Penjualan Merek Mobil Mewah September 2026: BMW dan Mercy Positif
26 Oktober 2026, 09:00 WIB
Gaikindo telah menetapkan target penjualan mobil di 2025, mereka percaya diri bisa menyentuh satu juta unit
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – 2024 masih menyisakan beberapa bulan lagi. Namun Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) sudah tidak sabar menyambut 2025
Sebab mereka telah menetapkan target penjualan mobil buat tahun depan yang angkanya tidak jauh berbeda dengan 2024.
“Satu juta unit (target penjualan mobil di 2025), kita kerja keras lah,” ungkap Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo di GIIAS Semarang 2024 beberapa waktu lalu.
Nangoi cukup percaya diri dengan target telah ditetapkan oleh pihaknya. Apalagi terdapat beberapa faktor yang bisa membantu.
Ambil contoh akan banyak model-model baru kendaraan roda empat diprediksi meluncur di Tanah Air tahun depan.
Sehingga diharapkan mampu menumbuhkan minat masyarakat dalam membeli mobil. Dengan begitu industri otomotif kembali bergairah.
“Kemudian Interested Rate turun, kondisi ekonomi serta politik di dalam negeri juga stabil,” lanjut Kukuh.
Memang tidak bisa dipungkiri kalau di 2024 penjualan mobil cukup terpukul. Apalagi terdapat banyak agenda besar tahun ini.
Sebut saja Pemilihan Presiden, pengetatan kredit, tingginya suku bunga sampai nilai tukar rupiah yang anjlok terhadap dolar membuat pasar kurang bergairah.
Di sisi lain hal senada turut dilontarkan oleh Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo. Dia optimistis penjualan mobil di 2025 bisa bergerak ke satu juta unit.
“Tetap satu juta unit, kami percaya diri dulu lah. Kan udah pemerintahan baru, program serta orang-orangnya telah jelas semua,” kata Kukuh.
Kukuh berharap pemerintah dapat membantu industri otomotif. Terkhusus untuk pasar mobil di Tanah Air agar kembali bangkit.
Sebagai informasi, Gaikindo sebelumnya telah menetapkan target penjualan mobil di 2024. Angkanya berada di satu juta unit juga.
Namun seiring berjalannya waktu, kondisi pasar mengalami tren negatif. Penjualan beberapa kali menorehkan penurunan.
Seperti pada September 2024, hanya ada 72.667 kendaraan roda empat yang dikirim dari pabrik ke diler alias Wholesales.
Jika dibandingkan dengan Agustus 2024 turun sekitar 4,8 persen. Sebab satu bulan sebelumnya mencatatkan 76.304 unit.
Lalu untuk Retail Sales juga tidak jauh berbeda. Di September 2024 berhenti di 72.366 unit saja, anjlok sekitar 5,8 persen dari Agustus yang 76.808 unit.
Melihat fakta di atas Gaikindo melakukan revisi penjualan mobil di 2024. Mereka menetapkan jadi 850 ribu unit saja.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Oktober 2026, 09:00 WIB
21 Oktober 2026, 11:00 WIB
19 Oktober 2026, 07:02 WIB
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Terkini
28 Oktober 2026, 09:00 WIB
Muncul wacana insentif mobil hybrid, realisasinya berpeluang menambah angka penjualan lini kendaraan HEV
28 Oktober 2026, 07:00 WIB
Kepolisian coba mengantisipasi penumpukan kendaraan di sejumlah titik saat ada Demo Mahasiswa 28 Oktober 2026
27 Oktober 2026, 21:00 WIB
Sejumlah pembalap disebut menolak untuk melakoni MotoGP Qatar 2026 pekan depan karena masalah keamanan
27 Oktober 2026, 18:59 WIB
Marquez memiliki peluang besar untuk menjadi pemenang dan mendulang poin sempurna di MotoGP Malaysia 2026
27 Oktober 2026, 13:00 WIB
Try Mandala Putra menjadi konsumen yang berhasil memenangkan hadiah utama Daihatsu Mid Year Surprise Deals
27 Oktober 2026, 11:00 WIB
Piaggio Indonesia menawarkan banyak model Vespa matic, sesuai dengan kebutuhan dan minat para konsumen
27 Oktober 2026, 09:00 WIB
Setelah Phillip Island MotoGP Australia akan beralih ke Adelaide Circuit, trek jalan raya alias street circuit
27 Oktober 2026, 07:00 WIB
Kia Carens EV dibuka keran pemesanannya dan prediksi harganya mulai dari Rp 300 jutaan hingga Rp 400 jutaan