TAF Optimis Momen Lebaran Bisa Gairahkan Penjualan Mobil
26 Februari 2026, 13:00 WIB
Gaikindo optimis target penjualan mobil di 2023 bisa tercapai meski mendapat banyak tantangan di akhir tahun
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo optimis target penjualan mobil di 2023 tercapai meski penjualan sempat tertekan di akhir tahun. Saat ini mereka masih melakukan penghitungan dan akan segera rampung.
Dilansir Antara, Gaikindo mengaku masih mengumpulkan data penjualan khususnya di Desember 2023.
“Mudah-mudahan bisa tembus 1 juta unit atau sesuai dengan target jika di Desember 2023 berhasil di 80.000. Masalahnya Desember banyak hari libur jadi itu adalah perhatian kami juga,” ungkap Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo.
Perlu diketahui bahwa periode Januari sampai November 2023 jumlah wholesales kendaraan mencapai 920.758 unit. Jumlah itu mengalami penurunan sebesar 2.3 persen dibanding periode serupa tahun lalu.
Situasi serupa juga terjadi pada retailsales yang mengalami penurunan 0.1 persen. Sepanjang Januari hingga November 2023 penjualan hanya meraih 908.343 unit.
Tertekannya angka penjualan di akhir tahun disebabkan oleh adanya pengetatan aturan dari perusahaan pembiayaan. Padahal konsumen di Indonesia biasanya membeli kendaraan dengan cara kredit.
Toyota pun masih menjadi merek dengan penjualan tertinggi di Indonesia. Pasalnya pada periode Januari sampai November 2023 mereka berhasil menjual sedikitnya 304.736 unit dan menguasai market share sebesar 33.1 persen.
Sementara peringkat kedua dikuasai oleh Daihatsu yang mencatatkan angka wholesales 175.195 unit sepanjang Januari-November 2023. Jumlah itu mengalami penurunan sekitar 2.04 persen dibanding periode serupa tahun lalu sebanyak 178.850 unit.
Kukuh pun menampik bahwa tahun 2024 akan menjadi tahun berat karena adanya pesta demokrasi yang berlangsung di awal tahun. Dirinya justru melihat kegiatan itu bisa menjadi sebuah kesempatan bagi perusahaan otomotif mengerek penjualan.
“Kalau pemilu sejak dulu dari data Gaikindo tidak pernah menunjukkan hasil negatif tapi justru penjualan naik karena banyak yang butuh kendaraan sebagai operasional.,” tegasnya kemudian.
Tak hanya itu, kesempatan untuk bisa mempertahankan angka penjualan juga datang dari banyaknya brand baru masuk ke Tanah Air. Salah satunya adalah BYD yang dikabarkan akan melakukan debutnya pada kuartal pertama 2024.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Februari 2026, 13:00 WIB
19 Februari 2026, 12:00 WIB
19 Februari 2026, 10:00 WIB
18 Februari 2026, 11:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
Terkini
04 Maret 2026, 08:06 WIB
Kemudahaan ini diharapkan bisa mendorong ketaatan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor mereka
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Alternatif buat melayani perpanjangan di samping Satpas, SIM keliling Jakarta disebar di lima lokasi berbeda
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara bisa melalui banyak cara, seperti dengan mendatangi SIM keliling Bandung
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik