Gaikindo Sebut Pabrik BYD di Indonesia Mulai Beroperasi
05 Agustus 2026, 19:00 WIB
Gaikindo berniat melakukan revisi penjualan mobil baru untuk periode 2025 setelah gelaran GJAW 2025 berakhir
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Berbagai hambatan terus menghantui pasar mobil baru Indonesia. Hal itu membuat berbagai pihak menaruh banyak perhatian.
Tidak terkecuali Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Mereka berencana untuk merevisi target penjualan kendaraan roda empat anyar.
"Sampai dengan akhir tahun, kami akan revisi target. Tetapi saya pikir, kita tunggu dulu deh," ungkap Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo di GJAW 2025.
Menurut Jongkie, Gaikindo akan menggelar rapat dalam waktu dekat. Mereka ingin menghimpun banyak masukan.
Apakah mereka memerlukan revisi target penjualan mobil baru atau tidak. Kemudian menentukan angka yang ideal.
"Selesai GJAW 2025, kita bakal kumpul dengan para anggota untuk menentukan target penjualan 2025 ini ke arah mana," lanjut Jongkie.
Meski begitu, Gaikindo belum mau membocorkan berapa perkiraan angka penjualan mobil baru sampai akhir tahun.
Mereka masih memantau bagaimana kondisi pasar. Lalu melihat situasi ekonomi sampai akhir tahun nanti.
"Jadi angkanya belum ditentukan, semua anggota kan punya suara," Jongkie menegaskan.
Sekadar mengingatkan, per Oktober 2025 angka penjualan mobil baru di dalam negeri adalah 660 ribu unit.
Artinya untuk mencapai target, penjualan masing-masing November dan Desember harus mampu menyentuh 95 ribu unit.
Di sisi lain Gaikindo berharap penjualan mobil baru bisa bergairah, sebab saat ini tengah diselenggarakan GJAW 2025.
Dalam kesempatan kali ini, GJAW 2025 fokus pada program penjualan yang dapat memudahkan konsumen saat beli kendaraan.
Pameran juga didukung kehadiran berbagai leasing atau pembiayaan dengan berbagai paket kredit atraktif.
Selain itu ada beragam mobil baru meramaikan GJAW 2025. Mulai dari Changan Lumin EV, Deepal SO7 sampai Toyota Veloz Hybrid.
Tidak ketinggalan varian terbaru dari Chery J6 yaitu J6T dengan banderol Rp 500 jutaan. Sedangkan sub mereknya, Jetour mengumumkan harga resmi T2 mesin bensin.
Seluruh produk di atas, diharapkan mampu menstimulus masyarakat untuk berbelanja kendaraan baru selama GJAW 2025.
Jadi patut ditunggu bagaimana efektivitas penyelenggaraan GJAW 2025, untuk mendongkrak penjualan mobil baru.
Sehingga dapat membantu Gaikindo, guna mencapai target yang mereka tentukan nantinya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Agustus 2026, 19:00 WIB
05 Agustus 2026, 18:00 WIB
30 Juli 2026, 16:49 WIB
25 Juli 2026, 22:43 WIB
23 Juli 2026, 23:04 WIB
Terkini
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
Berlangsung sengit dan banyak pembalap gagal menaklukkan Sirkuit Silverstone, ini jalannya MotoGP Inggris 2026
09 Agustus 2026, 19:15 WIB
Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian mengunjungi booth Jetour di GIIAS 2026 untuk melihat berbagai inovasi
09 Agustus 2026, 16:33 WIB
Pameran otomotif GIIAS 2026 berhasil menarik perhatian dengan kehadiran sejumlah model dan merek baru
09 Agustus 2026, 13:55 WIB
Suzuki Jimny 5-Door kini mulai diminati konsumen perempuan karena bisa menambah rasa percaya diri di perjalanan
09 Agustus 2026, 11:26 WIB
Isuzu memperkuat layanan purna jual, guna menjadi solusi bisnis para pengusaha di berbagai bidang bisnis
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
Memanfaatkan ajang GIIAS 2026, Suzuki XL7 teranyar hadir menawarkan sejumlah keunggulan buat konsumen
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
GIIAS 2026 jadi panggung buat Suzuki menghadirkan aktivitas menarik dan lini kendaraan lengkap ke pengunjung
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
Selama pameran GIIAS 2026 berlangsung, ada diskon 25 persen diberikan untuk pembelian suku cadang Suzuki