Gaikindo Sebut Pabrik BYD di Indonesia Mulai Beroperasi
05 Agustus 2026, 19:00 WIB
Gaikindo percaya diri penjualan mobil di semester dua lebih baik bahkan tumbuh ketimbang enam bulan awal 2024
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil di Tanah Air memang sedang tidak baik-baik saja. Pada semester satu 2024 mengalami perlambatan.
Merujuk data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), pada Januari sampai Juni 2024 total distribusi mobil baru dari pabrik ke diler alias Wholesales hanya 408.012 unit.
Terkoreksi 19,5 persen dibanding periode serupa pada 2023. Di tahun lalu mampu mencatatkan 506.427 kendaraan.
Sedangkan penjualan mobil secara retail tidak jauh berbeda. Di enam bulan awal 2024 hanya mencetak 431.987 unit.
Angka di atas 14 persen lebih rendah ketimbang periode serupa di 2023. Sebab tahun lalu sukses membukukan 502.533 unit.
Kendati demikian Gaikindo percaya diri industri kendaraan roda empat bisa bangkit pada semester kedua 2024. Pasalnya sudah tidak terlalu banyak halangan lagi.
“Positif, sepertinya (akan) lebih baik daripada semester satu. Sebab setelah ini tidak banyak libur dan macam-macam,” buka Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo kepada KatadataOTO, Senin (12/8).
Lebih jauh Kukuh mengatakan kalau di semester satu terdapat beberapa batu sandungan. Seperti pengetatan kredit juga pemilihan presiden.
Kemudian terdapat bulan Ramadan serta Idul Fitri 2024 beberapa waktu lalu. Selanjutnya banyaknya libur atau cuti bersama membuat penjualan tidak maksimal.
“Ada anak masuk sekolah juga, sehingga prioritas pengeluaran masyarakat dipecah,” kata Kukuh.
Kukuh pun berharap penjualan mobil pelan-pelan bisa bangkit. Apalagi bulan lalu mereka telah menggelar pameran GIIAS 2024.
Di sisi lain ia menuturkan kalau dua bulan belakangan penjualan mobil menunjukan hasil positif. Pelan-pelan daya beli masyarakat mulai membaik.
“Baru ada perbaikan di Juni sampai Juli 2024. Mudah-mudahan Agustus semakin bagus lagi,” ucap Kukuh.
Memang jika dilihat dalam dua bulan terdapat kenaikan sekitar 1.224 unit. Di Juli secara Wholesales mencapai 72.936 unit.
Sementara di Juni 2024 terdapat 74.160 unit. Artinya penjualan kendaraan roda empat di Indonesia meningkat sekitar 1,6 persen.
Melihat hal tersebut dia percaya diri penjualan mobil di semester dua bakal membaik. Lalu memberikan hasil sesuai harapan.
Ia pun meminta kepada pemerintah buat penjaga stabilitas serta pertumbuhan ekonomi. Sehingga industri otomotif bisa terus bertumbuh ke depannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Agustus 2026, 19:00 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
02 Agustus 2026, 09:00 WIB
30 Juli 2026, 16:49 WIB
28 Juli 2026, 22:44 WIB
Terkini
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Hari ini SIM keliling Bandung melayani masyarakat sejak pagi untuk mengurus dokumen berkendara di dua tempat
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta dimulai sejak pukul 06.00 pagi hingga 10.00 WIB, lalu berlanjut kembali pada jam 4 sore
11 Agustus 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima tempat terbatas, SIM keliling Jakarta dapat melayani prosedur perpanjangan SIM dengan mudah
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
Marco Bezzecchi kini sukses menempatkan diri di posisi kedua klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 209 poin
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
DFSK menggandeng EVSafe Indonesia untuk melakukan edukasi keamanan teknologi PHEV kepada para konsumennya
10 Agustus 2026, 19:10 WIB
Garda Oto terus melakukan inovasi dalam hal pelayanan yang berimbas pada loyalnya para pelanggan mereka
10 Agustus 2026, 16:22 WIB
Kolaborasi Motul dan Von Dutch diramaikan komunitas sepeda motor bergaya otentik dan klasik yang berkelas
10 Agustus 2026, 12:01 WIB
UD Trucks kembali menggelar ajang kompetensi para pengemudi truck berskala nasional EMC 2026 beberapa waktu lalu