Rapor Penjualan Polytron di RI 2025, Positif di Akhir Tahun
18 Januari 2026, 22:25 WIB
Gaikindo berniat melakukan revisi penjualan mobil baru untuk periode 2025 setelah gelaran GJAW 2025 berakhir
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Berbagai hambatan terus menghantui pasar mobil baru Indonesia. Hal itu membuat berbagai pihak menaruh banyak perhatian.
Tidak terkecuali Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Mereka berencana untuk merevisi target penjualan kendaraan roda empat anyar.
"Sampai dengan akhir tahun, kami akan revisi target. Tetapi saya pikir, kita tunggu dulu deh," ungkap Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo di GJAW 2025.
Menurut Jongkie, Gaikindo akan menggelar rapat dalam waktu dekat. Mereka ingin menghimpun banyak masukan.
Apakah mereka memerlukan revisi target penjualan mobil baru atau tidak. Kemudian menentukan angka yang ideal.
"Selesai GJAW 2025, kita bakal kumpul dengan para anggota untuk menentukan target penjualan 2025 ini ke arah mana," lanjut Jongkie.
Meski begitu, Gaikindo belum mau membocorkan berapa perkiraan angka penjualan mobil baru sampai akhir tahun.
Mereka masih memantau bagaimana kondisi pasar. Lalu melihat situasi ekonomi sampai akhir tahun nanti.
"Jadi angkanya belum ditentukan, semua anggota kan punya suara," Jongkie menegaskan.
Sekadar mengingatkan, per Oktober 2025 angka penjualan mobil baru di dalam negeri adalah 660 ribu unit.
Artinya untuk mencapai target, penjualan masing-masing November dan Desember harus mampu menyentuh 95 ribu unit.
Di sisi lain Gaikindo berharap penjualan mobil baru bisa bergairah, sebab saat ini tengah diselenggarakan GJAW 2025.
Dalam kesempatan kali ini, GJAW 2025 fokus pada program penjualan yang dapat memudahkan konsumen saat beli kendaraan.
Pameran juga didukung kehadiran berbagai leasing atau pembiayaan dengan berbagai paket kredit atraktif.
Selain itu ada beragam mobil baru meramaikan GJAW 2025. Mulai dari Changan Lumin EV, Deepal SO7 sampai Toyota Veloz Hybrid.
Tidak ketinggalan varian terbaru dari Chery J6 yaitu J6T dengan banderol Rp 500 jutaan. Sedangkan sub mereknya, Jetour mengumumkan harga resmi T2 mesin bensin.
Seluruh produk di atas, diharapkan mampu menstimulus masyarakat untuk berbelanja kendaraan baru selama GJAW 2025.
Jadi patut ditunggu bagaimana efektivitas penyelenggaraan GJAW 2025, untuk mendongkrak penjualan mobil baru.
Sehingga dapat membantu Gaikindo, guna mencapai target yang mereka tentukan nantinya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Januari 2026, 22:25 WIB
17 Januari 2026, 15:00 WIB
16 Januari 2026, 17:00 WIB
16 Januari 2026, 13:00 WIB
16 Januari 2026, 11:00 WIB
Terkini
18 Januari 2026, 22:25 WIB
Penjualan Polytron adalah 353 unit di periode Juli-Desember 2025, tutup akhir tahun dengan capaian positif
18 Januari 2026, 17:00 WIB
Andhika Pratama dikenal menggemari dunia otomotif, ia kerap menggunakan BMW R Nine T saat bersama grup Predain
18 Januari 2026, 15:00 WIB
Honda Brio S Satya CVT diluncurkan dengan tujuan memberi kemudahan pelanggan memilih kendaraan sesuai kebutuhan
18 Januari 2026, 13:00 WIB
Toyota Avanza bekas lansiran 2025 kini jumlahnya terus bertambah dengan beragam kemudahan buat pelanggan
18 Januari 2026, 11:00 WIB
Daihatsu Sigra bekas lansiran 2025 semakin banyak pilihannya termasuk promo kredit buat para calon pelanggan
18 Januari 2026, 09:00 WIB
Changan Lumin EV menjadi salah satu mobil listrik yang mengalami kenaikan harga dengan besaran Rp 21 jutaan
18 Januari 2026, 07:00 WIB
Tanpa subsidi, Wuling Cortez Darion EV dan PHEV mengalami penyesuaian harga dari Rp 7 juta sampai Rp 40 juta
17 Januari 2026, 17:00 WIB
Harga Chery J6T resmi naik di awal tahun meski peluncuran kendaraan baru dilakukan pada November 2025