Gaikindo : Indonesia Mobilnya Masih Standar

Krisis cip semikonduktor dikatakan tidak terlalu berpengaruh banyak karena di Indonesia mobilnya masih standar

Gaikindo : Indonesia Mobilnya Masih Standar

TRENOTO – Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) menyebutkan bahwa krisis cip semikonduktor secara global, tidak terlalu mempengaruhi produksi mobil di Tanah Air.

Hal ini dikarenakan mobil-mobil yang diproduksi di Indonesia belum terlalu canggih. Sehingga kebutuhan akan pasokan benda mungil tersebut belum terlalu krusial.

“Cip semikonduktor memang menjadi perhatian karena secara global memang langka. Tapi kita masih beruntung, Indonesia mobilnya masih standar jadi kebutuhannya masih kurang,” ucap Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo dalam acara Press Conference Jakarta Auto Week (09/03).

Ia menambahkan kondisi di Indonesia saat ini belum terlalu membutuhkan pasokan cip. Komponen yang secara pintar mengatur berbagai fungsi fitur mobil, tidak banyak digunakan pada mobil-mobil di Tanah Air.

“Cip semikonduktor belum banyak digunakan pada mobil di Indonesia. Sebagai contoh, untuk membuka power window saja masih menggunakan tombol kecil,” jelasnya kemudian.

Lebih lanjut mantan Presiden Direktur Isuzu Astra Motor Indonesia ini mengatakan mobil-mobil di Tanah Air belum sepenuhnya menggunakan peranti elektrikal. Maka dari itu, kekurangan pasokan cip tidak terlalu berpengaruh.

Photo : TrenOto

“Saat ini stok mobil ada dan kemampuan untuk produksi ada. Di sini masih belum full electrical jadi jangan takut beli,” tuturnya kemudian.

Sementara di Indonesia selain mobil produksi dalam negeri, beberapa merek juga masih melakukan aktivitas impor. Mobil-mobil impor tersebut saat ini mengalami masalah pasokan unit karena kelangkaan cip semikonduktor.

Salah satunya Mazda Indonesia yang masih mengalami kelangkaan unit, sehingga konsumen harus menunggu cukup lama unitnya datang. Seperti telah kami wartakan sebelumnya, konsumen Mazda harus menunggu unit datang hingga 3 bulan.

Photo : Trenoto

Belakangan beberapa pabrikan mobil di Indonesia sudah menyematkan fitur-fitur terkini. Fitur keselamatan aktif yang banyak digunakan, tentunya membutuhkan cip semikonduktor yang mengatur berbagai fungsinya.

Jakarta Auto Week (JAW) menjadi pameran otomotif yang dijadikan ajang promosi produsen mobil di Indonesia. Adapun pameran ini sendiri dijadikan alat untuk mendongkrak penjualan otomotif di Tanah Air.

JAW akan diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) pada 12 – 20 Maret 2022. Pembelian tiket bisa didapatkan melalui aplikasi Auto360 yang dapat diunduh pada Appstore dan Playstore.

Adapun harga tiket masuk JAW adalah Rp50 ribu untuk weekdays (Senin – Jumat). Sementara Weekend (Sabtu – Minggu) banderolnya Rp70 ribu.


Terkini

mobil
Kia

Kia Mulai Babak Baru di Tanah Air, Lepas Dari Indomobil

Kia Sales Indonesia ingin menunjukkan komitmen jangka panjang di Tanah Air dengan prisipal turun langsung

mobil
Suzuki Fronx

Diskon Suzuki Fronx di Januari 2026, Setara Honda Beat

Diskon Suzuki Fronx dari tenaga penjual bisa dimanfaatkan siapa saja dan untuk pembelian kredit serta tunai

motor
Yamaha Xmax

Yamaha Xmax Tampil Menawan di Awal Tahun, Ada Opsi Warna Baru

Ada dua warna baru Yamaha Xmax yang mampu memancarkan kesan sporti serta elegan ketika digunakan di jalan

mobil
Mazda CX-6e

Mazda CX-6e Debut Global, Calon Pengganti MX-30 di Indonesia

Produk hasil kolaborasi dengan Changan, SUV Mazda CX-6e resmi dihadirkan ke pasar global mulai tahun ini

mobil
Mobil Cina

Menilik Penjualan Merek Jepang-Korea Pasca Kehadiran Mobil Cina

Peta persaingan otomotif di RI berubah sejak kehadiran mobil Cina, catatkan pertumbuhan pesat sejak 2023

mobil
Mobil Listrik

Wholesales 20 Mobil Listrik Terlaris di RI 2025: BYD Mendominasi

Tidak ada merek asal Korea Selatan Hyundai dalam 20 mobil listrik terlaris di Indonesia pada tahun ini

mobil
Mobil Listrik

Ekonom Ungkap Alternatif Insentif Otomotif untuk Jaga Tren EV

Insentif otomotif untuk 2026 masih abu-abu, namun ada sejumlah alternatif lain seperti kepastian regulasi

mobil
Cerita Pengusaha di Lamongan Andalkan Mitsubishi Fuso Canter

Penjualan Truk 2025 Turun Ribuan Unit, Terpukul Produk Cina

Penjualan truk 2025 di Indonesia turun signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu sehingga perlu dapat perhatian