10 Mobil Hybrid Terlaris Maret 2026, Toyota Veloz HEV Pertama
23 April 2026, 11:00 WIB
Gaikindo berniat melakukan revisi penjualan mobil baru untuk periode 2025 setelah gelaran GJAW 2025 berakhir
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Berbagai hambatan terus menghantui pasar mobil baru Indonesia. Hal itu membuat berbagai pihak menaruh banyak perhatian.
Tidak terkecuali Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Mereka berencana untuk merevisi target penjualan kendaraan roda empat anyar.
"Sampai dengan akhir tahun, kami akan revisi target. Tetapi saya pikir, kita tunggu dulu deh," ungkap Jongkie Sugiarto, Ketua I Gaikindo di GJAW 2025.
Menurut Jongkie, Gaikindo akan menggelar rapat dalam waktu dekat. Mereka ingin menghimpun banyak masukan.
Apakah mereka memerlukan revisi target penjualan mobil baru atau tidak. Kemudian menentukan angka yang ideal.
"Selesai GJAW 2025, kita bakal kumpul dengan para anggota untuk menentukan target penjualan 2025 ini ke arah mana," lanjut Jongkie.
Meski begitu, Gaikindo belum mau membocorkan berapa perkiraan angka penjualan mobil baru sampai akhir tahun.
Mereka masih memantau bagaimana kondisi pasar. Lalu melihat situasi ekonomi sampai akhir tahun nanti.
"Jadi angkanya belum ditentukan, semua anggota kan punya suara," Jongkie menegaskan.
Sekadar mengingatkan, per Oktober 2025 angka penjualan mobil baru di dalam negeri adalah 660 ribu unit.
Artinya untuk mencapai target, penjualan masing-masing November dan Desember harus mampu menyentuh 95 ribu unit.
Di sisi lain Gaikindo berharap penjualan mobil baru bisa bergairah, sebab saat ini tengah diselenggarakan GJAW 2025.
Dalam kesempatan kali ini, GJAW 2025 fokus pada program penjualan yang dapat memudahkan konsumen saat beli kendaraan.
Pameran juga didukung kehadiran berbagai leasing atau pembiayaan dengan berbagai paket kredit atraktif.
Selain itu ada beragam mobil baru meramaikan GJAW 2025. Mulai dari Changan Lumin EV, Deepal SO7 sampai Toyota Veloz Hybrid.
Tidak ketinggalan varian terbaru dari Chery J6 yaitu J6T dengan banderol Rp 500 jutaan. Sedangkan sub mereknya, Jetour mengumumkan harga resmi T2 mesin bensin.
Seluruh produk di atas, diharapkan mampu menstimulus masyarakat untuk berbelanja kendaraan baru selama GJAW 2025.
Jadi patut ditunggu bagaimana efektivitas penyelenggaraan GJAW 2025, untuk mendongkrak penjualan mobil baru.
Sehingga dapat membantu Gaikindo, guna mencapai target yang mereka tentukan nantinya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 April 2026, 11:00 WIB
20 April 2026, 21:20 WIB
18 April 2026, 10:07 WIB
16 April 2026, 16:15 WIB
14 April 2026, 19:30 WIB
Terkini
30 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan jalanan Ibu Kota, simak 62 titiknya
30 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung melayani para pemilik motor dan mobil yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
30 April 2026, 06:00 WIB
Menjelang Hari Buruh, SIM keliling Jakarta masih bisa melayani perpanjangan masa berlaku SIM di lima lokasi
29 April 2026, 22:43 WIB
Fitur-fitur yang disematkan pada Mitsubishi Xforce bisa menambah kenyamanan para penggunanya sehari-hari
29 April 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 PHEV dikonfirmasi masuk Indonesia tahun ini, sementara T1 sudah terdaftar di data Permendagri
29 April 2026, 15:49 WIB
Booth JETOUR di Cina suguhkan berbagai opsi SUV tangguh dan kendaraan ramah lingkungan buat mobilitas keluarga
29 April 2026, 13:00 WIB
Isu Chery Group ingin mengakuisisi pabrik milik Handal di Pondok Ungu, Bekasi sempat tersiar pada akhir 2025
29 April 2026, 12:12 WIB
Ajang Kia Collezione 2026 jadi momentum penguatan lini produk manufaktur asal Korea Selatan itu di Tanah Air