Automechanika Jakarta 2026 Dorong Industri Komponen Naik Kelas
24 September 2026, 21:22 WIB
Gaikindo percaya diri penjualan mobil di semester dua lebih baik bahkan tumbuh ketimbang enam bulan awal 2024
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil di Tanah Air memang sedang tidak baik-baik saja. Pada semester satu 2024 mengalami perlambatan.
Merujuk data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), pada Januari sampai Juni 2024 total distribusi mobil baru dari pabrik ke diler alias Wholesales hanya 408.012 unit.
Terkoreksi 19,5 persen dibanding periode serupa pada 2023. Di tahun lalu mampu mencatatkan 506.427 kendaraan.
Sedangkan penjualan mobil secara retail tidak jauh berbeda. Di enam bulan awal 2024 hanya mencetak 431.987 unit.
Angka di atas 14 persen lebih rendah ketimbang periode serupa di 2023. Sebab tahun lalu sukses membukukan 502.533 unit.
Kendati demikian Gaikindo percaya diri industri kendaraan roda empat bisa bangkit pada semester kedua 2024. Pasalnya sudah tidak terlalu banyak halangan lagi.
“Positif, sepertinya (akan) lebih baik daripada semester satu. Sebab setelah ini tidak banyak libur dan macam-macam,” buka Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo kepada KatadataOTO, Senin (12/8).
Lebih jauh Kukuh mengatakan kalau di semester satu terdapat beberapa batu sandungan. Seperti pengetatan kredit juga pemilihan presiden.
Kemudian terdapat bulan Ramadan serta Idul Fitri 2024 beberapa waktu lalu. Selanjutnya banyaknya libur atau cuti bersama membuat penjualan tidak maksimal.
“Ada anak masuk sekolah juga, sehingga prioritas pengeluaran masyarakat dipecah,” kata Kukuh.
Kukuh pun berharap penjualan mobil pelan-pelan bisa bangkit. Apalagi bulan lalu mereka telah menggelar pameran GIIAS 2024.
Di sisi lain ia menuturkan kalau dua bulan belakangan penjualan mobil menunjukan hasil positif. Pelan-pelan daya beli masyarakat mulai membaik.
“Baru ada perbaikan di Juni sampai Juli 2024. Mudah-mudahan Agustus semakin bagus lagi,” ucap Kukuh.
Memang jika dilihat dalam dua bulan terdapat kenaikan sekitar 1.224 unit. Di Juli secara Wholesales mencapai 72.936 unit.
Sementara di Juni 2024 terdapat 74.160 unit. Artinya penjualan kendaraan roda empat di Indonesia meningkat sekitar 1,6 persen.
Melihat hal tersebut dia percaya diri penjualan mobil di semester dua bakal membaik. Lalu memberikan hasil sesuai harapan.
Ia pun meminta kepada pemerintah buat penjaga stabilitas serta pertumbuhan ekonomi. Sehingga industri otomotif bisa terus bertumbuh ke depannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 September 2026, 21:22 WIB
23 September 2026, 09:00 WIB
22 September 2026, 20:01 WIB
17 September 2026, 17:00 WIB
17 September 2026, 15:00 WIB
Terkini
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung agar memudahkan para pengendara motor dan mobil hari ini