Ada Gudang Motor Ilegal di Jaksel, Rugikan Negara Rp 177 Miliar
12 Mei 2026, 19:28 WIB
Kepolisian siapkan 135 petugas untuk menggelar patroli skala besar yang akan memastikan protokol kesehatan di Jakarta
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Sejak terjadinya gelombang ketiga pandemi Covid-19 di Indonesia, sejumlah instansi termasuk Kepolisian memang gencar menekan mobilitas masyarakat. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik.
Salah satu langkahnya adalah menggelar Crowd Free Night (CFN) yang sebelumnya dilangsungkan setiap malam sejak 5 Februari. Namun, Kepolisian melihat bahwa kedisiplinan masyarakat akan protokol kesehatan sudah cukup tinggi sehingga CFN pun dibatalkan.
Sebagai gantinya, Kepolisian mengelar patroli besar-besaran di lokasi-lokasi rawan kerumunan. Tujuannya masih sama yaitu untuk menghindari terjadi kerumunan dan menindak mereka yang melakukan pelanggaran.
“Pembatasan mobilitas di 10 kawasan tersebut tetap kita jaga walaupun tidak dengan cara penutupan. Tetap kita jaga menggunakan patroli skala besar,” ujar Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Dirlantas Polda Metro Jaya.
Tak tanggung-tanggung, Kepolisian siapkan 135 petugas untuk patroli berskala besar tersebut. Patroli juga akan dilakukan setiap hari sehingga diharapkan protokol kesehatan menjadi lebih terjaga pelaksanaannya.
“Intinya itu, jadi tetap penegakan prokes, kemudian kita membubarkan kerumunan, pakai masker. Jadi kalau misalnya ada kerumunan di Sudirman-Thamrin ya kita bubarkan, kita imbau untuk membubarkan diri,” rincinya.
Lebih lanjut, Sambodo menuturkan selain menargetkan kerumunan masyarakat, pihaknya juga akan melakukan penindakan pada kafe dan tempat hiburan yang buka melewati batas jam operasional.
“Ini menjadi bagian dari, ya kayak dulu lah kalau ada kafe atau restoran yang buka di atas jam operasional itu juga kita tertibkan, itu menjadi bagian tugas dari patroli skala besar,” tutupnya.
Perlu diketahui bahwa saat ini wilayah Jakarta dan sekitarnya tengah diberlakukan PPKM Level 3 akibat lonjakan kasus Covid-19 akibat varian Omicron. Jam operasional kafe serta tempat hiburan dibatasi hingga pukul 21.00 WIB dengan kapasitas maksimal pengunjung 60 persen.
Peningkatan kasus Covid-19 hingga saat ini masih terus berlangsung dan diperkirakan mencapai puncak pada akhir Februari. Berdasarkan data 10 Februari terdapat penambahan 40.618 kasus baru, sembuh 18.182 orang serta meninggal 23.051 jiwa.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Mei 2026, 19:28 WIB
02 Februari 2026, 08:00 WIB
30 Desember 2025, 07:00 WIB
09 Desember 2025, 08:00 WIB
08 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
21 Agustus 2026, 19:08 WIB
Robot Aimoga, hasil kolaborasi dengan Chery hadirkan inovasi di pameran robot di Beijing, 19-23 Agustus 2026
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
Yamaha sampai Honda terpantau tidak menaikan harga motor matic 150 cc, konsumen berkesempatan meminang unit.
21 Agustus 2026, 14:16 WIB
Changan tuai respons positif berkat Nevo Q05, kontribusinya 80 persen dari total 1.120 SPK di GIIAS 2026
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan