 WIB
12 Maret 2025, 17:00 WIB
03 Maret 2025, 06:00 WIB
28 Februari 2025, 06:09 WIB
Terkini
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik
02 April 2025, 14:00 WIB
Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan
02 April 2025, 12:00 WIB
Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen
02 April 2025, 10:00 WIB
MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan
02 April 2025, 08:20 WIB
Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik
01 April 2025, 18:19 WIB
Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi
01 April 2025, 15:00 WIB
Kepolisian memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi di akhir pekan, masyarakat diminta waspada